Tampilkan postingan dengan label Ayam Broiler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayam Broiler. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Juni 2012

Menghadapi Dilema Defisiensi Nutrisi pada Ayam Potong (Broiler)



DAPATKAN PRODUK OBAT-OBATAN AYAM BROILER DISINI





Unggas, terutama ayam memerlukan asupan nutrisi yang tepat dan seimbang, baik dalam kuantitas maupun kualitas. Ransum dengan kandungan nutrisi sesuai kebutuhan menjadi faktor penting yang menentukan produktivitas ayam (pertumbuhan maupun produksi telur). Stamina dan kondisi kesehatan ayam pun akan optimal jika ayam memperoleh asupan nutrisi yang sesuai.
Secara umum, nutrisi yang diperlukan oleh ayam dibagi menjadi 2, yaitu nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak, serat) dan nutrisi mikro (mineral, vitamin maupun asam amino). Kebutuhan kedua nutrisi ini hendaknya dapat terpenuhi dari ransum yang kita berikan. Namun pada kenyataannya, seringkali kebutuhan nutrisi mikro terabaikan. Hal ini bisa saja disebabkan ketidaktahuan kita, karena kadarnya yang relatif kecil dan sulit untuk dideteksi. Atau karena proses penanganan dan penyimpanan ransum yang tidak sesuai sehingga dapat menyebabkan penurunanan kadar nutrisi mikro ini, terlebih lagi vitamin relatif tidak stabil (mudah terpengaruh oleh suhu, cahaya maupun oksigen).
Kondisi tersebut tentu saja akan memunculkan gab (celah) antara kebutuhan dengan nutrisi yang diberikan. Akibatnya ayam akan megalami gangguan produktivitas. Kondisi ini seringkali disebut dengan istilah defisiensi nutrisi. Secara umum kejadian defisiensi nutrisi ini bisa disebabkan jumlah nutrisi di dalam ransum kurang sehingga meskipun jumlah feed intake (konsumsi) ayam sudah sesuai, namun kebutuhan nutrisinya tetap belum terpenuhi atau sebaliknya, jumlah ransum yang dikonsumsi tidak sesuai (kurang), sehingga asupan nutrisi yang masuk juga tetap kekurangan.


Gejala Defisiensi Nutrisi
Secara garis besar, kasus defisiensi nutrisi terlihat dari beberapa gejala seperti pertumbuhan yang tidak optimal, ayam mudah terserang bibit penyakit, penurunan produksi telur atau penurunan daya tetas telur. Hanya melihat gejala, tidak akan spesifik (sulit dibedakan) seperti halnya infeksi penyakit. Meskipun demikian, jika pengamatan kita jeli dan komprehensif, tidak menutup kemungkinan akan ditemukan gejala khas adanya defisiensi nutrisi ini. Misalnya saja jika ditemukan broiler atau layer yang suka mematuk temannya sendiri (kanibalisme) dan lumpuh, maka bisa diindikasikan bahwa ayam kekurangan mineral.


•   Kanibalisme
Saat mengalami defisiensi mineral (Na, Cl), vitamin maupun asam amino, ayam biasanya akan menunjukkan perilaku mematuk bulu dan kepala. Sifat tersebut disebut dengan kanibalisme. Kanibalisme yang sudah parah ditandai dengan ditemukannya salah satu ayam yang berdarah karena dipatuk oleh ayam lain. Jika dibiarkan secara terus-menerus bisa menyebabkan kematian. Selain akibat defisiensi nutrisi, kanibalisme inipun bisa disebabkan karena stres akibat perubahan ransum, stres panas (heat stress), kekurangan pencahayaan dll. Kasus kanibalisme lebih sering muncul pada layer dibandingkan broiler.


•   Kelumpuhan, pincang dan kelainan bentuk kaki

Defisiensi nutrisi menjadi salah satu penyebab terhambatnya perkembangan kaki atau kaki menjadi abnormal. Defisiensi vitamin dan mineral, seperti vitamin E, vitamin B kompleks, mangan, zinc dan selenium bisa menyebabkan kaki seperti terpuntir/terbelit. Defisiensi protein atau asam amino juga dapat memicu timbulnya kelainan ini. Meskipun demikian, selain akibat defisiensi nutrisi, penyakit infeksius seperti CRD juga bisa menimbulkan kejadian seperti ini.


Defisiensi Makro dan Mikro Nutrisi
Kasus defisiensi nutrisi umumnya lebih beresiko terjadi pada layer dibandingkan pada broiler karena masa pemeliharaan layer yang lebih panjang dan sifat dari layer itu sendiri yang sangat peka terhadap kualitas serta kuantitas ransumnya. Nutrisi makro dan mikro yang umumnya terjadi defisiensi antara lain protein (asam amino), vitamin (A, B6, B12, D dan E) dan mineral (terutama trace mineral atau mikro mineral) (National Research Council, 1994).


•   Defisiensi Protein dan Asam Amino
Dalam usaha peternakan komersial, pemenuhan kebutuhan akan protein mengambil biaya terbesar dari total biaya ransum. Karena alasan inilah, pembatasan protein dalam ransum secara sembarangan akan berakibat sangat fatal. Kebutuhan protein harus mewakili kebutuhan semua asam amino esensial yang juga dibutuhkan oleh ayam. Beberapa bahan baku ransum memiliki satu atau dua kandungan asam amino yang rendah. Contohnya jagung dan dedak yang masih rendah kandungan lysine-nya atau bungkil kedelai yang rendah asam amino methionine. Jika kandungan protein dalam ransum tidak memenuhi kebutuhan protein ayam, maka pertumbuhan ayam akan lambat. Gejala defisiensi asam amino juga tidak terlihat spesifik, gejalanya hanya terlihat dari pertumbuhan lambat, konsumsi menurun atau penurunan produksi telur dan ukuran telur.
Untuk mengefisienkan biaya, defisiensi asam amino ini dapat diatasi dengan penggunaan suplemen yang mengandung asam amino (Top Mix). Namun kandungan protein ransum yang melebihi kebutuhan akan dirombak menghasilkan nitrogen sebagai cikal bakal diproduksinya asam urat untuk pembentukan amoniak.


•    Defisiensi Mineral
Mineral yang seringkali defisiensi pada ayam antara lain mineral kalsium (Ca), fosfor (P), mangan (Mn) dan zat besi (Fe) (www.merckvetmanual.com). Defisiensi mineral pada ayam dapat menimbulkan efek seperti pertumbuhan lambat, konsumsi ransum menurun, osteoporosis, sikap dan cara berjalan yang abnormal, kerabang telur tipis dan lembek, produksi telur menurun, pertumbuhan bulu kasar dll.
  • Kalsium (Ca) dan Fosfor (P)

Ayam menampakkan gejala kekurangan kalsium

(Sumber : www.poultrymed.com)
Defisiensi baik kalsium maupun fosfor pada ayam periode starter dan grower menyebabkan pertumbuhan tulang abnormal meskipun ransum mengandung vitamin D yang cukup. Fosfor selain berfungsi dalam pembentukan kerangka tubuh (tulang), juga berfungsi menjaga keseimbangan asam basa, pertumbuhan dan katalis untuk reaksi biologis dalam proses metabolisme (Leeson dan Summer, 2001). Untuk ayam petelur, penggunaan grit (grit batu, tulang dan kerang) bagus untuk mensuplai kalsium dan fosfor.


  • Mangan (Mn)

Ayam mengalami perosis akibat defisiensi mineral mangan (Mn)

(Sumber : www.poultrymed.com)
Defisiensi mangan bisa terjadi pada anak ayam dan merupakan faktor penyebab penyakit seperti perosis (bone deformities), kerabang telur tipis dan daya tetas telur rendah.


  • Zat Besi (Fe)

Ayam mengalami anemia tampak pucat pada paruh dan jengger

(Sumber : www.thepoultrysite.com)
Zat besi dibutuhkan unggas untuk pembentukan hemoglobin (sel darah merah). Defisiensi Fe pada ayam akan menimbulkan anemia, otot agak pucat dan gangguan pigmentasi bulu. Fe merupakan komponen yang esensial dari darah, yang merupakan inti dari hemoglobin. Disamping itu, Fe juga merupakan salah satu komponen beberapa enzim, seperti enzim katalase, peroksidase, fenilalanin hidroksilase, tirosinase, dan prolin hidroksilase


    Defisiensi Vitamin
Sebanyak 13 macam vitamin yang dibutuhkan oleh ayam dikelompokkan dalam vitamin larut lemak dan vitamin larut air. Vitamin larut lemak terdiri dari vitamin A, D, E dan K, sedangkan vitamin larut air meliputi thiamin (B1), riboflavin (B2), nicotiniamide (B3), asam pantotenat (B5), piridoksin (B6), biotin (B7), asam folat (B9), sianokobalamin (B12) dan choline. Semua vitamin tersebut sangat penting bagi ayam dan harus tercukupi kebutuhannya agar ayam bisa tumbuh dan berproduksi. Sebutir telur yang normal mengandung ketersediaan vitamin yang cukup dan hal inilah yang menjadi alasan bahwa telur sangat baik sebagai sumber vitamin bagi pangan manusia.


  • Vitamin A

Vitamin A berperan dalam memelihara fungsi lapisan saluran pencernaan, pernapasan dan saluran reproduksi serta menjaga perkembangan tulang secara normal. Defisiensi vitamin A dapat menurunkan respon kekebalan antibodi terhadap tantangan bibit penyakit. Vitamin A tergolong sebagai vitamin yang tidak stabil. Ransum yang disimpan dalam waktu yang lama atau dalam kondisi yang tidak baik, kemungkinan akan kehilangan vitamin A. Pada anak ayam, defisiensi vitamin A menyebabkan pertumbuhan lambat, diikuti dengan ataxia (kehilangan keseimbangan), ruffled feathers (bulu berdiri) dan peradangan di daerah sekitar mata.


  • Vitamin B Kompleks

Vitamin B kompleks terlibat dalam banyak proses metabolisme energi dan metabolisme nutrisi penting lainnya. Semua vitamin B larut dalam air dan tidak disimpan dalam jaringan tubuh. Gejala defisiensi vitamin ini tergantung dari jenis vitamin B apa yang mengalami defisiensi. Namun secara umum, gejala defisiensi vitamin B ditandai dengan penurunan nafsu makan, ayam terlihat lesu dan lemah, dermatitis (radang kulit) dan pertumbuhan serta kondisi bulu tidak normal. Bahan pakan sumber vitamin B diantaranya kacang-kacangan dan biji-bijian.


  • Vitamin B1 (thiamin)

Thiamin dibutuhkan oleh unggas untuk metabolisme karbohidrat. Defisiensi vitamin B1 ini mengakibatkan polyneuritis yang menimbulkan kelumpuhan dan berakhir dengan kematian ayam. Defisiensi vitamin tersebut dapat saja terjadi pada bahan baku ransum yang berjamur dan berbau apek (karena terjadi oksidasi kandungan lemak/minyak). Vitamin B1 mudah terurai pada suhu tinggi dan pada keadaan alkalis. Sehingga makanan ayam yang mengandung garam-garam alkalis akan cepat kehilangan vitamin B1 nya. Sumber dari vitamin B1 dapat diperoleh dari kacang-kacangan, dedak dan bungkil kacang tanah.
Gejala yang terlihat akibat kekurangan vitamin ini antara lain anoreksia (kehilangan nafsu makan), diikuti oleh penurunan berat badan, bulu berdiri, kaki lemah dan langkah kaki tidak teratur. Ayam dewasa kerapkali menunjukkan jengger yang berwarna biru. Jika defisiensi berlangsung lebih lanjut, maka akan terlihat adanya paralisis pada otot yang diawali dengan menekuknya jari, kemudian diikuti oleh paralisis otot ekstensor pada kaki, sayap. dan leher. Ayam akan segera kehilangan kemampuan untuk berdiri atau hanya duduk tegak dan jatuh ke lantai dan terbaring dengan kepala yang meregang. Ayam yang menderita defisiensi vitamin B1 dapat mengalami penurunan temperatur tubuh sampai 35,6° C.


  • Vitamin B2

Ayam mengalami curly-toe paralysis akibat defisiensi vitamin B2

(Sumber : www.thepoultrysite.com)
Gejala defisiensi vitamin B2 diantaranya terjadi curly-toe paralysis, pertumbuhan lambat dan penurunan jumlah produksi telur.


  • Vitamin B3 (nicotinamide)

Banyak bahan pakan ayam rendah akan kandungan vitamin ini. Defisiensi vitamin B3 ini bisa menyebabkan pertumbuhan terhambat, tulang bengkok, pertumbuhan bulu tidak teratur, peradangan pada lidah (mulut) dan lubang hidung.


  • Vitamin B5 (asam pantotenat)

Asam pantotenat adalah komponen koenzim yang ada hubungannya dengan reaksi metabolik karbohidrat, protein, lemak. Gejala defisiensi asam pantotenat ditandai oleh lambatnya pertumbuhan bulu, ayam sangat kurus dan pada sudut paruh terbentuk keropeng dan kerak. Pada ayam petelur, defisiensi asam pantotenat menghasilkan telur dengan daya tetas rendah karena kadar vitamin ini dalam telur sangat rendah dan kematian embrio banyak terjadi pada akhir masa inkubasi.


  • Vitamin B6 (piridoksin)

Vitamin B6 berperan sebagai koenzim metabolisme asam amino dan dibutuhkan dalam kerja sistem syaraf. Defisiensi vitamin B6 bisa menimbulkan kelainan sistem syaraf bahkan sampai kematian.


  • Vitamin B12 (sianokobalamin)

Defisiensi vitamin B12 dapat menyebabkan ayam mengalami anemia, pertumbuhan lambat dan kematian embrio telur.


  • Folic Acid (asam folat)

Asam folat merupakan senyawa anti anemia. Defisiensi asam folat bisa menyebabkan pertumbuhan lambat, anemia, bulu terlihat kusam dan penurunan produksi telur.


  • Vitamin D

Vitamin D berperan dalam pembentukan tulang serta terlibat dalam metabolisme kalsium dan fosfor serta proses penyerapan kalsium dan fosfor oleh usus halus. Vitamin D juga berfungsi mengatur mobilisasi penyimpanan kalsium dan fosfor di ginjal dan tulang, sehingga kalsium dari tulang dapat langsung digunakan ketika diperlukan oleh tubuh. Efek defisiensi pada ayam meliputi tulang dan paruh ayam yang rapuh (soft), kerabang telur lembek, pertumbuhan lambat dan penurunan produksi telur.


  • Vitamin E

Vitamin E merupakan salah satu vitamin larut lemak dan jika bahan pakan yang banyak mengandung vitamin E tidak disimpan dalam kondisi yang baik, maka akan terjadi ketengikan dan mudah sekali rusak karena vitamin peka terhadap panas. Vitamin E berperan dalam reproduksi dan kerja sitem syaraf serta muscular (otot). Defisiensi vitamin E seringkali berkomplikasi dengan jenis penyakit lain seperti penyakit avian encephalomyelitis, exudative diathesis dan muscular dystrophy.


Ayam mengalami defisiensi vitamin E

(Sumber : www.thepoultrysite.com)
Vitamin E juga berperan dalam sistem kekebalan tubuh ayam. Kerja vitamin E sangat berhubungan dengan kerja mineral selenium (Se). Kerusakan vitamin E dalam ransum bisa dihindari melalui manajemen penyimpanan ransum yang baik.


  • Vitamin K

Vitamin K berperan dalam proses pembekuan darah. Contoh kasus defisiensi vitamin K pada ayam ialah terjadinya perdarahan di otot daging dan lamanya waktu penutupan luka ketika ayam mengalami luka/perdarahan


Pemecahan Kasus Defisiensi Nutrisi
Mengingat bahwa kasus defisiensi nutrisi bukanlah suatu penyakit menular sehingga kehadirannya kurang direspon oleh peternak. Untuk tingkat peternak sendiri, kasus-kasus defisiensi nutrisi sangat jarang terdeteksi. Pada ternak unggas, kasus yang pernah dijumpai misalnya pada layer dengan penampakkan kaki pengkor/ bengkok, paruh tumbuh tidak sempurna, kanibalisme, dan berbagai jenis kelainan organ tubuh lainnya. Namun selama ini beberapa peternak terkesan membiarkan kasus tersebut dengan sebuah alasan bahwa populasi yang terserang hanya sedikit. Padahal kasus defisiensi nutrisi yang tampak hanyalah sebagian kecil dan dampaknya akan terlihat langsung dari rendahnya produktivitas. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan oleh peternak?
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh peternak antara lain :
  • Pastikan konsumsi ransum masuk sesuai dengan standar dari perusahaan pembibit (breeder). Pada beberapa kejadian di lapangan ada kasus bahwa sekam ikut tercampur di dalam ransum sehingga tanpa sengaja ayam memakan sekam yang bukan merupakan bahan baku pakan. Kejadian tersebut sering ditemukan pada kondisi ayam masih memakai sekam yang dipelihara dalam kandang postal. Hal ini bisa menyebabkan konsumsi (feed intake) kurang

  • Pastikan tidak ada gangguan teknis yang terjadi (seperti ayam kekurangan tempat ransum, ransum terlambat diberikan, atau karena manajemen ransum yang salah) terutama pada umur ayam 2 minggu pertama pada broiler atau 5 minggu pertama pada layer

  • Diusahakan untuk 'memilah ayam' berdasarkan tingkat uniformitasnya agar bisa diberi perlakuan khusus. Ayam yang terlihat menunjukkan gejala penyakit segera dipindah pada flok terpisah

  • Bila kualitas ransum kurang baik, lakukan suplementasi ransum untuk rneningkatkan kualitas ransum



Feed Supplement sebagai Solusi
Ransum yang berkualitas harus memiliki kadar nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan ayam disetiap periode perkembangannya. Untuk memastikan bahwa ransum yang kita (peternak,red) beli dari pabrik maupun yang kita formulasikan sendiri (self mixing) memenuhi standar kebutuhan ayam atau tidak mengalami defisiensi nutrisi, maka perlu dilakukan uji/ kontrol kualitas ransum.
Ransum pabrikan biasanya telah melalui serangkaian proses kontrol kualitas yang ketat, mulai dari seleksi bahan baku, selama proses produksi sampai produk akhir. Alur kontrol kualitas ini telah menjadi hal yang wajib dilakukan bagi sebuah feedmill (perusahaan ransum). Meskipun demikian, ransum pabrikan yang berkualitas bukan tidak mungkin untuk kehilangan nutrisi yang dikandungnya apabila disimpan dengan manajemen penyimpanan yang kurang baik. Oleh karena itu, hendaknya lakukan pula kontrol kualitas ransum selama masa penyimpanan dan jika ditemukan ransum yang menurun kualitasnya, kita bisa dengan cepat mengantisipasi.
Ransum hasil self mixing pun harus dikontrol kualitasnya. Kontrol yang ketat terhadap kualitas bahan baku ransum adalah salah satu contohnya. Saat kita menerima kiriman bahan baku dengan kualitas yang meragukan atau tidak sesuai, hendaknya kita dengan tegas menolak bahan baku tersebut dan mencari supplier bahan baku lainnya. Disinilah pentingnya kita memiliki beberapa supplier bahan baku, tidak hanya menggantungkan pada satu supplier saja. Evaluasi terhadap formulasi ransum juga sangat penting dalam self mixing. Formulasi yang salah bisa menyebabkan tidak terpenuhinya nutrisi ransum sesuai standar.
Setelah kita memastikan bahwa ransum yang kita berikan pada ayam berkualitas, kita juga perlu memberikan feed supplement untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mikro agar produktivitas optimal. Kita ketahui bahwa nutrisi mikro lah yang lebih sering terjadi defisiensi. Contoh feed suppement yang bisa kita tambahkan ialah premiks.
Premiks adalah bahan tambahan yang dicampurkan ke dalam ransum dengan tujuan untuk meningkatkan nilai nutrisi ransum tersebut. Premiks mengandung nutrisi mikro yang lengkap yang terdiri dari asam amino, vitamin dan mineral. Salah satu produk premiks Medion adalah Top Mix. Top Mix mengandung multivitamin, asam amino, mineral, antioksidan dan growth promoter antibiotic yang berfungsi sebagai pelengkap nutrisi bagi anak ayak, ayam petelur, pedaging dan pembibit. Selain Top Mix, ada pula Mineral Feed Supplement A. Mineral Feed Supplement A mengandung vitamin dan mineral yang berfungsi memperbaiki produksi telur dan kualitas telur, membantu pertumbuhan, meningkatkan daya tetas telur dan mencegah serta mengobati penyakit akibat defisiensi mineral.
Titik kritis yang perlu diperhatikan dalam pemakaian premiks ialah teknik pencampurannya ke dalam ransum. Pencampuran premiks dimulai dengan mencampurnya ke dalam ransum dalam jumlah yang masih sedikit, kemudian beranjak ke jumlah yang lebih besar dan seterusnya hingga akhirnya seluruh ransum tercampur premiks. Akan lebih baik jika peternak menggunakan agar mempermudah pengadukan. Poin tersebut penting agar ayam mendapatkan premiks dalam jumlah merata sehingga merata pula produktivitasnya. Selain hal di atas, sebaiknya premiks tersebut juga disimpan dalam tempat yang kering dan tertutup rapat, serta terhindar dari sinar matahari langsung untuk mencegah kerusakan.
Feed supplement lainnya terdiri dari suplemen asam amino (Aminovit, Broiler Vita dan Neobro), vitamin (Fortevit, Vita Chick, dan Vita Stress) dan mineral (Neobro). Ransum ayam sebagian besar tersusun atas bahan baku ransum berupa biji-bijian, seperti jagung dan bungkil kedelai yang notabene kadar asam aminonya kurang mencukupi, terutama metionin, lisin, treonin dan tripthopan. Hal inilah yang mendasari diperlukannya suplementasi asam amino. Nutrisi dan ransum ayam masa produksi juga memerlukan vitamin tambahan. Vitamin tambahan diperlukan karena vitamin juga terbawa bersama dengan keluarnya telur dari tubuh ayam. Selain itu akibat perubahan cuaca atau susunan ransum, ayam memerlukan vitamin tambahan untuk mencegah stres dan untuk mencapai tingkat produksi telur yang maksimal. Kebutuhan akan mineral seperti kalsium dan fosfor untuk pembentukan tulang dan telur juga dibutuhkan, sehingga suplementasi mineral sebaiknya dilakukan.


Feed supplement produk Medion
Defisiensi nutrisi adakalanya menjadi sesuatu kasus yang sangat berdampak merugikan ketika kasus tersebut menimbulkan kerugian yang sangat besar terhadap produktivitas ayam. Feed supplement sangat berperan membantu menangani masalah defisiensi nutrisi. Oleh karena itu jangan sepelekan masalah defisiensi nutrisi. Cukupi kebutuhan nutrisi ayam saat ini juga agar produktivitas ayam bisa optimal.


Info Medion Edisi April 2011


Senin, 30 Januari 2012

Sukses dan Untung Besar Beternak Ayam Broiler



KLIK TAUTAN UNTUK PEMESANAN BUKU :
Harga : Rp. 36.250,-


Usaha peternakan ayam pedaging atau sering disebut dengan ayam broiler komersial merupakan usaha yang sangat menguntungkan karena menjanjikan perputaran modal yang relatif cukup cepat (35-40hari). Saat ini, ayam broiler modern bisa dipanen pada umur 30-35 hari dengan berat sekitar 1,7kg atau sering disebut ayam kecil. Selain ayam kecil, ada pula pangsa pasar ayam besar, dipanen pada umur sekitar 40 hari dengan kisaran berat 2-2,5 kilogram. Buku ini mengupas tuntas beternak ayam broiler mulai dari pembibitan, pemeliharaan, panen, sampai pasca panen. Buku ini antara lain membahas :


- persiapan bibit
- pembuatan dan pemeliharaan kandang
- peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk beternak
- penentuan jenis kelamin (sexing)
- pemeliharaan ayam sampai panen
- penyakit ayam broiler
- panen dan pasca panen
- analisis hasil usaha (perhitungan laba rugi)
Selamat membaca dan mencoba, semoga sukses!!!


28 HARI PANEN AYAM BROILER by CHRISTOPHER EMILIE JAYANATA



Tingkat konsumsi daging ayam masih tergolong paling tinggi jika dibandingkan dengan tingkat konsumsi daging sapi dan daging unggas lainnya. Selain “daging ayam broiler biasa”, saat ini pun dipasaran sudah beredar “daging ayam broiler kualitas organik” Tak dipungkiri kalau tren mengonsumsi produk-produk berbasis organik semakin marak di kalangan masyarakat Indonesia, terutama masyarakat perkotaan. Permintaannya pun semakin meningkat Tingginya permintaan masyarakat akan broiler kualitas organik ini membuka peluang usaha untuk beternak broiler organik.
Broiler kualitas organik dapat dihasilkan penulis berkat penggunaan probiotik dan herbal selama proses pemeliharaannya. Tidak menggunakan obat-obat kimia dan antibiotik. Selain itu, penggunaan probiotik dan herbal pun terbukti mampu mempercepat umur panen. Pada umur 28 hari, ayam broiler sudah dapat dipanen dengan bobot sekitar 1,4 kg. Sungguh menguntungkan, karena peternak dapat menghemat biaya pakan. Sementara itu, pendapatan yang diperoleh pun bisa lebih tinggi, karena harga jual ayam broiler kualitas organik memang lebih tinggi daripada harga ayam broiler biasa. Jadi tunggu apa lagi, mulailah bertindak jika Anda berminat menggeluti usaha beternak ayam broiler kualitas organik!


peluang usaha ternak ayam (45), usaha ternak ayam potong (32), bisnis ayam ras (26), kemitraan usaha peternakan (22), peluang usaha ternak ayam potong (22), usaha ternak ayam (22), cari mitra usaha ternak (19), peluang bisnis ayam potong (18), prospek usaha ayam broiler (15), proposal usaha ayam broiler (14), analisa usaha ternak ayam potong (13), prospek bisnis ayam potong (13), prospek usaha ayam potong (11), daftar pt peternak unggas ayam (10), proposal usaha ayam pedaging (9), analisa usaha ayam broiler (8), bisnis plan ayam broiler (8), bisnis plan ternak ayam (8), contoh proposal usaha ternak ayam potong (8), kemitraan ayam petelur (8), kemitraan ternak ayam (8), peluang usaha peternakan ayam (8), proposal usaha ayam potong (8), prospek ayam potong (8), bisnis plan ayam potong (7), bisnis plan peternakan (7), contoh proposal usaha fried chicken (7), peluang bisnis ayam pedaging (7), peluang usaha ternak ayam broiler (7), proposal usaha ternak ayam potong (7), Analisis Usaha Ternak Ayam Potong (6), artikel bisnis plan (6), cara ternak ayam kentucky (6), contoh proposal kerjasama ayam (6), konsumsi daging ayam (6), mitra ternak broiler (6), peluang usaha ayam broiler (6), peluang usaha ternak ayam pedaging (6), proposal budidaya ayam pedaging (6), proposal ternak ayam petelur (6), prospek ayam broiler (6), ternak ayam kemitraan (6), ternak ayam kfc (6), ternak ayam ras (6), Analisa usaha ternak ayam broiler (5), contoh bisnis plan ternak ayam (5), contoh proposal peternakan ayam ras (5), contoh usaha ternak ayam (5), KEMITRAAN AYAM POTONG (5), Perencanaan biaya ternak ayam boiler (5), peternak ayam broiler di jawa barat (5), peternakan cari kerjasama (5), proposal ternak ayam potong (5), proposal usaha fried chicken (5), statistik peternakan ayam 2011 (5), analisa harga ayam broiler januari 2012 (4), analisa kelayakan usaha ternak ayap petelur (4), analisa ternak broiler (4), analisis usaha ayam broiler (4), analisis usaha ternak ayam broiler (4), cara beternak ayam organik (4), contoh bisnis plan peternakan (4), contoh business plan usaha ternak (4), contoh proposal ayam broiler (4), contoh proposal beternak ayam (4), contoh proposal bidang peternakan ayam broiler (4), contoh proposal rencana usaha budidaya ayam petelur (4), kebutuhan daging ayam di indonesia (4), kemitraan ayam buras (4), kerjasama peternakan (4), kerjasama usaha ayam potong (4), kerjasama usaha peternakan (4), konsumsi ayam di jawa barat tahun 2010 (4), konsumsi daging ayam di indonesia (4), makalah tentang perusahaan ayam potong (4), mitra usaha ternak ayam (4), mitra usaha ternak ayam inti plasma (4), peluang bisnis ayam broiler (4), peluang usaha kemitraan ayam potong (4), peluang usaha peternak ayam (4), peluang usaha ternak ayam ras (4), pembibitan ayam di bogor (4), perusahaan ayam ras (4), populasi ternak ayam broiler di jabotabek (4), proposal bisnis ternak ayam (4), proposal budidaya ayam (4), proposal peternakan ayam broiler (4), proposal usaha ternak ayam broiler (4), proposal usaha ternak ayam petelur 2011 (4), sewa kandang ayam bogor (4), study kelayakan bisnis ayam potong (4), usaha peternakan ayam ras (4), analisa usaha broiler (3), Analisa usaha ternak ayam pedaging (3), analisis finansial ayam broiler (3), anggaran biaya buka usaha ternak ayam petelur (3), cara memelihara ayam boeler (3), contoh laporan studi kelayakan bisnis usaha ternak ayam 2011 (3), contoh proposal ayam ras petelur (3), contoh proposal pengembangan usaha peternakan (3), contoh proposal ternak ayam petelur (3), contoh proposal ternak sapi (3), contoh proposal usaha ternak ayam pedaging (3), contoh rincian anggaran biaya ayam petelur (3), contoh statistik peternakan (3), data permintaan ayam organik (3), kemitraan ayam broiler di jawa timur (3), kemitraan ayam pedaging jawa timur (3), kemitraan ayam potong jawatimur (3), kerjasama budidaya ternak ayam (3), kerjasama plasma peternakan (3), laporan keuangan ayam potong (3), makalah studi kelayakan bisnis peternakan ayam (3), makalah tentang keuangan bisnis peternakan ayam (3), masalah pengembangan ternak ayam ras pedaging (3), menejemen krisis pada peternakan ayam (3), mitra ayam broiler (3), perkembangan usaha peternakan (3), perusahaan kemitaan ayam (3), peternakan ayam termasuk ukm (3), populasi ayam di indonesia (3), populasi ternak unggas ditjen peternakan (3), proposal beternak ayam pedaging (3), PROPOSAL KEMITRAAN USAHA (3), proposal study kelayakan ternak ayam (3), prospek ayam pedaging (3), prospek bisnis ayam broiler (3), prospek bisnis ternak ayam broiler (3), prospek industri ternak broiler (3), prospek usaha peternakan ayam broiler (3), setudy kelayakan bisnis ternak sapi (3), sewa kandang ayam (3), sistem kemitraan ternak ayam potong (3), statistik konsumsi daging nasional (3), ternak ayam negri (3), ternak ayam sistem plasma (3), ukm peternakan ayam (3), usaha ternak ayam broiler (3), usaha ternak ayam ras (3), analisa anggaran biaya awal wirausaha peternakan ayam (2), analisa ayam pedaging kemitraan (2), analisa kelayakan industri ayam petelur (2), analisa KELAYAKAN KEMITRAAN BROILER (2), analisa kelayakan usaha peternak ayam petelor (2), analisa keuangan beternak ayam potong (2), analisa ternak ayam broiler (2), analisis kelayakan industri peternakan ayam (2), analisis keuangan usaha supplier ayam potong (2), analisis studi kelayakan ayam petelur (2), analisis usaha ayam broiler negri (2), analisis usaha ayam potong 2011 (2), analisis usaha broiler (2), analysa usaha ayam potong terkini (2), anggaran biaya ayam petelur tahun 2012 (2), anggaran biaya peternakan ayam petelur (2), anggaran biaya untuk berternask ayam pedaging (2), anggaran bisnis peternakan ayam potong (2), Anggaran dana pembuatan kandang ayam boiler (2), anggaran dana ternak ayam merawang (2), anggaran dana untuk pembuatan kandang ayam potong (2), anggaran keuangan peternakan ayam (2), anggaran perusahaan peternakan ayam (2), bagai mana cara kemitra an peternakan ayam broiler (2), bagi hasil ternak (2), besarnya keuntungan ternak ayam boiler sistem plasma (2), bisnis ayam boiler (2), bisnis plan ayam petelor (2), bisnis plan peternakan ayam (2), BISNIS PLAN TERNAK AYAM RAS (2), bisnis ternak ayam broiler (2), bisnis ternak ayam com (2), BISNIS TERNAK AYAM RAS (2), business plan bisnis ayam petelur (2), business plan bisnis hewan ternak ayam (2), cara bisnis ternak ayam potong (2), cara ikut kemitraan broiler (2), cara kerjasama budidaya ayam broiler (2), CARA TERNAK AYAM BROILER SKALA KECIL (2), cara usaha ayam boiler dengan kemitraan (2), cari ayam bloiler dijawa barat (2), cari kerjasama usaha (2), cari mitra buat peternakan ayam petelur (2), conto proposal usaha ternak ayam potong (2), contoh analisis keuagan usaha ternak potong (2), contoh anggaran peternakan ayam (2), contoh bisnis plan analisis finansial (2), contoh bisnis plan pemotongan hewan (2), contoh ekonomi peluang usaha (2), contoh ekonomi perusahaan peternakan Ayam (2), contoh laporan ayam broyler (2), contoh laporan keuangan peternak ayam (2), contoh laporan keuangan untuk peternakan ayam petelor (2), contoh laporan pembibitan ayam petelur (2), contoh laporan usaha ternak ayam (2), contoh makalah rencana usaha ayam ternak ayam (2), contoh makalah tentang ayam broiler (2), contoh makalah tentang pengusaha ayam potong (2), contoh makalah untuk profil usaha ternak ayam ras pedaging (2), contoh perencanaan bisnis usaha ayam petelur (2), contoh proposal bidang usaha perternakan ayam (2), contoh proposal daging ayam potong (2), contoh proposal kemitraan (2), contoh proposal kemitraan usaha ternak ayam broiler (2), contoh proposal pendirian usaha ayam pedaging (2), contoh proposal peternakan ayam broiler (2), contoh proposal peternakan ayam pedaging (2), contoh proposal ternak ayam daging (2), contoh proposal ternak ayam pedaging (2), contoh proposal ternak ayam potong (2), contoh proposal usaha ternak ayam broiler (2), contoh rencana anggaran belanja usaha ternak (2), contoh rencana bisnis usaha ayam potong (2), contoh ternak ayam potong (2), daftar cabang perusahaan kemitraan ayam broiler di sumatera barat (2), daftar perusahaan kemitraan ayam potong (2), Data konsumsi daging ayam (2), data permintaan daging ayam (2), data populasi ayam di indonesia tahun 2011 (2), data produksi ayam broiler tahun 2012 di sumbar (2), data produksi dan konsumsi daging sapi di sumbar (2), data produksi pemotongan ayam (2), data statistik permintaan ayam potong di indonesia (2), data untuk ayam organik (2), download makalah usaha ternak ayam (2), grafik meningkatnya konsumsi ayam broiler diindonesia (2), industri bisnis ayam pedaging broiler (2), industri ternak ayam dimalaysia (2), informasi populasi ayam kampung di indonesia 2011 (2), kajian peternakan ayam potong (2), karya tulis tentang peternakan (2), kelayakan bisnis ayam potong (2), kelayakan finansial ayam pedaging 5 tahun (2), kelayakan usaha ayam pedaging (2), kemitraan ayam broiler (2), kemitraan ayam broiler jawa barat (2), kemitraan ayam broiler jawa tengah (2), Kemitraan Ternak Ayam Potong Sumatera (2), kemitraan usaha ayam (2), kemitraan usaha ayam potong (2), kemitraan usaha broiler (2), kenutuhan ayam potong di surabaya (2), kerjasama ayam petelur (2), kerjasama ayam potong (2), kerjasama usaha ternak ayam bogor (2), keuntungan beternak ayam broiler dengan kemitraan (2), Komunitas peternak ayam Broiler jabar (2), konsumsi ayam broiler (2), konsumsi ayam ras di indonesia (2), laporan analisa uhsa peternakan ayam broiler (2), laporan ayam boiler (2), laporan keuangan kemitraan ayam broiler (2), laporan makalah industri ayam (2), laporan studi kelayakan bisnis skala besar (2), laporan ternak ayam broiler (2), laporan usaha ternak ayam kampung (2), makalah produksi ayam broiler (2), makalah studi kelayakan bisnis pada usaha ternak ayam (2), makalah tentang budidaya broiler (2), mencari kemitraan usah ternak sapi di jatim (2), mencari kerja sama mitra ayam pedaging (2), mencari mitra bisnis (2), menjadi mitra kfc dalam pembesaran ayam (2), mitra ayam potong (2), mitra kerja ternak ayam bloiler di jawa barat (2), mitra ternak ayam bloiler dibogor (2), mitra usaha ayam potong (2), mitra usaha ternak ayam surabaya (2), modal usaha ternak ayam potong (2), pape studi kelayakan bisnis usaha beternak ayam (2), paper studi kelayakan bisnis usaha beternak ayam (2), peluang bisnis ayam sistem mitra (2), peluang bisnis kemitraan ayam potong (2), peluang bisnis ternak ayam potong (2), peluang kerjasama produksi ayam broiler (2), peluang tantangan dan kendala dalam usaha peternakan ayam petelur (2), pengusaha ayam ras (2), pengusaha hasil ternak (2), penyewaan peternakan ayam (2), penyusunan laporan keuangan bisnis ayam broiler (2), perbandingan konsumsi daging sapi dan daging unggas (2), perencanaan ternak ayam broiler (2), perkembangan ayam broiler di indonesia saat ini (2), perkembangan ayam ras (2), perkembangan peternakan ayam broiler di indonesia (2), perusahaan kemitraan ayam (2), perusahaan kemitraan ternak ayam (2), perusahaan mitra ayam pedaging (2), perusahaan peternak ayam broiler plasma di jawa tengah (2), perusahaan ternak ayam (2), peternak ayam organik jawa tengah (2), peternak ayam pedaging jawa tengah (2), peternak ayam potong surabaya (2), peternakan ayam broiler di bogor (2), peternakan ayam di jawa timur (2), peternakan ayam petelur di sumatera utara (2), plasma ayam potong (2), Plasma ternak ayam bogor (2), pola kemitraan ayam broiler (2), populasi ayam broiler (2), populasi ayam broiler jawabarat (2), populasi ayam tahun 2011 (2), populasi ternak ayam kampung di indonesia tahun 2011 (2), produksi daging ayam di indonesia (2), produksi konsumsi daging (2), proposal analisis finansial usaha peternakan ayam broiler (2), proposal ayam petelor ras (2), proposal ayam ras (2), proposal bisnis ayam (2), proposal budidaya ayam potong (2), proposal kajian pengembangan peternakan (2), proposal kerjasama ternak ayam (2), proposal kerjasama usaha ternak (2), proposal pembuatan usaha ternak ayam (2), proposal studi kelayakan bisnis ternak ayam (2), proposal study kelayakan bisnis ternak ayam petelor (2), proposal ternak ayam broiler (2), proposal usaha ayam kentucky (2), proposal usaha beternak unggas (2), proposal usaha peternakan ayam broiler (2), proposal usaha peternakan berdasarkan studi kelayakan (2), proposal usaha ternak ayam buras (2), Proposal usaha ternak ayam ras (2), proposal usaha ternak unggas ayam broiler (2), proposal wirausaha ternak ayam potong (2), prospek beternak ayam ras (2), prospek bisnis ayam petelur di ntb (2), prospek usaha ayam pedaging (2), prospek usaha peternakan ayam potong (2), prospek usaha ternak ayam potong (2), prospek usaha ternak ayam ras (2), rab kandang ayam broiler (2), rancangan anggaran biaya ternak ayam boiler (2), rencana anggaran biaya kandang ayam (2), rencana bisnis ternak sapi (2), rencana usaha ayam potong (2), rincian kandang boiler (2), siStem mitra kerjasama aym PeteluR (2), sistim plasma ternak ayam petelur (2), studi kelayakan bisnis ayam bertelur (2), studi kelayakan bisnis ayam broiler (2), studi kelayakan usaha ayam broiler (2), study kelayakan bisnis usaha ayam potong (2), teknik usaha broiler (2), tingkat konsumsi ayam jawa timur (2), ukm peternak ayam (2), usaha broiler (2), usaha kemitraan ayam (2), usaha kemitraan sistem plasma (2), usaha mitra perternakan ayam (2), usaha pembesaran ayam broiler (2), USAHA PETERNAKAN AYAM POTONG DAN LAPORAN KEUANGANNYA (2), usaha peternakan ayam ras pedaging di sumbar (2), usaha ternak ayam pedaging (2), usaha ternak ayam potong yang masuk dalam industri (2), usahaternak ayam ras pedaging pola kemitraan (2), agen ayam broile (1), agen ayam potong (1), alamat peternakan ayam dijawa barat (1), analisa anggara usaha penggemukan sapi (1), analisa anggaran biaya beternak ayam arab (1), analisa beternak ayam pir (1), analisa biaya beternak ayam broiler kemitraan (1), analisa biaya kemitraan ayam pedaging (1), analisa biaya kerjasama ayam pedaging 2012 (1), analisa biaya membuat kandang ayam boiler daging (1), analisa biaya usaha ternak ayam broiler (1), analisa bisnis plan kfc (1), analisa budidaya ayam ras/broiler (1), analisa ekonomi beternak ayam buras (1), analisa ekonomi beternak ayam kampung (1), analisa ekonomi beternak broiler (1), analisa ekonomi broiler (1), analisa ekonomi usaha ternak ayam potong (1), analisa financial ternak ayam broiler plasma (1), analisa finansial peternakan ayam pedaging 2012 (1), analisa harga ayam broiler daging (1), analisa kelayakan bisnis ayam potong (1), analisa kelayakan bisnis peternakan ayam (1), analisa kelayakan usaha ayam petelur (1), analisa kelayakan usaha ayam potong (1), analisa kemitraan ayam (1), analisa kemitraan ayam potong jatim (1), analisa keuangan ternak ayam pedaging (1), analisa keuntungan bisnis ayamras petelur (1), Analisa modal ternak ayam boiler (1), analisa peluang usaha mandiri di bidang ayam ras (1), analisa pembesaran ayam pedaging (1), analisa pendapatan peternakan PIR (1), analisa perkembangan ayam potong (1), analisa peternakan broiler 2011 (1), analisa tingkat elastisitas permintaan ayam potong (ayam broiler) (1), analisa usaha ayam broiler 2012 (1), analisa usaha ayam broiler terbaru (1), analisa usaha ayam konsumsi (1), analisa usaha beternak ayam broiler per 2011 (1), analisa usaha budidaya ayam pedaging (1), analisa usaha fried chicken surabaya (1), analisa usaha kemitraan ayam potong (1), analisa usaha menjadi mitra ternak ayam pedaging (1), analisa usaha peternakan ayam potong (1), analisi kelayakan uaha peternakan ayam broiler (1), analisi peminjaman modal dari bank untuk usaha ayam broiler (1), analisi usaha budidaya ayam broiler dengan pola inti plasma (1), analisis anggaran biaya mendirikan usaha ternak ayam (1), analisis biaya bisnis ayam broiler dan manajemen pakan (1), analisis biaya broiler (1), analisis biaya pembukaan peternakan ayam broiler (1), analisis biaya peternakan ayam broiler pola kemitraan (1), analisis biaya ternak ayam broiler (1), analisis bisnis dan kelayakan usaha ternak ayam kampung (1), analisis ekonomi usaha ayam kemitraan (1), analisis finansial usaha peternakan ayam broiler pola kemitraan (1), analisis finansial usaha ternak ayam broiler melalui pola kemitraan 2012 (1), analisis finansial usaha ternak broiler (1), analisis industri trend pertumbuhan beternak ayam broiler (1), analisis kelayakan bisnis peternakan ayam pedaging (1), analisis kelayakan usaha ayam petelur (1), analisis kelayakan usaha ayam potong (1), analisis kelayakan usaha peternakan ayam ras petelur (1), analisis kemitraan bisnis (1), analisis kemitraan pola pir usaha peternakan ayam ras pedaging (1), analisis keuangan pemeliharaan ayam broiler (1), analisis keuntungan usaha ayam pedaging (1), analisis keuntungan usaha peternakan ayam pedaging (1), analisis laporan keuangan ternak ayam broiler (1), analisis pendapatan beternak ayam broiler (1), analisis pendapatan peternak ayam ras pedaging dengan pola kemitraan inti plasma (1), analisis pendapatan usaha ternak ayam broiler (1), analisis permintaan ayam broiler (1), analisis permintaan ayam potong (1), analisis permintaan daging ayam potong (1), analisis permintaan daging sapi (1), Analisis Peternakan Ayam Potong Terhadap pendapatan (1), ANALISIS TERNAK AYAM BIOLER (1), analisis ternak ayam potong di jawa tengah (1), analisis tingkat konsumsi dagin ayam potong (1), analisis usaha ayam ras petelur di jawa barat tahun 2011 (1), analisis usaha beternak ayam pedaging (1), analisis usaha beternak ayam pedaging dengan pola inti plasma (1), analisis usaha boiler (1), Analisis Usaha Budidaya ayam Boiler 2010 (1), analisis usaha ekonomi usaha ayam pedaging (1), ANALISIS USAHA KFC (1), analisis usaha pemotongan ayam (1), analisis usaha peternakan ayam broiler skala besar (1), Analisis Usaha Peternakan Skala Besar (1), analisisusaha ternak ayamras (1), anggaran biaya ayam ras (1), anggaran biaya budidaya ayam broiler 2011 (1), anggaran biaya ternak ayam broiler (1), anggaran bisnis ayam (1), anggaran bisnis ayam arab (1), anggaran dana usaha ayam potong (1), anggaran dana usaha perternakan ayam (1), anggaran dana usaha ternak ayam (1), Anggaran pemeliharaan ayam potong (1), anggaran ternak ayam broiler (1), anggaran usaha ternak ayam potong (1), anilisis finansial usaha ternak ayam pedaging (1), artikel distribusi ayam potong yang halal (1), ayam arab dibogor (1), ayam bloiler pedagin (1), ayam boler (1), ayam broiler sumbar kemitraan (1), ayam broiler surabaya (1), ayam broiler(ras) (1), ayam kampung ternak di bogor (1), ayam organik jawa tengah (1), ayam pedaging jawa timur (1), Ayam petelur sistem plasma jawatengah (1), ayam potong bogor (1), ayam potong jateng (1), ayam potong plasma (1), ayam ras daging (1), ayam ras english (1), ayam ras pedaging indonesia 2010 meningkat (1), ayam ternak untuk fred chicken (1), bagaimana beternak ayam broiler dengan cara kemitraan (1), bentuk kerjasama usaha di bidang ternak ayam (1), berapa modal untuk bikin kandang ayam boiler 2000 ekor? (1), berdasarkan data statistik peternakan jawa tengah jumlah populasi ternak ayam pedaging (1), berternak ayam boler (1), berternak ayam sistem plasma (1), berternak broiler (1), BESARAN BIAYA BUAT KANDANG AYAM POTONG KEMITRAAN (1), beterna ayam pedaging dengan inti plasma (1), beternak ayam broiler dengan pola inti plasma (1), beternak ayam dengan mitra (1), beternak ayam pedaging mitra (1), beternak ayam skala besar (1), beternak ayam system plasma (1), biaya pembuatan kandang ayam pedaging plasma (1), biaya pemebesaran ayam ras (1), bibit ayam boiler di bogor (1), bibit ayam boiler di sumatra (1), bibit ayam boiler surabaya (1), bibit ayam di bogor (1), bibit ayam pedaging jawa tengah (1), bibit ayam pedaging sumbar (1), bibit ayam potong di jawa tengah (1), bibitayampotongdijawatengah (1), bidang usaha peternakan ayam pedaging (1), bisnis ayam beras (1), bisnis ayam broiler pir (1), bisnis ayam pedaging di jawa tengah (1), bisnis ayam petelor jawa timur (1), bisnis ayam petelur kemitraan (1), bisnis ayam potong bekerjasama dengan perusahaan malaysia (1), bisnis ayam potong kemitraan (1), bisnis ayam potong pola kemitraan (1), bisnis kemitraan ayam (1), bisnis kemitraan ayam boiler (1), bisnis kemitraan peternakan ayam broiler (1), bisnis kemitraan peternakan unggas (1), bisnis kemitraan pternakan ayam jawa tengah (1), bisnis ngidupin ayam beras (1), bisnis paln usaha ayam pedaging (1), bisnis peternakan ayam kemitraan (1), bisnis plan buat peternakan ayam (1), bisnis plan fried chicken (1), bisnis plan peternak ayam (1), bisnis plan peternakan broiler (1), bisnis plan tentang ayam potong (1), bisnis plan ternak ayam broiler (1), bisnis plan ternak ayam broiler kemitraan (1), bisnis plan ternak ayam kampung (1), bisnis plan ternak ayam pedaging (1), bisnis plan ternak ayam potong (1), bisnisplan ternak ayam potong (1), budi daya ayam broiler kemitraan analisa usaha (1), budi daya ayam sistem plasma (1), Budidaya ayam broile (1), budidaya ayam broiler bogor (1), budidaya ayam konsumsi (1), budidaya ayam potong surabaya (1), budidaya ayam untuk konsumsi (1), budidaya broiler jawa timur november 2011 (1), budidaya peternakan ayam di jawa timur (1), busines plan ayam broiler (1), business plan ayam (1), business plan budidaya hewan ternak (1), business plan contoh proposal usaha laporan keuangan budidaya (1), business plan peternakan (1), business plan peternakan ayam petelur (1), business plan peternakan ayam potong (1), business planning ternak ayam pola pir (1), butuh ayam negri boiler (1), cara bekerja sama dengan inti plasma jawa timur (1), cara berbisnis ayam ras (1), cara berbisnis menjadi agen ayam broiler (1), cara berternak ayam australi (1), cara berternak ayam boiler dengan kemitraan (1), cara berternak ayam daging sistem plasma (1), cara berternak ayam petelur sekala kecil (1), cara beternak ayam ras sistem kemitraan (1), cara beternak plasma (1), cara bisnis ayam ras (1), cara bisnis daging ayam (1), cara bisnis menjadi distributor ayam potong (1), cara dan kegiatan ternak ayam potong (1), Cara dan tips menjadi pengusaha potong ayam dan peternakan ayam (1), cara ikut mitra usaha ayam boiler (1), cara jadi agen ayam broiler (1), cara kemitraan (1), cara kemitraan ayam petelur di jatim (1), cara kemitraan ternak ayam (1), cara kerja penyalur ayam (1), cara kerja penyalur ayam ternak (1), cara kerja sama memelihara ayam pedaging melaui kemitraan (1), cara kerjasama pelihara ayam potong dengan ukm (1), cara kerjasama peternakan (1), cara kerjasama peternakan ayam dengan perusahaan (1), cara membuat kemitraan ayam pedaging (1), cara membuat kemitraan peternakan ayam (1), cara membuat rancangan anggaran biaya usaha peternakan (1), cara mendaftar kemitraan untuk jadi peternak (1), cara mengembangkan usaha peternakan ayam kampung (1), cara mengembangkan usaha ternak ayam (1), cara mengikuti mitra usaha ayam boiler (1), cara menjadi mitra ayam pedaging (1), cara nernak boiler (1), cara pelihara ayam daging (1), cara pembesaran ayam ras (1), cara peternak plasma ayam potong (1), cara ternak ayam boeler (1), cara ternak ayam broilerskala kecil (1), CaRa ternak boiler (1), cari ayam bloiler dibogor (1), cari investor bisnis ayam petelur (1), cari investor usaha di ayam broiler (1), cari kandang ayam disewakan di bogor (1), cari kandang sewa di jawa timur (1), Cari Kemitraan ayam boiler jawa timur (1), cari kerja sama ternak potong (1), cari kerjasama bidang ayam pedaging (1), cari mitra bisnis ayam (1), cari mitra bisnis ternak ayam petelor ras (1), cari mitra bisnis ukm (1), cari mitra kerja ternak ayam bloiler dbogor (1), cari mitra kerjasama di bogor (1), cari mitra kerjasama usaha di surabaya (1), cari mitra ternak ayam boiler (1), cari mitra ternak ayam di jatim (1), cari mitra untuk peternakan ayam kampung (1), cari mitra usaha ayam organic (1), cari mitra usaha penggemukan sapi (1), cari mitra usaha ternak ayam potong (1), cari mitra usaha ukm (1), cari modal usaha jawa timur (1), Cari nama untuk usaha daging dan ayam potong (1), cari peper tentang produksi ayam pedagin (1), cari peternak ayam bloiler dijawa barat (1), cari peternak ayam petelor di jawa timur (1), cari peternak ayam petelur terbesar di jawa timur (1), cari ternak ayam bloiler dibogor (1), cari usaha pola kemitraan (1), cerita usaha ayam ras pedaging (1), contoh analisa kredit ternak ayam (1), contoh analisis biaya usaha peternakan ayam pedaging (1), contoh analisis finansial sapi potong tahun 2011 (1), contoh analisis study kelayakan bisnis ayam petelur (1), contoh analisis usaha pemeliharaan ayam broiler di peternakan rakyat (1), contoh bisnis plan ayam (1), contoh bisnis plan hewan ternak (1), contoh bisnis plan usaha ternak (1), contoh data bussines plan (1), contoh format laporan hasil produksi ternak ayam potong (1), contoh karya tulis tentang unggas (1), contoh kfc business plan (1), contoh kliping tentang budidaya hewan ayam broiler (1), contoh kuesioner laporan analisis usaha ayam petelur (1), contoh laporan analasis usaha ternak ayam (1), contoh laporan dalam pemeliharaan ayam pedaging (1), contoh laporan ekonomi perusahaan (1), contoh laporan hasil kegiatan usaha ternak (1), contoh laporan hasil proposal wirausaha kandang ayam (1), contoh laporan keuangan dalam beternak unggas (1), contoh laporan keuangan perusahaan ternak ayam (1), contoh laporan keuangan ternak unggas (1), contoh laporan keuangan usaha ayam petelor (1), contoh laporan pada kfc (1), contoh laporan penghasilan ayam (1), Contoh laporan perkembangan usaha (1), contoh laporan peternakan ayampedaging (1), contoh laporan proposal ternak ayam (1), contoh laporan studi kelayakan bisnis AYAM POTONG (1), contoh laporan studi kelayakan bisnis skala besar (1), contoh laporan tentang pemeliharaan ayam broiler (1), contoh laporan tentang peternakan ayam pedaging (1), contoh laporan usaha ayam potong (1), contoh laporan usaha unggas (1), contoh makalah bisnis plaein ayam potong (1), contoh makalah bisnis plan ayam potong (1), contoh makalah profil peternak dan ternaknya (1), contoh model kerjasama ukm dengan investor (1), contoh paper ternak ayam (1), contoh perencanaan berwirausaha ternak ayam pedaging (1), contoh profil perusahaan ternak (1), contoh profil usaha ayam ras pedaging (1), contoh proposal ayam ras (1), contoh proposal baternak ayam (1), contoh proposal bidang peternakan (1), contoh proposal bisnis ayam pedaging (1), contoh proposal bisnis peternak ayam (1), Contoh proposal budi daya ayam (1), contoh proposal budidaya ayam broiler (1), contoh proposal cara beternak ayam petelur (1), contoh proposal daging ayam petelur (1), contoh proposal kegiatan usaha ternak ayam (1), contoh proposal kerja sama pertenakan ayam (1), contoh proposal kerja sama untuk ayam (1), contoh proposal kerjasama atau kemitraan (1), contoh proposal kerjasama dengan perusahaan bidang peternakan (1), contoh proposal pelihara ayam broiler (1), CONTOH PROPOSAL PEMBUATAN PETERNAKAN AYAM PEDAGING (1), contoh proposal pembuatan usaha beternak ayam broiler (1), contoh proposal pemiliharaan ayam broiler (1), contoh proposal pendirian usaha peternakan ayam kampung (1), contoh proposal pengembangan ternak ayam buras (1), contoh proposal pengembangan usaha ayam potong (1), CONTOH PROPOSAL PENTERNAKAN AYAM SECARA MODEN (1), contoh proposal peternakan ayam boiler (1), contoh proposal peternakan ayam pedaging terbaru (1), contoh proposal peternakan ayam potong (1), contoh proposal peternakan ayam sistem kemitraan (1), contoh proposal skb ayam potong (1), contoh proposal ukm bidang ayam potong (1), contoh proposal usaha ayam broiler (1), contoh proposal usaha ayam buras (1), contoh proposal usaha ayam ras (1), contoh proposal usaha beternak ayam (1), contoh proposal usaha budidaya ayam (1), contoh proposal usaha budidaya ayam eropa (1), contoh proposal usaha chicken (1), contoh proposal usaha dagang ternak ayam potong (1), contoh proposal usaha jasa pendistribusian daging sapi (1), contoh proposal usaha kentaki (1), contoh proposal usaha peternakan ayam pedaging (1), contoh proposal usaha peternakan ayam potong (1), contoh proposal usaha petrnakam ayam (1), contoh proposal usaha ternak ayam buras (1), contoh proposal usaha ternak ayam kampung (1), contoh proposal usaha ternak ayam negri (1), contoh proposal usaha ternak ayam ras (1), contoh proses perencanaan bisnis ternak ayam (1), contoh rab ayam petelur (1), contoh rab usaha beternak ayam potong (1), contoh rencana anggaran biaya pembuatan kandang ayam (1), contoh rencana bisnis peternakan ayam pedaging (1), contoh rencana bisnis ternak ayam boiler (1), contoh rencana kerja peternak ayam unggas (1), contoh rencana kerja peternakan ayam (1), contoh rincian anggaran proposal usaha ayam potong (1), contoh SKB dalam peternakan (1), contoh studi kelayakan bisnis ayam petelur (1), contoh studi kelayakan bisnis ayam potong (1), contoh studi kelayakan bisnis peternakan ayam pedaginig (1), contoh studi kelayakan usaha peternakan ayam ras (1), contoh studi keleyakan usaha ayam ras petelur (1), contoh usaha broiler (1), CRA NERNAK AYAM SAYUR (1), cra ternak ayam potong mitra (1), daftar harga kebutuhan dalam usaha peternakan ayam pedaging (1), daftar inti plasma ayam potong (1), daftar mitra ternak ayam (1), daftar nama kemitraan ayam broiler di jawa tengah (1), daftar nama perusahaan ayam broiler di sumatera barat (1), daftar nama perusahaan kemitraan peternakan ayam (1), daftar nama perusahaan pemotongan ayam broiler (1), Daftar permintaan pengusaha peternakan ayam broiler (1), daftar perusahaan inti ayam broiler (1), daftar perusahaan inti broiler di jateng (1), daftar perusahaan mitra ayam potong (1), daftar perusahaan mitra usaha ternak ayam plasma inti (1), daftar perusahaan peternakan di sumatera barat (1), daftar perusahaan peternakan sumbar (1), daftar perusahaan plasma ayam broiler sumatera (1), daftar perusahaan plasma ayam broiler sumatera barat (1), daftar perusahaan ternak di sumatera (1), daftar perusahaan unggas di jawa timur (1), daftar peternak ayam di bogor (1), daftarmitrapeternak (1), daftarpeternakayambaru (1), daging ayam negri (1), daging contoh makalah (1), dana kerjasama peternakan itik jawa timur (1), data data p e r data perkembangan ayam broiler (1), data harga daging ayam th 2010 (1), data kebutuhan daging sapi tahun 2010 (1), data konsumsi ayam broiler 2010 (1), data konsumsi daging 2011 (1), data konsumsi daging ayam yang tinggi (1), data konsumsi daging unggas di indonesia dan negara-negara lain tahun 2011 (1), data konsumsi daging unggas di indonesia tahun 2011 (1), data konsumsi dan prduksi daging unggas di sumbar (1), data mitra peternak di Jawa Tengah (1), data nama peternak ayam broiler dijawa tengah (1), data peningkatan konsumsi daging ayam 2011 (1), data perkembangan ayam buras di indonesia (1), data perkembangan ternak (1), data permintaan ayam broiler di daerah sumbar (1), data permintaan ayam kampung (1), data permintaan ayam kampung di Indonesia (1), data permintaan ayam pedaging di jawa timur (1), data permintaan ayam potong (1), data permintaan ayam potong di bogor (1), data permintaan ayam potong di bogor tahun 2010 (1), data permintaan konsumsi ayam broiler (1), data peternak ras bogor 2011 (1), data populasi ayam 2010 (1), data populasi ayam pedaging jabar (1), data populasi ayam pedaging tahun 2011 (1), data populasi ternak ayam petelur sumatera barat (1), data populasi ternak ayam ras di jawa timur 2010 (1), data populasi unggas di jawa barat 2010 (1), data produksi ayam bogor (1), data produksi ayam broiler 2011 (1), data produksi ayam buras di sumbar (1), data produksi ayam tahun 2011 (1), data produksi tahun 1990 - 2010 (1), data statistik angka ayam kampung (1), data statistik ayam kampung 2011 di indonesia (1), data statistik jumlah peternak ras bogor 2011 (1), data statistik kebutuhan daging ayam di surabaya (1), data statistik peningkatan konsumsi dan permintaan daging ayam (1), data statistik permintaan ayam (1), data statistik permintaan ayam buras 2011 (1), data statistik permintaan ayam potong (1), data statistik peternakan ayam broiler dan peluang bisnis di sumatera barat (1), data statistik populasi ayam pedaging 2010 di indonesia (1), data statistik populasi ayam pedaging jabar (1), data statistika peternak ayam (1), data statistikkebutuhan daging ayam di jawa timur (1), data usaha ayam broiler (1), di jawa timur ternak ayam kampung (1), Dicari kemitraan ayam potong (1), dicari mitra kerjasama yang punya kandang ayam (1), dicari penjual ayam organik (1), direktorat jendral peternakan ayam kampung (1), disewakan kandang ayam bogor (1), distribusi ayam potong di jabotabek (1), distribusi ayam ras pedaging (1), distributor ayam (1), distributor ayam broiler 2011 (1), distributor ayam broiler untuk kfc (1), distributor ayam kfc (1), distributor ayam petelur di bogor (1), distributor ayam petelur surabaya (1), distributor ayam potong bogor (1), distributor ayam ras (1), download makalah tentang usaha ternak ayam potong (1), download proposal usaha kecil ternak ayam potong (1), download proposal usaha mandiri budidaya ikan konsumsi (1), ekonomi produksi pertenakan ayam di bogor (1), ekspor ayam indonesia (1), elastisitas permintaan ayam ras di jawa (1), faktor konsumsi daging ayam dibandingkan daging lainnya (1), faktor-faktor pengembangan usaha peternakan (1), faktor-faktor yang menjadi kendala pengembangan ternak ayam ras pedaging di indonesia (1), finansial usaha peternakan ayam broiler (1), format laporan peternakan ayam broiler (1), format proposal usaha ayam pedaging (1), formulasi yang pesat buat broiler (1), fried chiken mencari supplier ayam potong (1), fungsi usaha peternakan ayam ras petelur (1), hambatan dalam peternakan ayam broiler (1), harga ayam broiler jawa timur (1), harga ayam di bogor (1), harga ayam ras broiler (1), harga bibit ayam pedagin (1), harga daging ayam 2010 (1), harga daging sapi di jawa barat 2001 (1), harga daging sapi di Jawa Barat tahun 2001 (1), harga sewa kandang ayam broiler di bogor (1), hasil laporan keuangan perusahaan peternakan (1), hasil peternakan ayam dijateng (1), ikerja sama ternak ayam jawa timur (1), Ikut Kemitraan ayam boiler jawa timur (1), info harga daging ayam jatim (1), info harga kemitraan broiler (1), info kemitraan peternak ayam surabaya (1), info kemitraan usaha ternak (1), info kemitraan usaha ternak ayam (1), info kemitran ayam petelur (1), info mitra usaha ayam di jawa tengah (1), info peternak ayam bloiler dijawa barat (1), Info Program kredit dana peternakan ayam ras (1), informasi usaha ayam potong bagi hasil (1), inti plasma ayam potong jawa tengah (1), inti plasma pada peternak ayam potong/broiler (1), inti plasma unggas atau itik di surabaya (1), investasi ayam bogor (1), Jumlah kebutuhan ayam di dunia (1), jumlah kebutuhan daging ayam di jawa tengah (1), Jumlah kebutuhan konsumsi ayam pedaging di jawa barat (1), jumlah konsumsi ayam di jawa barat (1), jumlah masyarakat yang minat beternak ayam (1), jumlah peternak ayam broiler di indonesia tahun 2010 (1), jumlah peternak kandang ayam broiler di indonesia tahun 2010 (1), jumlah peternak unggas di surabaya (1), jumlah populasi ayam broiler di indonesia 2012 (1), jumlah populasi ayam kampung di indonesia tahun 2011 (1), jumlah unggas di ntb tahun 2001 (1), kajian kelayakan dan skala ekonomi usaha ternak sapi (1), kajian kelayakan industri ukm (1), kajian produktivitas ayam ras petelur (1), kajian ternak ayam petelur (1), kalayakan usaha ayam potong (1), kalkulasi ternak ayam potong kemitraan (1), kalkulasi usaha ternak ayam pedaging (1), kandang ayam di bogor (1), kandang ayam kemitraan (1), kandang ayam petelur di bogor (1), kandang ayam populasi 2000 ekor (1), kandang ternak ayam skala kecil (1), karakteristik skala usaha dan produksi ayam petelur (1), karya bisnis ayam kampung (1), karya tulis beternak ayam kampung dan ayam broiler (1), karya tulis pengusaha ayam (1), karya tulis tentang unggas (1), kebutuhan ayam di indonesia timur (1), kebutuhan ayam di jatim (1), kebutuhan ayam di jawa timur (1), kebutuhan ayam potong di jawa timur (1), kebutuhan ayam potong jawa barat (1), kebutuhan daging ayam di jawa tengah (1), kebutuhan daging ayam provinsi jawa timur (1), kebutuhan daging ayam ras (1), kebutuhan daging broiler 2011 (1), kebutuhan produksi daging konsumsi unggas peternakan 2011 (1), kegiatan BETERNAK AYAM (1), kegiatan produksi ayam broiler (1), kelayakan bisnis ayam (1), kelayakan investasi dalam usaha peternakan ayam potong (1), kelayakan usaha ayam organik (1), kelayakan usaha ayam potong broiler (1), kelayakan usaha tentang ternak unggas (1), kelayakan usaha ternak ayam (1), kelebihan usaha ayam pedaging (1), kelebihan usaha ternak ayam (1), kemiktraan usaha ternak ayam potong (1), kemitraan ayam arab di jawa tengah (1), kemitraan ayam boiler (1), kemitraan ayam broiler di sumbar (1), kemitraan ayam broiler dijawa timur (1), kemitraan ayam di bogor (1), kemitraan ayam di jawa timur (1), kemitraan ayam dintb (1), kemitraan ayam jatim (1), kemitraan ayam kampung jatim (1), kemitraan ayam pedaging (1), kemitraan ayam potong broiler (1), kemitraan ayam potong broiler di bogor (1), kemitraan ayam potong di jawa tengah (1), kemitraan ayam potong jatim (1), KEMITRAAN BISNIS PETERNAKAN (1), kemitraan broiler organik (1), kemitraan budidaya ayam di sumatera utara (1), kemitraan dalam bisnis ternak di ntb (1), kemitraan fried chicken (1), kemitraan inti plasma ternak ayam potong (1), kemitraan kerja sama perternak (1), kemitraan pada usaha ayam pedaging di indonesia (1), Kemitraan pembesaran ayam horn jatim (1), kemitraan perusahaan dengan peternak ayam (1), kemitraan petenakan ayam di bogor 2011 (1), kemitraan peternakan ayam broiler indonesia (1), kemitraan peternakan di jawa tengah (1), kemitraan peternakan-syarat menjadi plasma (1), kemitraan ternak (1), kemitraan ternak ayam broiler (1), kemitraan ternak ayam broiler di indonesia (1), kemitraan ternak ayam broiler yang ada di jawa timur (1), kemitraan ternak ayam daging (1), kemitraan ternak ayam dijawa barat (1), kemitraan ternak ayam jabotabek (1), kemitraan ternak ayam jateng (1), kemitraan ternak ayam jawa tengah (1), kemitraan ternak ayam potong (1), kemitraan ternak ayam potong di jatim (1), kemitraan ternak ayam potong di jawa barat (1), kemitraan ternak ayam potong jawa timur (1), kemitraan ternak ayam usaha (1), kemitraan ternak broiler jabodetabek (1), kemitraan ternak broiler organik (1), kemitraan unggas jateng (1), kemitraan untuk ternak ayam petelur surabaya (1), kemitraan untuk ternak ayam potong (1), kemitraan usaha ayam ras pedaging adalah (1), kemitraan usaha bogor (1), kemitraan usaha peternakan ayam (1), kemitraan usaha peternakan ayam kampung pedaging (1), kemitraan usaha peternakan jawa barat (1), kemitraan usaha ternak unggas (1), kemitraan usha peternakan di ntb (1), kendala pengembangan ternak (1), kendala perkembangan beternak unggas di indonesia (1), kendala-kendala pengembangan ternak ayam ras di indonesia (1), kepemilikan bisnis ayam negeri (1), kepentingan peternakan ayam pedaging (1), kerja sama ayam broiles (1), kerja sama ayam potong jawa timur (1), kerja sama budi daya ayam potong (1), kerja sama kemitraan peternakan (1), kerja sama pelihara ayam potong di bogor (1), kerja sama pemeliharaan ayam broiler semarang jawa tengah (1), kerja sama pt dengan peternak ayam potong di sumbar (1), Kerja sama ternak ayam pedaging di bogor (1), kerja sama ternak ayam surabaya (1), kerja sama usaha ternak ayam potong (1), kerjasama ayam pedaging (1), kerjasama ayam petelur jawa timur (1), kerjasama ayam potong 2011 (1), kerjasama ayam potong bagi hasil (1), kerjasama ayam potong jawa barat (1), kerjasama ayam ras (1), kerjasama bagi hasil usaha ternak (1), kerjasama berternak ayam di sumut (1), kerjasama bisnis ayam petelur (1), kerjasama bisnis ayam potong dengan perusahaan (1), kerjasama bisnis ternak (1), kerjasama budidaya ayam pedaging jawa tengah (1), kerjasama kemitraan ternak ayam sumbar (1), kerjasama kemitraan usaha ayam potong (1), kerjasama mitra usaha ayam (1), kerjasama pelihara AYAM (1), kerjasama peternakan ayam petelur jawabarat (1), kerjasama peternakan di jawa timur (1), kerjasama supplier ayam kfc (1), kerjasama ternak (1), kerjasama ternak ayam boiler (1), kerjasama ternak ayam broiler surabaya (1), kerjasama ternak ayam kampung (1), kerjasama ternak ayam pola pir (1), kerjasama ternak ayam potong jawa timur (1), kerjasama ternak ayam potong organik (1), kerjasama ternak broiler surabaya (1), kerjasama ukm bidang peternakan (1), kerjasama usah peternakan jawa timur (1), kerjasama usaha ayam 2011 (1)

Jumat, 20 Januari 2012

BUDIDAYA AYAM PEDAGING (BROILER)

 I. PendahuluanAyam Pedaging (Broiler) adalah ayam ras yang mampu tumbuh cepat sehingga dapat menghasilkan daging dalam waktu relatif singkat (5-7 minggu). Broiler mempunyai peranan yang penting sebagai sumber protein hewani asal ternak. PT. NATURAL NUSANTARA berupaya membantu peningkatan produktivitas, kuantitas, kualitas dan efisiensi usaha peternakan ayam broiler secara alami (non-Kimia).



II. Pemilihan Bibit

Bibit yang baik mempunyai ciri : sehat dan aktif bergerak, tubuh gemuk (bentuk tubuh bulat), bulu bersih dan kelihatan mengkilat, hidung bersih, mata tajam dan bersih serta lubang kotoran (anus) bersih

III. Kondisi Teknis yang Ideal

a. Lokasi kandang

Kandang ideal terletak di daerah yang jauh dari pemukiman penduduk, mudah dicapai sarana transportasi, terdapat sumber air, arahnya membujur dari timur ke barat.

b.Pergantian udara dalam kandang.

Ayam bernapas membutuhkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. Supaya kebutuhan oksigen selalu terpenuhi, ventilasi kandang harus baik.

c.Suhu udara dalam kandang.

Suhu ideal kandang sesuai umur adalah :












Umur (hari) Suhu ( 0C )
01 - 07 34 - 32
08 - 14 29 - 27
15 - 21 26 - 25
21 - 28 24 - 23
29 - 35 23 - 21


d.Kemudahan mendapatkan sarana produksi

Lokasi kandang sebaiknya dekat dengan poultry shop atau toko sarana peternakan.



IV. Tata Laksana Pemeliharaan

4.1 Perkembangan

Tipe kandang ayam Broiler ada dua, yaitu bentuk panggung dan tanpa panggung (litter). Tipe panggung lantai kandang lebih bersih karena kotoran langsung jatuh ke tanah, tidak memerlukan alas kandang sehingga pengelolaan lebih efisien, tetapi biaya pembuatan kandang lebih besar. Tipe litter lebih banyak dipakai peternak, karena lebih mudah dibuat dan lebih murah.

Pada awal pemeliharaan, kandang ditutupi plastik untuk menjaga kehangatan, sehingga energi yang diperoleh dari pakan seluruhnya untuk pertumbuhan, bukan untuk produksi panas tubuh. Kepadatan kandang yang ideal untuk daerah tropis seperti Indonesia adalah 8-10 ekor/m2, lebih dari angka tersebut, suhu kandang cepat meningkat terutama siang hari pada umur dewasa yang menyebabkan konsumsi pakan menurun, ayam cenderung banyak minum, stress, pertumbuhan terhambat dan mudah terserang penyakit.



4.2. Pakan

- Pakan merupakan 70% biaya pemeliharaan. Pakan yang diberikan harus memberikan zat pakan (nutrisi) yang dibutuhkan ayam, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral, sehingga pertambahan berat badan perhari (Average Daily Gain/ADG) tinggi. Pemberian pakan dengan sistem ad libitum (selalu tersedia/tidak dibatasi).

- Apabila menggunakan pakan dari pabrik, maka jenis pakan disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan ayam, yang dibedakan menjadi 2 (dua) tahap. Tahap pertama disebut tahap pembesaran (umur 1 sampai 20 hari), yang harus mengandung kadar protein minimal 23%. Tahap kedua disebut penggemukan (umur diatas 20 hari), yang memakai pakan berkadar protein 20 %. Jenis pakan biasanya tertulis pada kemasannya. -Penambahan POC NASA lewat air minum dengan dosis 1 - 2 cc/liter air minum memberikan berbagai nutrisi pakan dalam jumlah cukup untuk membantu pertumbuhan dan penggemukan ayam broiler.

- Dapat juga digunakan VITERNA Plus sebagai suplemen khusus ternak dengan dosis 1 cc/liter air minum/hari, yang mempunyai kandungan nutrisi lebih banyak dan lengkap.

- Efisiensi pakan dinyatakan dalam perhitungan FCR (Feed Convertion Ratio). Cara menghitungnya adalah, jumlah pakan selama pemeliharaan dibagi total bobot ayam yang dipanen.



Contoh perhitungan :

Diketahui ayam yang dipanen 1000 ekor, berat rata-rata 2 kg, berat pakan selama pemeliharaan 3125 kg, maka FCR-nya adalah :

Berat total ayam hasil panen =

1000 x 2 = 2000 kg

FCR = 3125 : 2000 = 1,6

Semakin rendah angka FCR, semakin baik kualitas pakan, karena lebih efisien (dengan pakan sedikit menghasilkan bobot badan yang tinggi). Penggunaan POC NASA atau VITERNA Plus dapat menurunkan angka FCR tersebut.



4.3. Vaksinasi

Vaksinasi adalah pemasukan bibit penyakit yang dilemahkan ke tubuh ayam untuk menimbulkan kekebalan alami. Vaksinasi penting yaitu vaksinasi ND/tetelo. Dilaksanakan pada umur 4 hari dengan metode tetes mata, dengan vaksin ND strain B1 dan pada umur 21 hari dengan vaksin ND Lasotta melalui suntikan atau air minum.



4.4. Teknis Pemeliharaan

- Minggu Pertama (hari ke-1-7). Kutuk/DOC dipindahkan ke indukan atau pemanas, segera diberi air minum hangat yang ditambah POC NASA dengan dosis + 1 - 2 cc/liter air minum atau VITERNA Plus dengan dosis + 1 cc/liter air minum/hari dan gula untuk mengganti energi yang hilang selama transportasi. Pakan dapat diberikan dengan kebutuhan per ekor 13 gr atau 1,3 kg untuk 100 ekor ayam. Jumlah tersebut adalah kebutuhan minimal, pada prakteknya pemberian tidak dibatasi. Pakan yang diberikan pada awal pemeliharaan berbentuk butiran-butiran kecil (crumbles).

- Mulai hari ke-2 hingga ayam dipanen air minum sudah berupa air dingin dengan penambahan POC NASA dengan dosis 1 - 2 cc/liter air minum atau VITERNA Plus dengan dosis 1 cc/liter air minum/hari (diberikan saat pemberian air minum yang pertama). Vaksinasi yang pertama dilaksanakan pada hari ke-4.

- Minggu Kedua (hari ke 8 -14).

Pemeliharaan minggu kedua masih memerlukan pengawasan seperti minggu pertama, meskipun lebih ringan. Pemanas sudah bisa dikurangi suhunya. Kebutuhan pakan untuk minggu kedua adalah 33 gr per ekor atau 3,3 kg untuk 100 ekor ayam.

- Minggu Ketiga (hari ke 15-21).

Pemanas sudah dapat dimatikan terutama pada siang hari yang terik. Kebutuhan pakan adalah 48 gr per ekor atau 4,8 kg untuk 100 ekor. Pada akhir minggu (umur 21 hari) dilakukan vaksinasi yang kedua menggunakan vaksin ND strain Lasotta melalui suntikan atau air minum. Jika menggunakan air minum, sebaiknya ayam tidak diberi air minum untuk beberapa saat lebih dahulu, agar ayam benar-benar merasa haus sehingga akan meminum air mengandung vaksin sebanyak-banyaknya. Perlakuan vaksin tersebut juga tetap ditambah POC NASA atau VITERNA Plus dengan dosis tetap.

- Minggu Keempat (hari ke 22-28).

Pemanas sudah tidak diperlukan lagi pada siang hari karena bulu ayam sudah lebat. Pada umur 28 hari, dilakukan sampling berat badan untuk mengontrol tingkat pertumbuhan ayam. Pertumbuhan yang normal

mempunyai berat badan minimal 1,25 kg. Kebutuhan pakan adalah 65 gr per ekor atau 6,5 kg untuk 100 ekor ayam. Kontrol terhadap ayam juga harus ditingkatkan karena pada umur ini ayam mulai rentan terhadap penyakit.

- Minggu Kelima (hari ke 29-35).

Pada minggu ini, yang perlu diperhatikan adalah tatalaksana lantai kandang. Karena jumlah kotoran yang dikeluarkan sudah tinggi, perlu dilakukan pengadukan dan penambahan alas lantai untuk menjaga lantai tetap kering. Kebutuhan pakan adalah 88 gr per ekor atau 8,8 kg untuk 100 ekor ayam. Pada umur 35 hari juga dilakukan sampling penimbangan ayam. Bobot badan dengan pertumbuhan baik mencapai 1,8 - 2 kg. Dengan bobot tersebut, ayam sudah dapat dipanen.

- Minggu Keenam (hari ke-36-42).

Jika ingin diperpanjang untuk mendapatkan bobot yang lebih tinggi, maka kontrol terhadap ayam dan lantai kandang tetap harus dilakukan. Pada umur ini dengan pertumbuhan yang baik, ayam sudah mencapai bobot 2,25 kg.



4.5. Penyakit

Penyakit yang sering menyerang ayam broiler yaitu :

- Tetelo (Newcastle Disease/ND)

Disebabkan virus Paramyxo yang bersifat menggumpalkan sel darah. Gejalanya ayam sering megap-megap, nafsu makan turun, diare dan senang berkumpul pada tempat yang hangat. Setelah 1 - 2 hari muncul gejala syaraf, yaitu kaki lumpuh, leher berpuntir dan ayam berputar-putar yang akhirnya mati. Ayam yang terserang secepatnya dipisah, karena mudah menularkan kepada ayam lain melalui kotoran dan pernafasan. Belum ada obat yang dapat menyembuhkan, maka untuk mengurangi kematian, ayam yang masih sehat divaksin ulang dan dijaga agar lantai kandang tetap kering.

- Gumboro (Infectious Bursal Disease/IBD)

Merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang disebabkan virus golongan Reovirus. Gejala diawali dengan hilangnya nafsu makan, ayam suka bergerak tidak teratur, peradangan disekitar dubur, diare dan tubuh bergetar-getar. Sering menyerang pada umur 36 minggu. Penularan secara langsung melalui kotoran dan tidak langsung melalui pakan, air minum dan peralatan yang tercemar. Belum ada obat yang dapat menyembuhkan, yang dapat dilakukan adalah pencegahan dengan vaksin Gumboro.

- Penyakit Ngorok (Chronic Respiratory Disease)

Merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Mycoplasma gallisepticum Gejala yang nampak adalah ayam sering bersin dan ingus keluar lewat hidung dan ngorok saat bernapas. Pada ayam muda menyebabkan tubuh lemah, sayap terkulai, mengantuk dan diare dengan kotoran berwarna hijau, kuning keputih-keputihan. Penularan melalui pernapasan dan lendir atau melalui perantara seperti alat-alat. Pengobatan dapat dilakukan dengan obat-obatan yang sesuai.

- Berak Kapur (Pullorum).

Disebut penyakit berak kapur karena gejala yang mudah terlihat adalah ayam diare mengeluarkan kotoran berwarna putih dan setelah kering menjadi seperti serbuk kapur. Disebabkan oleh bakteri Salmonella pullorum.

Kematian dapat terjadi pada hari ke-4 setelah infeksi. Penularan melalui kotoran. Pengobatan belum dapat memberikan hasil yang memuaskan, yang sebaiknya dilakukan adalah pencegahan dengan perbaikan sanitasi kandang.

Infeksi bibit penyakit mudah menimbulkan penyakit, jika ayam dalam keadaan lemah atau stres. Kedua hal tersebut banyak disebabkan oleh kondisi lantai kandang yang kotor, serta cuaca yang jelek. Cuaca yang mudah menyebabkan ayam lemah dan stres adalah suhu yang terlalu panas, terlalu dingin atau berubah-ubah secara drastis. Penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus sukar untuk disembuhkan. Untuk itu harus dilakukan sanitasi secara rutin dan ventilasi kandang yang baik. Pemberian POC NASA yang mengandung berbagai mineral penting untuk pertumbuhan ternak, seperti N, P, K, Ca, Mg, Fe dan lain-lain serta dilengkapi protein dan lemak nabati, mampu meningkatkan pertumbuhan ayam, ketahanan tubuh ayam, mengurangi kadar kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran. Untuk hasil lebih optimal, pemberian POC NASA dapat dicampur dengan Hormonik dosis 1 botol POC NASA dicampur dengan 1-2 tutup botol Hormonik, atau 1 botol POC NASA dicampur dengan 2-4 kapsul Asam Amino. Dapat juga menggunakan VITERNA Plus yang merupakan suplemen khusus ternak dengan kandungan :

1. Mineral-mineral yang penting untuk pertumbuhan tulang, organ luar dan dalam, pembentukan darah dan lain-lain.

2. Asam-asam amino utama seperti Arginin, Histidin, Isoleucine, Lycine, Methionine , Phenylalanine, Threonine, Thryptophan, dan Valine sebagai penyusun protein untuk pembentukan sel, jaringan, dan organ tubuh

3. Vitamin-vitamin lengkap, yaitu A, D, E, K, C dan B Komplek untuk kesehatan dan ketahanan tubuh.



4.6. Sanitasi/Cuci Hama Kandang

Sanitasi kandang harus dilakukan setelah panen. Dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu pencucian kandang dengan air hingga bersih dari kotoran limbah budidaya sebelumnya. Tahap kedua yaitu pengapuran di dinding dan lantai kandang. Untuk sanitasi yang sempurna selanjutnya dilakukan penyemprotan dengan formalin, untuk membunuh bibit penyakit. Setelah itu dibiarkan minimal selama 10 hari sebelum budidaya lagi untuk memutus siklus hidup virus dan bakteri, yang tidak mati oleh perlakuan sebelumnya.