Tampilkan postingan dengan label Binatang Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Binatang Unik. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Februari 2012

Lobster Raksasa Tertangkap Jaring Nelayan

REPUBLIKA.CO.ID, MAINE - Seekor lobster raksasa seberat 27 pon (12 Kilogram) tertangkap di lepas pantai Maine, Amerika Serikat (AS). Seorang nelayan pencari udang, Robert Malone, menangkap binatang crustacea raksasa tersebut di jaringnya pada Jumat (24/2).
Malone kemudian tidak memasaknya, namun menyerahkanya ke Aquarium Negara di Boothbay Harbor. Direktur Aquarium, Aimee Hayden-Rodriques mengatakan, Malone menyerahkannya kepada Departemen Sumber Daya Kelautan untuk dilestarikan.

Lobster raksasa ini memiliki panjang 40 inci atau 101 cm. Karena ukurangnya dan lokasi tertangkapnya di Rockland, Lobster ini dijuluki Rocky, Menurut Hayden-Rodriquez, nama itu juga disamakan seperti petinju, karena capitnya yang cukup besar.

Lobster ini termasuk salah satu tangkapan terbesar yang pernah dibawa ke akuarium. "Melebihi yang lobster biasanya hanya memiliki berat 1 hingga 2 kilogram," ujar Hayden-Rodriquez. Lobster terbesar yang pernah dicatat, dan berhasil ditangkap berada di Nova Scotia dengan berat lebih dari 40 pound (18 kilogram).

Hayden-Rodriquez mengatakan Rocky akan segera dilepas kembali ke laut karena alam liar lebih baik bagi lobster tersebut bila dibandingkan hidup di aqurium.

Rabu, 15 Februari 2012

Bunglon Terkecil Sepentol Korek Ditemukan di Madagaskar

REPUBLIKA.CO.ID, ANTANANARIVO -- Sekelompok ilmuwan Jerman dan Amerika telah menemukan jenis bunglon langka di kepulauan Madagaskar. Ilmuwan mempercayai bunglon yang mereka temukan adalah bunglon terkecil di dunia.
Para peneliti dari Muenchen, Darmstadt, Braunschweig (Jerman) dan California (Amerika Serikat) telah menemukan bunglon terkecil dunia (Brookesia Micra). Panjangnya hanya sepanjang 16 milimeter alias seukuran pentol korek api. 
"Ini reptil kecil yang terancam punah," kata Miguel Vences, peneliti Universitas Braunschweig, dalam laporan yang diterbitkan jurnal ilmiah PLoS ONE pada Rabu (15/2).
Para Ilmuwan mengatakan bunglon ini hanya makan serangga dan tungau kecil. Bunglon berwarna coklat ini bersembunyi di pepohonan dan tidak berubah warna seperti bunglon lainnya.
Secara keseluruhan, para ilmuwan menemukan empat spesies baru bunglon sangat kecil selama ekspedisinya di Madagaskar. Hampir setengah dari 193 spesies bunglon dunia diperkirakan hanya hidup di Madagaskar dan lepas pantai barat Afrika.
Vences dan rekannya, Frank Glaw dari Koleksi Negara Bavaria Zoologi, telah menemukan sebanyak 140 spesies hewan baru di Madagaskar. Semuanya telah diberi nama mereka secara ilmiah.
Peneliti lain juga telah menemukan katak terkecil. Ukurannya tidak lebih besar dari ukuran koin perak di Papua New Guinea. Ada juga sejenis ikan lentera yang diyakini sebagai ikan terkecil dunia.