Tampilkan postingan dengan label Breaking News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Breaking News. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Mei 2012

Budidaya Ikan dengan Teknologi Surya







 Kamis, 10 Mei 2012
15:03 wib








Foto : UGM




Foto : UGM



JAKARTA - Inovasi dan kreativitas menjadi
kunci utama yang harus dipegang teguh oleh generasi muda Indonesia. Hal
ini yang mendasari mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta,
dalam mengembangkan pemanfaatan energi surya untuk mendukung usaha
perikanan di desa Sendangsari, Minggir, Sleman, Yogyakarta.



Para
mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Program Kreativitas Mahasiswa
(PKM) untuk pengabdian masyarakat ini membudidayakan diseminasi
teknologi tepat guna berupa pemasangan 10 panel surya untuk menyuplai
kebutuhan listrik untuk aerasi kolam pembibitan ikan gurame dan udang
galah. Untuk mengenalkan teknologi ini di kalangan petani ikan, empat
orang mahasiswa teknik UGM memberikan pelatihan dan pendampingan
pengoperasian dan perawatan teknologi sel surya kepada kelompok tani
budidaya ikan ‘Sembada Mina Mandiri’.



Saat ini sudah beroperasi
sistem penyedia energi yang berasal dari 10 panel surya dengan kapasitas
1.000 Wp yang dibantu oleh Kementerian Riset dan Teknologi
(Kemenristek). “Sejauh ini sudah dimanfaatkan untuk aerasi untuk 10
kolam bibit dan mampu menyuplai energi untuk penerangan tiga lampu di
sekitar areal kolam,” kata Igib Prasetyaningsari, salah satu mahasiswa
anggota kelompok PKM, seperti dinukil dari laman UGM, Kamis (10/5/2012).



Igib
mengatakan, penggunaan aerator dimaksudkan untuk menyuplai oksigen yang
mencukupi pada kolam sehingga memberikan kemungkinan terbaik untuk ikan
hidup dan berkembang. “Aerator juga dapat menghasilkan pergerakan air
yang biasanya disukai oleh ikan,” kata mahasiswi jurusan Teknik Fisika
tersebut.



Program pemberdayaan masyarakat dalam penggunaan energi
terbarukan, menurut Igib, dapat mendukung kegiatan usaha perikanan.
Dengan keberadaan listrik secara gratis, tentunya akan mengurangi biaya
produksi, di samping penerangan dan aerasi kolam. Dengan demikian,
diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



“Kami
ingin memberikan inspirasi, ilmu dan contoh nyata bagi wilayah-wilayah
di sekitarnya dalam memanfaatkan teknologi energi terbarukan untuk
mendukung kegiatan perekonomian mereka,” ujarnya menambahkan.



Ketua
kelompok budidaya ikan ‘Sembada Mina Mandiri’ Anwar Hadi mengaku,
mendapatkan manfaat dari pemasangan aerasi untuk kolam pembibitan.
Pasalnya, inovasi ini mampu mengunrangi angka kematian bibit benih ikan
yang sebelum mencapai 60-90 persen. Bahkan, adanya lampu yang
ditempatkan di sekitar areal kolam menurut Anwar mampu mencegah
datangnya hewan pemangsa seperti kelelawar yang suka memakan ikan-ikan
peliharaan.



Dari 10 kolam bibit seukuran 1x2 m ini, masing-masing
mampu menghasilkan 2.000-4.000 ekor ikan untuk setiap kali panen per
dua minggu. Untuk benih ikan seukuran "cupu" ini dijual Rp100-Rp150 per
ekor. “Sementara ini masih dibeli oleh anggota kelompok tani sendiri
yang mengelola kolam seluas 5 ha,” kata Anwar.



Keberadaan
teknologi sel surya bagi Anwar bersama tiga rekannya mendatangkan
konsekuensi untuk tahu bagimana merawat dan menjaga panel surya dalam
kondisi baik. Tidak hanya rutin membersihkan panel, tapi juga harus
lihai memperbaiki apabila ada salah satu komponen yang rusak. “Tidak
masalah, yang penting kualitas bibit ikan selalu terjaga dengan baik.
Kualitas bibit sangat menentukan hasil akhir pertambakan,” tuturnya.(mrg)(rfa)




http://kampus.okezone.com/read/2012/05/10/373/627211/budidaya-ikan-dengan-teknologi-surya 








Minggu, 22 April 2012

Ayam Lahirkan Ayam di Sri Lanka




Liputan6.com, Kolombo: Seekor ayam
betina di Sri Lanka beranak dan tidak seperti biasanya bertelur serta
mengeram untuk kemudian telurnya menetas. Pemilik ayam yang tinggal di
kawasan pegunungan Sri Lanka, Ranjith Ekanayake mengatakan bahwa dari
enam ayamnya, satu ekor di antaranya tidak mengeram telur. Ekanayake
kemudian terkejut ketika ayam itu mengeluarkan anak dalam bentuk utuh
tanpa telur. Anak ayam itu tumbuh sehat namun induknya mati.

Pejabat
peternakan pemerintah Sri Lanka mengatakan ia tidak pernah mendengar
kejadian seperti itu sebelumnya. Koran-koran setempat menerbitkan gambar
pejabat peternakan itu yang sedang memeriksa kotoran induk ayam. Ia
mengatakan telur ayam berkembang dalam sistem reproduksi ayam betina
itu.

Di dalam sistem reproduksi induk ayam, telur tersebut
mengalami inkubasi selama 21 hari dan menetas sebelum keluar dari
induknya. Namun ayam betina itu mati karena pendarahan internal. Surat
kabar Daily Mirror, Sri Lanka, dalam judul berita utamanya menyebutkan,
"Ayam yang keluar lebih dahulu, bukan telur."(BBC/ADO)




Kolombo (AFP/ANTARA) – Seekor ayam melahirkan anak ayam
di sebuah peternakan unggas di Sri Lanka tengah, ujar seorang ahli
bedah hewan, Jumat.



Dokter hewan yang bertanggung jawab di kota Welimada, P. R. Yapa,
mengatakan telur itu tampaknya telah dierami di dalam tubuh induk ayam
selama 21 hari dan induk ayam itu mati ketika melahirkaannya.



"Saya hanya mendengar tentang penyimpangan seperti itu, tapi hari ini
saya melihatnya sendiri," kata dokter Yapa saat dihubungi AFP melalui
telepon.



Ia mengatakan pemilik peternakan melaporkan ke dokter hewan setelah
fenomena yang sangat tidak biasa itu terjadi dan dia melakukan
pemeriksaan bedah pada tubuh ayam tersebut untuk memastikan penyebab
kematian.



"Ada luka pada saluran reproduksi yang menyebabkan kematian," kata Yapa.



"Anak ayam itu baik-baik saja." (yg/pt)






Rabu, 22 Februari 2012

Pembuat Pakan Ternak Pertama di Indonesia

Yogya, KU



Pada mulanya Drh. Eko Nugroho menjadi dosen di Fakultas Peternakan (Faperta) UGM. Kala itu, tahun 1969, Faperta UGM baru saja dibuka. Dia seangkatan dengan Prof. Sunarto dan Prof. Sumitro, yang pernah menjabat Dekan Faperta UGM. Tetapi, dia kemudian behenti jadi dosen. Alasannya sederhana saja: gajinya sebagai dosen tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya. �Aduh ya. Tapi malu ya. Dulu gaji dosen nggak mencukupi. Ketika PT Matutur menawari saya kerja sebagai sales representative, dengan gaji sepuluh kali lipat, dan disediakan rumah dan kendaraan, akhirnya profesi dosen saya tinggalkan,� kata Pak Nugroho.



Ketika masih bekerja di PT Matutur, Pak Nugroho sudah membuat pakan ternak. Bahkan dia sudah membuat pakan ternak itu sejak dia jadi dosen Faperta UGM. Dia juga membuat obat-obatan hewan. Untuk menjual produknya tersebut, dia mendirikan kios-kios kecil ukuran 4 x 4 di Jl. Hayam Huruk, Semarang dan di Gondomanan, Yogya. �Poultry shop di Indonesia saya pertama kali mulai buat,� aku lulusan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan UGM 1968 ini.



Setelah berhasil membuat pakan ternak, Pak Nugroho beternak ayam petelur. �Kebetulan saya mendapat pemberian ayam white leghorn (ayam petelur) dari Pak Seno Sastraoamijoyo, yang baru pulang dari Australia. Ayam ini belum ada di Indonesia. Masyarakat kita hanya tahu beternak ayam kampung. Pak Seno heran, kok sarjana di Indonesia tidak bisa hidup. Saya lalu diberi 12 ekor ayam white leghorn dari Australia. Saya ternakkan ayam itu di rumah yang dipinjami teman saya. Enam bulan ayam tersebut sudah bertelur. Mulai umur 8 bulan, saya sudah jual telurnya sampai ke Lampung. Andaikan sekarang harga telur Rp 600, dulu saya bisa jual seharga Rp 2000. Dari 20 ekor ayam itu, saya bisa hidup,� kata Pak Nugroho, kelahiran Magelang, 8 Mei 1933.



Kenyataan di atas membuat Pak Nugroho mendirikan Eka Poultry. Perusahaan ini berkembang terus. Sampai saat berita ini ditulis, bisnis Pak Nugroho berkembang pesat. Dia juga sudah membuka peluang usaha bagi masyarakat untuk berbisnis. Sayang Pak Nugroho tidak mau menjelaskan jumlah omset yang dia miliki. Yang jelas, perusahaannya mampu menggaji 200 karyawan yang dia miliki. �Saya memulai usaha ini dari nol, hingga seperti saat ini. Bagi saya yang terpenting bisa membayar gaji karyawan,� tambah Pak Nugroho.



***



Pak Nugroho hanya bekerja di PT Matutur sampai tahun 1971. Setelah keluar dari PT Matutur, Pak Nugroho memilih mengembangkan Eka Poultry. Ketika bekerja di PT Matutur, dia banyak belajar bagaimana cara mencari uang. �Dari itu saya belajar, kalau cari uang caranya begini ya. Tokonya nggak usah rame tapi pesanannya dari mana-mana. Saat itu saya punya dua salesman dan satu tenaga administrasi,� kata ayah tiga orang anak ini.



Beruntung tahun 1970 an ada booming ternak ayam petelur. Pak Nugroho mendapat ide untuk mempercepat masa bertelur ayam kampung. �Ketika itu saya mengajak semua orang beternak ayam petelur. Ternyata banyak yang ikut. Mereka mengambil pakan ke perusahaan saya. Ada yang membeli satu karung satu truk pakan. Tidak heran bila dalam waktu dua tahun, saya bisa mengumpulkan uang Rp 1,5 juta. Bayangkan nilai uang itu tahun 1970-an,� tambah Pak Nugroho.



Sejak saat itu usaha Pak Nugroho sudah merambah ke berbagai bidang. Dari ternak kelinci, jangkrik, ikan hias, iguana, anjing hingga walet.. Tidak heran jika saat itu dia sudah disebut sebagai salah seorang pakar walet Indonesia.



Pak Nugroho sering diundang jadi pembicara dalam berbagai seminar tentang walet. Dia juga sering mengadakan pelatihan tentang walet. Pelatihan yang dia adakan mendapat sambutan luas masyarakat. �Saat itu tahun 1989. Orang masih tertutup dalam hal cara beternak burung walet. Saat saya memberikan pelatihan cara beternak walet, diikuti oleh banyak orang. Dari walet inilah sebenarnya secara tidak langsung telah membantu mempromosikan salak pondoh Jogja ke berbagai daerah. Dalam beternak walet kita menganjurkan kepada peserta untuk menanam pagar di sekitar sarang walet, pagar ini berupa tanaman salak pondoh karena tanaman ini berduri. Kalau ada sarang walet pasti ditanam salak pondok. Maka permintaan bibit tanaman salak pondoh saya meningkat tajam. Padahal petani di daerah Sleman yang menjual sampai-sampai tidak mampu memenuhi permintaan. Tidak heran salak pondoh menjadi terkenal. Jika dulu tanaman salak pondoh hanya untuk permintaan para peternak walet, sekarang mereka bisa jual salak pondoh sendiri sebagai oleh-oleh khas Jogja,� papar Pak Nugroho.



***



Pak Nugroho selalu mengikuti trend. Ketika orang suka kelinci atau anjing, dia pun menyesuaikan diri. Waktu orang-orang mulai suka kelinci, dia mendatangkan kelinci jenis lain dari luar negeri. Ketika orang hobi beternak anjing, dia langsung beli anjing Kintamani dari Bali. Jika ada hewan piaraan yang baru ke Indonesia, dia langsung membuat buku tentang cara beternak. Tidak heran bila buku-bukunya terbilang diburu oleh para peternak hewan piaraan.



Kendati suah menjadi pengusaha sukses, Pak Nugroho tidak lupa peran istrinya dalam memajukan usahanya. �Saat saya masih jadi dosen, istri saya sungguh luar biasa. Sambil buka toko makanan ternak, dia juga jualan sembako. Tidak lama kemudian istri saya didatangi pegawai Pemda Kota. Dia menanyakan izin usaha. Istri saya menjawab bahwa suaminya dosen, bayarannya nggak cukup. Usha ini hanya buat tambahan Kalau dimintai izin, jelas nggak ada. Malu isteri saya waktu itu, tapi itu kenangan yang indah,� tambah Pak Nugroho.



Bagi Pak Nugroho sendiri, awal merintis perusahaan memang berat. Apalagi modalnya tidak cukup. �Berat lho dulu, modal nggak punya. Kalau saya kulakan beras paling hanya bisa 20 kilo. Saya tidak mau kulakan di pasar tapi langsung ke penggilingan. Saya bawa pake scooter saya Berasnya saya boncengkan,� kenang suami Iswanti ini.



Dalam membesarkan perusahannya, Pak Nugroho bukan tak menghadapi hambatan. Hambatan utama dihadapinya adalah salah persepsi tentang perkiraan jenis hewan impor yang bisa diternak di Indonesia. �Biasanya pada perkiraan jenis hewan impor yang bisa diternak di Indonesia karena sebaliknya ternyata hewan yang kita ambil tidak bisa diternak di sini,� ujar Pak Nugroho.



Sekalipun kini sudah menjadi seorang pengusaha sukses, Pak Nugroho belum merasa bahwa dia sudah sukses. �Perasaan saya, saya tidak merasa sukses. Saya hanya menjalankan apa yang patut dijalankan. Saya sudah mendapat sekolah banyak sekali. Banyak banyak matakuliah yang saya pelajari. Dulu susahnya bukan main. Sekolahnya juga susah. Apa yang saya pelajari, saya terapkan,� papar Pak Nuroho (wawancara dan penulisan: Gusti Grehenson; editing: Abrar).


sumber :
http://www.ugm.ac.id/index.php?page=headline&artikel=218 

Minggu, 19 Februari 2012

10 Binatang Menghebohkan di Dunia Olahraga



Pertandingan Premier League antara Liverpool vs Tottenham Hotspur pada Selasa (7/2 dinihari WIB terpaksa dihentikan sementara akibat seekor kucing masuk dan berlari-lari di lapangan Anfield.

Dalam hitungan jam, kucing itu langsung populer.

Ternyata selain 'The Anfield Cat', ada lagi binatang-binatang yang mewarnai sejarah olahraga modern. Berikut ini 9 binatang lain yang mencuri berita utama olahraga, seperti yang dimuat di uk.eurosport.yahoo.com:


Anjing Pickles di Piala Dunia 1966
Piala Dunia Inggris pada tahun 1966 berawal mengerikan bahkan sebelum turnamen dimulai: Sepekan setelah juara bertahan Brasil menyerahkan piala Jules Rimet ke Inggris, piala tersebut dicuri saat pameran di Central Hall di Westminster.

Brasil murka, dan mengatakan insiden seperti itu takkan pernah terjadi di negara mereka, yang memuja sepak bola lebih dari apa pun. Pencuri pun tak akan mau menyentuh piala itu. Untungnya, datang penyelamat dalam bentuk seekor anjing.

Pickles langsung beraksi melacak trofi itu tepat pada waktu. Ia menemukan piala itu tergeletak di bagian bawah sebuah pagar, mungkin sambil mencari tempat pipis.

Sisanya adalah sejarah: Bobby Moore mengantar Inggris untuk kemenangan musim panas, dan Brasil kembali menang pada tahun 1970 setelah kemenangan ketiga mereka. Pada tahun 1983 piala itu kembali dicuri, kali ini di Brasil. Tapi rakyat tidak murka seperti 17 tahun sebelumnya.


Paul Si Gurita
Para penggemar sepak bola rata-rata bakal mengingat tiga hal tentang Piala Dunia 2010. Pertama, tendangan kungfu Nigel de Jong yang menakjubkan pada Xabi Alonso. Kedua, “gol” Frank Lampard saat melawan Jerman dan kericuhan di kamp Inggris.

Ketiga — dan yang paling mengesankan — adalah Paul Si Gurita. Hewan bertangan delapan ini jadi sensasi global setelah berhasil menebak dengan tepat sejumlah pemenang pertandingan di Piala Dunia. Caranya dengan memilih satu dari dua kotak yang bertandakan bendera pemain.

Paul bahkan menebak dengan jitu bahwa Spanyol akan mengalahkan Belanda di pertandingan final.

Sayangnya, beberapa bulan setelah Piala Dunia, Paul meninggal dengan tenang dalam tidurnya dalam usia dua tahun. Selamat jalan Paul!


Camar padang golf di Players Championship pada 1998

Pegolf asal Amerika, Steve Lowery awalnya cukup senang dengan dirinya sendiri ketika memainkan lubang ke-17 yang terkenal di lapangan Stadion TPC: dia memukul sebuah tembakan indah yang tepat ke di tengah pulau hijau pada par-3 yang rumit.

Tapi camar yang melintas memiliki ide lain: burung itu memungut bola milik Lowery, menggelindingkannya di padang rumput dengan paruhnya, lalu mengangkatnya, terbang, dan menjatuhkannya di danau.

Beruntung bagi Lowery, aturan golf mengatur untuk kejahatan burung seperti: karena bola telah berhenti sebelum dia mengambilnya, dia diperbolehkan untuk mengganti bola di atas padang rumput.


Lebah stadion kriket Visakhapatnam

ACA-VDCA Stadium di Visakhapatnam, India, adalah salah satu stadion kriket internasional terbaru, yang dibangun pada tahun 2003.

Hanya ada satu masalah dengan stadion tersebut: ada koloni lebah yang banyak di tempat sekitar stadion. Ada yang berada di pohon-pohon di tempat itu, sementara yang lain di kaso tribun. Tetapi semuanya sangat banyak dan masing-masing sarang madu dipenuhi dengan binatang bersayap lain.

Ketika binatang itu terbang keluar sarang, para pemain dan ofisial pertandingan tidak memiliki pilihan kecuali berbaring di tanah sampai kawanan tersebut berlalu. Sementara itu, penonton berlarian di sekitar tribun dan mencoba menghindari sengatan.

Pertandingan internasional pertama di stadion tersebut, antara India dan Pakistan pada tahun 2005, juga diganggu oleh kerumunan lebah, dan pada satu pertandingan komentator TV terkurung dalam kotak kaca mereka karena lebah mengelilingi bilik pers.
Koran India, The Hindu melaporkan bahwa biaya memindahkan kawanan lebah itu sangatlah mahal.


Tupai Highbury, Arsenal v Villarreal di semi final Liga Champions, April 2006

Yang jadi sorotan pada pertandingan final Eropa Arsenal di Highbury bukanlah gol Kolo Toure pada menit ke 41 yang akhirnya menempatkan The Gunners pada final Liga Champions pertama mereka. Melainkan adanya seekor tupai abu-abu yang berlari ke lapangan selama beberapa menit .


Unta di kriket di Tasmania pada 1984

Sebuah pertandingan kriket di Tasmania antara musuh bebuyutan Launceston dan Old Suttonians terhenti karena situasi paling aneh yang bisa dibayangkan pada tahun 1984: kawanan unta pengangkut masuk ke lapangan kriket.

Pertandingan harus dihentikan untuk menangkap hewan, yang melarikan diri dari sirkus di daerah yang dekat dengan stadion. Tapi perdamaian itu tidak berlangsung lama. Unta-unta kembali masuk dalam pertandingan tiga kali lagi.


Anjing penyerbu lapangan, Inggris lawan Brazil, perempat final Piala Dunia, Juni 1962

Ketika seekor anjing liar berlari ke lapangan di Vina del Mar, Chili, saat pertandingan perempat final Piala Dunia Inggris melawan Brasil, adalah striker Inggris Jimmy Greaves yang berhasil menangkap anjing dan membawanya ke luar lapangan.

Sorakan yang diterima Greaves adalah momen langka langka pada suatu sore yang buruk itu: tidak hanya Inggris kalah 3-1, anjing tersebut juga mengencingi striker Tottenham tersebut saat dia menyerahkannya kepada panitia pertandingan.

Merpati Wimbledon
Beberapa orang, seperti Mike Tyson, percaya merpati adalah makhluk yang indah dan penuh pesona. Namun bagi orang lain, yang telah membidik salah satu merpati ketika terbang melintasi Trafalgar Square, mungkin tidak setuju.

Pada tahun 2000, All England Club mempekerjakan elang yang disebut Hamish untuk mengusir merpati, bahkan melengkapi burung pemangsa tersebut kartu pass yang dilaminating agar bebas masuk turnamen.

Tapi di tahun 2008 patroli elang itu terbukti tidak cukup, dan sebuah tim penembak jitu disewa untuk menembak burung. Itu dapat membuat turnamen bebas dari gangguan merpati — namun mengundang masalah dengan kelompok-kelompok pecinta hewan.


Merpati ‘ikut main’ baseball pada Maret 2001

Bintang baseball Randy Johnson menjadi berita utama yang tidak diinginkan pada tahun 2001 ketika dia tidak sengaja membunuh burung merpati saat pertandingan.

Pelempar bola Arizona Diamondbacks melempar bola cepat terbaiknya kepada Calvin Murray dari San Francisco Giants. Tetapi saat dia melakukannya, seekor burung merpati menukik turun ke dalam tanah dengan kecepatan tinggi.

Sialnya burung tersebut, dengan kecepatan tukikannya yang tinggi berada di jalur persis dengan bola Johnson yang berkecepatan 95 km per jam. Hasilnya? Burung itu tewas dalam sebuah ledakan bulu yang menakjubkan.

"Aku duduk di sana menunggunya, dan aku berharap bisa menangkap merpati tersebut, dan semua yang kamu lihat adalah sebuah ledakan," kata Rod Barajas, penangkap bola Diamondbacks pada saat itu. "Itu cukup gila. Masih ada bulu-bulu di sana." 

Rabu, 15 Februari 2012

Bunglon Terkecil Sepentol Korek Ditemukan di Madagaskar

REPUBLIKA.CO.ID, ANTANANARIVO -- Sekelompok ilmuwan Jerman dan Amerika telah menemukan jenis bunglon langka di kepulauan Madagaskar. Ilmuwan mempercayai bunglon yang mereka temukan adalah bunglon terkecil di dunia.
Para peneliti dari Muenchen, Darmstadt, Braunschweig (Jerman) dan California (Amerika Serikat) telah menemukan bunglon terkecil dunia (Brookesia Micra). Panjangnya hanya sepanjang 16 milimeter alias seukuran pentol korek api. 
"Ini reptil kecil yang terancam punah," kata Miguel Vences, peneliti Universitas Braunschweig, dalam laporan yang diterbitkan jurnal ilmiah PLoS ONE pada Rabu (15/2).
Para Ilmuwan mengatakan bunglon ini hanya makan serangga dan tungau kecil. Bunglon berwarna coklat ini bersembunyi di pepohonan dan tidak berubah warna seperti bunglon lainnya.
Secara keseluruhan, para ilmuwan menemukan empat spesies baru bunglon sangat kecil selama ekspedisinya di Madagaskar. Hampir setengah dari 193 spesies bunglon dunia diperkirakan hanya hidup di Madagaskar dan lepas pantai barat Afrika.
Vences dan rekannya, Frank Glaw dari Koleksi Negara Bavaria Zoologi, telah menemukan sebanyak 140 spesies hewan baru di Madagaskar. Semuanya telah diberi nama mereka secara ilmiah.
Peneliti lain juga telah menemukan katak terkecil. Ukurannya tidak lebih besar dari ukuran koin perak di Papua New Guinea. Ada juga sejenis ikan lentera yang diyakini sebagai ikan terkecil dunia.


Jumat, 10 Februari 2012

Jika Seluruh Kucing di Dunia Tiba-tiba Mati

Oleh Natalie Wolchover



Mungkin Anda bukan seorang pecinta kucing. Mungkin Anda tidak suka dengan hewan malas tersebut. Ketika Anda melihat seekor kucing bermalas-malasan di kursi, tidur sepanjang hari dan hanya sesekali menggeliat atau melirik ke jendela, Anda langsung berpikir mereka adalah hewan tidak berguna.



Tetapi sebenarnya, mereka hanya berlagak santai — seperti biasa. Para ahli mengatakan, jika seluruh kucing di dunia tiba-tiba mati justru akan timbul bencana.



Kucing, baik yang dipelihara maupun liar, terkesan hanya hidup bergantung pada makanan kita. Tetapi menurut Alan Beck, profesor kedokteran hewan di Universitas Purdue, kucing adalah predator ahli dengan keahlian berburu dan daya adaptasi yang cepat.



"Mereka jago memangsa binatang yang lebih kecil, dan dapat bertahan hidup walau mangsa mereka sudah menipis," kata Alan kepada Life's Little Mysteries, sebuah website turunan dari LiveScience, seperti yang dimuat di Yahoo! News.



Dan itulah sebabnya kita akan merasa kehilangan bila mereka semua tiba-tiba mati. Kucing berperan penting dalam membasmi hama tikus dan cecurut di ladang dan lumbung padi. Di India, kata Alan, kucing memegang faktor penting dalam keberhasilan panen.



Singkatnya, mungkin benar manusia memberi makan kucing. Tapi tanpa kucing, makanan buat manusia juga akan lebih sedikit.



Bila tiba-tiba tidak ada lagi kucing yang menghuni dunia ini, populasi hewan pengerat jelas akan meningkat. Seberapa drastis? Ini gambarannya:



Penelitian tahun 1997 di Inggris mengungkapkan, seekor kucing rumahan rata-rata membawa pulang 11 ekor hewan mati — tikus, burung, katak, dsb — dalam waktu enam bulan. Itu berarti 9 juta kucing membunuh hampir 200 juta binatang liar per tahun.



Sedangkan di Selandia Baru, sebuah penelitian tahun 1979 menemukan fakta bahwa ketika kucing di sana hampir punah, populasi tikus meningkat cepat sebesar empat kali lipat.



Ada efek samping lain. Di Selandia Baru, jika populasi tikus meningkat (karena tak ada kucing) maka populasi burung laut ikut menurun drastis. Sebabnya, tikus suka memangsa telur burung laut. Populasi pemangsa tikus (di luar kucing) juga akan meningkat.



"Semua spesies saling punya pengaruh," kata Alan.



Dan jangan lupakan sisi emosional yang akan dihadapi oleh manusia ketika seluruh kucing mati: "Di negara ini, banyak orang mencintai kucing. Memang yang memelihara anjing lebih banyak, tapi kucing lebih disukai buat dibelai-belai. Mereka mudah dirawat dan wajahnya ‘pedomorphic’ [menyerupai anak-anak].”



Sementara lebih banyak rumah yang memelihara anjing (38 persen) daripada yang memelihara kucing (34 persen), tetapi jumlah kucing peliharaan lebih banyak daripada anjing karena pemilik kucing memelihara lebih dari satu kucing. Kucing sebagai hewan peliharaan lebih disukai untuk dibelai, mudah perawatannya, dan wajahnya lebih pedomorphic (lebih seperti anak-anak)." 

Jumat, 06 Januari 2012

VIDEO: Buaya Mangsa Bocah 14 Tahun di Riau




Buaya menggigit putus tangan manusia di Taiwan(static.rp-online.de)
VIVAnews - Warga Desa Sibela, Kecamatan Kuala, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, menangkap seekor buaya yang diduga telah memangsa seorang bocah berusia 14 tahun, Rio Chandra.



Usai ditangkap, buaya ini kemudian dibedah perutnya untuk memastikan ada tidaknya jasad Rio Chandra. Dari perut buaya itu, astagfirullah, sedikitnya ditemukan lima potongan tubuh manusia, terdiri dari kaki, tangan, badan, dan kepala.



Peristiwa nahas ini dialami Rio saat dia mencuci kaki di atas kapal milik ayahnya. Saat itu, tiba-tiba muncul buaya dari dasar sungai, langsung menyambar kaki Rio, dan menariknya ke dasar sungai.



Sang ayah yang terkesiap menyaksikan peristiwa tragis tersebut berusaha menolong. Namun, upayanya sia-sia. Setelah dilakukan pencarian dibantu pawang buaya, buaya ganas tersebut berhasil ditemukan. 

Rabu, 04 Januari 2012

Hidupkan Dinosaurus Tak Lagi Jadi Hal Mustahil

INILAH.COM, London – Para ahli menemukan cara menghidupkan kembali hewan yang telah lama punah dari muka Bumi ini. Kini, taman jurasic bukan lagi isapan jempol semata. Bagaimana?



Penasihat teknis Jack Horner mengaku akan menggunakan burung hidup untuk menetaskan dinosaurus. Profesor palaentology dari Montana State University yakin, DNA burung modern mengandung ingatan genetik yang bisa ‘diaktifkan’ kembali untuk menghidupkan kembali sifat-sifat dinosaurus yang telah lama tidur.

Untuk membuat seekor dinosaurus, ia akan mulai dengan genom Emu. “Emu memiliki semua fitur yang dibutuhkan untuk membuat dinosaurus seukuran Velociraptor dan disinilah saya akan memulainya,” katanya seperti dikutip DM.



Penelitian ahli ini juga mendapat dukungan dari banyak akademisi terkemuka. Ahli genetik Sean Carroll dari University of Wisconsin mengatakan seperti dikutip DM, “Inventaris gen burung serupa dinosaurus”.

Tak hanya itu, ahli biologi pengembangan John Fallon di University of Wisconsin menyetujui, sembari mempelajari, kita akan bisa melakukannya. “Pengetahuan genetiknya ada dalam burung. Kini tak ada yang menghalangi kami membawa kembali dinosaurus,” tutupnya. [mor]


sumber : http://id.berita.yahoo.com/hidupkan-dinosaurus-tak-lagi-jadi-hal-mustahil-181300621.html 

Minggu, 01 Januari 2012

Hati-hati terhadap penipuan dengan mengatasnamakan central unggas farm

021-xxxxxx : "Selamat sore.. Saya mau tanya. Central unggas farm punya marketing tdk? Kalo boleh tau siapa aja nama2nya? Thanks"



C U F : "Gak ada pak"



021-xxxxxx : "Ada yg namanya ibu novi tdk?"



C U F : " Tidak ada pak, kami tidak jual telur ke luar kota, mohon hati-hati jika ada yang menggunakan nama farm kami."



021-xxxxxx : "Terima kasih byk. Pantas waktu kami minta surat perjanjian kerja, tdk ada respon lg. Berarti unggas farm tdk melayani pengiriman ke jkt?.Terima kasih"



C U F : " Tidak pak, terima kasih juga sudah konfirmasi ke kami"



Diatas adalah contoh konfirmasi pada kami tentang adanya usaha penipuan yang menggunakan nama central unggas farm. Bagaimanapun dengan semakin dikenalnya central unggas farm tentu saja akan semakin banyak orang yang berusaha mengambil keuntungan dengan memanfaatkan nama central unggas farm tersebut. Sebaiknya anda berhati-hati dan tidak ada salahnya juga mengkonfirmasikan kebenarannya kepada kami jika ada pihak-pihak yang mengatasnamakan central unggas farm.

Sampai saat ini kami hanya menggunakan dua nomor untuk sms center, yaitu :

  1. 085 859 162 337

  2. 085 755 064 745

Demikian juga untuk sms server informasi harga telur terkini, saat ini nomor resmi dari server kami adalah:

  1. 085 749 499 150

  2. 081 933 305 599

  3. 085 334 058 266

Dan sampai saat ini kami juga belum pernah memberikan ijin ke pihak manapun untuk me re-publikasi atau mem- broadcast informasi perkembangan harga telur terkini dari server kami.



SMS Info Central Unggas adalah media informasi yang independen dan bekerja secara profesional yang tidak berorientasi mencari keuntungan dari sebuah proses jual beli telur. Saat ini dengan selalu bertambahnya member sms info setiap hari maka sms info central unggas akan terus berkembang menjadi media informasi perkembangan harga telur nasional yang terpercaya.



Dengan meratanya member sms info dari berbagai daerah di indonesia , perkembangan informasi dari sms server diakui atau tidak diakui akan sangat cepat direspon oleh peternak maupun pedagang yang menggunakan acuan standar dari sms info central unggas.



Disinilah perlunya anda selalu mengikuti update informasi harga telur terkini langsung dari sms server central unggas yang sudah terbukti menjadi acuan standar bagi kebanyakan pedagang maupun peternak dari berbagai daerah di indonesia ini , sehingga sebagai pelaku bisnis di bidang perteluran ini anda tidak akan ketinggalan perkembangan harga telur yang sedang dan akan terjadi.

sumber: http://centralunggas.blogspot.com/2011/12/hati-hati-terhadap-penipuan-dengan.html#ixzz1iEFLiJDk


1 Dari 5 Pengguna Internet, Korban Penipuan

Penipuan umumnya terjadi dalam transaksi jual-beli iPad, iPhone, Blackberry, dan laptop.


VIVAnews - Anda perlu berhati-hati saat melakukan transaksi online karena menurut hasil survey sebuah situs e-commerce bukalapak.com, 21 persen pengguna pernah mengalami penipuan online dan selebihnya mengaku belum pernah mengalaminya.



Dari temuan tersebut, terungkap bahwa satu dari lima orang pengguna internet pernah menjadi korban penipuan online.



"Penipuan online kini semakin meningkat seiring meledaknya media sosial. Mereka sangat rapi dan terkoordinasi," kata Achmad Zaky, Director Bukalapak.com, dalam diskusi penipuan online di Jakarta, 14 Desember 2011.



Zaky menambahkan, penipu online juga semakin canggih dengan modus membeli domain khusus serta mempunyai jaringan. Data survey juga menyebutkan bahwa dari korban yang ditipu melalui forum mencapai 46%, Facebook 24%, SMS 14%, dan melalui web 16%.



Adapun untuk umpannya, sebagian besar penipuan merupakan transaksi barang elektronik dan perangkat mobile yang masih menjadi tren seperti iPad, iPhone, Blackberry, dan laptop.



Menurut Zaky, meningkatnya penipuan online ini mengikuti booming sosial media, dan sayangnya konsumen yang ingin bertransaksi kurang aware soal keamanan saat bertransaksi. Celah ini dimanfaatkan oleh para penipu online dengan tawaran harga barang yang miring dari pasaran.



Survey yang dilakukan oleh bukalapak.com dilakukan pada bulan November 2011 dengan metode random sampling kepada 1.000 responden pengguna internet secara proporsional di seluruh Indonesia.

Hati-Hati Diduga Penipuan Online di Bidang Peternakan Unggas

FORWARD BERITA INI VIA FACEBOOK, TWEETER, DAN SOCIAL MEDIA LAIN !!
SEGERA ! SEBELUM KORBANNYA BERTAMBAH BANYAK !!!


Penipuan online, banyak terjadi dan diberitakan. Begitulah salah satu risiko transaksi di dunia internet. Uang ditransfer, eh barang tidak dikirim-kirim atau memang itikad tidak dikirim. Jika begitu itu ya namanya bisa saja memang penipuan.


Tak luput juga di bidang peternakan. Karena itu penting juga langkah-langkah antisipasi dan hati-hati sebelum bertransaksi. Mengenai ini sudah banyak artikel-artikel yang membahasnya.
Nah, kali ini ada kiriman komentar yang dikirim oleh Sdr. Angki (dulu saya sudah biasa bersapa dengan beliau sejak dari blog lama). Komentar tersebut merupakan warning agar hati-hati dengan adanya penipuan online di bidang peternakan unggas. 


Komentar tersebut saya unggah di artikel, namun saya tambah dengan kata DIDUGA. Sebab informasi yang bersifat merambah ranah hukum perlu kehati-hatian dalam penulisan, agar tidak merupakan penghakiman atau bahkan pencemaran nama baik sebelum ada bukti-bukti, saksi, atau apapun itu setelah proses hukum.
Sedangkan komentar dari Sdr. Angki ini pun merupakan informasi agar berhati-hati. Menurut saya bukan merupakan penghakiman. Atau mungkin juga sudah banyak informasi yang masuk dari peternak-peternak pemesan yang bisa jadi benar sudah mentransfer dana, tapi barang belum dikirim. 


Seyogyanyalah jika tidak berhasil upaya damai, layak untuk menjadi pelaporan atas tindak pidana. Kan ini negara hukum. Siapa lagi yang percaya pada penegak hukum jika bukan rakyat hukum yang harus memberi kepercayaan.
Silahkan disimak: 


Baca Status dari Facebook Ankstars Quail Farm (Angki)
PERHATIAN BUAT PETERNAK Penipuan berkedok peternakan bebek / bebek farm (oppie_emolovers@yahoo.com) No rek yang digunakan bri 089401022255537 an rudi rosadi Hp yang digunakan 08997941352 089656316909 Like · Comment · Unfollow post · Share · 21 December at 16:57
Ankstars Quail Farm Buat yang sudah tertipu coba hub dengan pemilik rekening yang bersangkutan rudi rosadi di 089656097702 atau 089656097703 24 December at 09:24 · Like Ankstars Quail Farm Menurut keterangan pemilik rekening (rudi rosadi), rekening dan atm yang bersangkutan digunakan oleh saudara tirinya yang bernama NOVIE RACHMAYANTI untuk transaksi penipuan ini tanpa diketahui yang bersangkutan. (APA BISA DIPERCAYA??? / ANEH) 24 December at 09:32 · Like
Ankstars Quail Farm SEMOGA BAPAK RUDI ROSADI DAPAT MEMBANTU MENGEMBALIKAN UANG YANG SUDAH DI TRANSFER DARI TEMAN-TEMAN SESAMA PETERNAK LAIN YANG SUDAH DITIPU OLEH OKNUM (NOVIE RACHMAYANTI, menurut pengakuan yang bersangkutan) KE REK RUDI ROSADI BAIK ITU UNTUK PEMBELIAN MESIN TETAS, DOD, DOQ, ATAU ITEM PERTERNAKAN LAINNYA.

Rabu, 28 Desember 2011

SYDNEY NEWS : ULAR SANCA MEMBELIT BALITA HINGGA NYARIS TEWAS



REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY- Seorang bayi Australia diserang oleh seekor ular sanca yang melilitkan badannya ke tubuh bayi tersebut dan berusaha membuatnya mati lemas. Demikian kata ibu bayi itu --yang ketakutan-- pada Kamis (28/12), saat mengenang "teriakan bayinya yang membuat dia membeku".


Bayi lelaki yang berumur dua-tahun tersebut sedang mengejar bola di sekitar halaman belakang rumahnya di Port Douglas di daerah tropis di Australia utara, ketika ular tersebut menyerangnya; ular besar itu mula-mula menggigit kakinya sebelum membelit tubuh anak kecil tersebut, kata ibunya kepada harian setempat Cairns Post.
"Saya mendengar teriakannya yang membuat darah jadi beku," katanya. "Ular itu menggigit kakinya dan membelitkan badannya ke seluruh tubuh anak saya, sampai ke dadanya. Ular tersebut mulai mengencangkan belitannya," kata perempuan itu.


Ia tak bisa menarik ular tersebut agar terlepas dari putranya, tapi beberapa tetangga yang mendengar teriakan ketakutannya datang dan memberi pertolongan. Mereka akhirnya bisa melepaskan belitan ular itu.
Bayi lelaki tersebut menderita empat luka gigitan tapi ular itu tak beracun dan ia diperkenankan pulang dari rumah sakit setelah menjalani pemeriksaan selama 24 jam.


Ular sanca dapat memiliki panjang sampai beberapa meter dan biasanya aktif di daerah tropis antara Oktober dan April. Tapi dokter hewan setempat Rod Gilbert mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa itu adalah untuk pertama kali ia mendengar ada ular sanca yang berusaha memakan seorang anak.
"Saya menduga anak lelaki yang berusia dua tahun tak banyak berbeda dengan kangguru kecil, itu tentu bisa saja terjadi," kata Gilbert. Ia merujuk kepada hewan asli yang lebih mungkin menjadi bagian makanan ular sanca.


 

GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :

Loading

Senin, 12 Desember 2011

DUNIA HEWAN : IKLIM BERUBAH, BERUANG KUTUB JADI KANIBAL

Liputan6.com, Svalbard : Foto mengejutkan tiba dari Laut Barents, Svalbard, Norwegia. Seorang peneliti, Jenny Ross, menangkap momen seekor beruang kutub yang tengah memakan sesamanya.
Perilaku kanibalisme ini disebutkan Ross memang kadang terjadi di kehidupan beruang kutub. Namun, akhir-akhir ini perilaku itu makin bertambah karena mereka mulai kesulitan mendapat sumber makanan. Beruang dewasa bukan hanya memakan beruang dewasa lain, tapi juga anak beruang.
Hasil riset Ross yang dipublikasikan lewat jurnal Arktik menyebut, "Ketika es mulai pecah dan mencair di musim panas, area es di sekitar Kepulauan Svalbard menyusut menjadi pecahan-pecahan kecil. Di beberapa area malah ada yang hilang sama sekali," ujar Ross.
"Ketika area es yang bisa digunakan beruang es menyusut, maka anjing laut (makanan beruang es) makin sedikit. Membuat perburuan beruang kutub makin menurun. Jadi, saat ini beruang muda menjadi sumber makanan yang memungkinkan buat beruang jantan dewasa."
Dalam foto-foto kanibalisme beruang kutub yang diambil oleh Ross, terlihat seekor beruang es jantan tengah menarik bangkai beruang es yang lebih kecil. Dengan rahang kuat dan tenaga yang lebih besar, si beruang dewasa menyeret bangkai itu dari satu pecahan es ke pecahan es lainnya.
Saat Ross mendekat dengan kapal, si beruang dewasa langsung bangkit dan menunjukkan dominasi atas bangkai tersebut. Sementara tak jauh dari peristiwa kanibalisme itu, terlihat seekor beruang lainnya yang diperkirakan induk dari beruang yang dimakan.
"Memakan beruang lain adalah salah satu cara mendapat makanan, ini hal yang cukup mudah buat beruang yang lebih dewasa. Dan karena kondisi es yang hilang saat ini, perilaku seperti ini akan semakin jamak dilakukan," kata Ross lagi.(NatGeo/ADO)




GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :

Loading
Logitech Keyboards

Rabu, 07 Desember 2011

Serangga Terbesar Dunia Ditemukan di Selandia Baru

Ini jelas bukan berita bagus bagi mereka yang mengidap entomophobia, atau fobia terhadap serangga. Seorang bekas jagawana yang sedang berwisata di Selandia Baru menemukan serangga terbesar di dunia: seekor weta.



Bentangan sayapnya mencapai 18 cm, sementara bobotnya 3 kali bobot tikus.



"Kami bertiga menyusuri pulau kecil ini selama dua malam, menyisir tetumbuhan guna mencari weta raksasa," kata Mark Moffett, 55. "Sudah berjam-jam kami habiskan tanpa hasil, sebelum akhirnya kami melihat serangga ini di atas pohon. Weta raksasa adalah serangga terbesar di dunia, dan yang kami temukan ini adalah yang terbesar yang pernah ada."



Kebanyakan orang tentu ketakutan begitu melihat weta raksasa — tapi Moffett justru meletakkan serangga itu di telapak tangannya dan memberinya wortel untuk dimakan.



"Dia menikmati wortel yang saya beri, sepertinya dia cuek saja sedang berada di tangan kami," kata Moffett, yang sengaja memberi makan perlahan-lahan karena tidak mau ambil risiko membahayakan serangga itu. Setelah mengambil foto, Moffett pun menaruh kembali weta raksasa itu ke pohon.



Weta berumur 180 juta tahun, sudah ada sebelum dinosarurus, tetapi sempat diperkirakan sudah punah.


sumber :

http://id.berita.yahoo.com/serangga-terbesar-dunia-selandia-baru.html





GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :

Loading
Logitech Keyboards

Senin, 28 November 2011

Daftar 10 Hewan Langka Teraneh di Dunia








1. Hewan Gabungan Burung, Reptil, dan Mamalia






Platypus






Mungkin Anda sudah mengenali hewan unik yang satu ini. Hewan bernama
platypus ini memiliki beberapa keunikan seperti memiliki moncong bebek,
kaki berselaput, dan bertelur seperti reptil. Satu keanehan yang mungkin
belum banyak orang tahu adalah platypus jantan dapatmenyalurkan racun
dari sejumlah bagian di tungkai kakinya.





 





2. Mata Cumi-Cumi Sebesar Piring Makan











Cumi - cumi Raksasa






Sejumlah ilmuwan memancing seekor cumi-cumi raksasa (colossal squid)
di perairan Selandia Baru pada tahun 2008. Mereka menemukan fakta bahwa
mata hewan laut tersebut berukuran sebesar piring makan. Ini menjadikan
mata cumi-cumi raksasa sebagai mata hewan terbesar di dunia. Colossal
squids dapat tumbuh hingga sebesar 46 kaki dan mempunyai tentakel yang
dilengkapi dengan pengisap dan pengait. Para ilmuwan meyakini hewan
agresif ini mampu menyelam hingga kedalaman 6.500 kaki.



















3. Primata Berjari Tengah Ekstra Panjang





 


Hewan
bernama aye-aye ini memiliki ciri mata besar, telinga mirip kelelawar,
dan berjari tengah ekstra panjang. Jari tengah ini digunakan primata
tersebut untuk mencungkil makanan dari celah-celah pohon. Sejumlah
ilmuwan asal Duke University di Amerika Serikat mengatakan aye-aye dapat
dijadikan petunjuk untuk menguak misteri evolusi visi warna pada
makhluk hidup.





 





4. Tikus Tanah Bermoncong Bintang










Tikus tanah bermoncong bintang? Dari namanya saja sudah menunjukkan
keunikan dari hewan tersebut. Dengan 22 tentakel mini di moncong
bintangnya, tikus tanah ini mampu mendeteksi dan mencerna makanan lebih
cepat dari kedipan mata manusia. Ya, sangat cepat. Hanya sepersekian
detik. Hewan menakjubkan ini tinggal di rawa-rawa dan daerah basah lain
di sekitar wilayah pantai timur Amerika Utara.





















5. Hewan Evolusioner Dunia











Katak Evosioner dunia






Selain dapat tidur dalam tanah bertahun-tahun tanpa air dan makanan,
katak bawah tanah asal Meksiko ini memiliki keunikan lain. Program
konservasi global bernama EDGE of Existence mengklasifikasikan hewan ini
sebagai hewan evolusioner dunia. Pasalnya, hewan ini hampir tidak
memiliki hubungan kemiripan genetik dengan makhluk hidup apa pun di
dunia.





 





6. Kepiting “Yeti”






kepiting-yeti






Anda tahu hewan bernama yeti? Hewan raksasa legenda masyarakat Nepal
dan Tibet ini disebut-sebut menghuni salah satu wilayah pegunungan
tertinggi di dunia, Himalaya. Diambil dari nama yang sama, hewan yang
diberi nama resmi Kiwa hirsute pada 2005 ini memiliki bulu halus
berwarna kuning di kedua capitnya. Ilmuwan menduga capit tersebut
digunakan untuk mendeteksi makanan dan mencari pasangan.





 





7. Paus “Unicorn”






Paus "Unicorn"






Dari puluhan spesies paus di dunia, terdapat satu jenis paus
berkarakteristik unik bernama paus unicorn. Paus ini memiliki gigi
mencuat layaknya tanduk unicorn, hewan mistis dunia khayalan. Hewan
berbobot sekitar 2.200 hingga 3.500 pon ini memiliki tanduk sepanjang
delapan kaki yang mencuat dari sisi kiri rahang bagian atas. Belum lama
ini, sejumlah ilmuwan mengetahui tanduk tersebut dilengkapi sejumlah sel
saraf super sensitif yang diduga kuat berfungsi mengetahui kadar garam
dalam air dan untuk mencari makan.





 





8. Kelelawar Berkaki Pengisap






Kelelawar Berkaki Penghisap






Ilmuwan telah menemukan spesies kelelawar baru bernama Myzopoda
schliemanni di Kepulauan Madagaskar, pada tahun 2007. Hewan berkaki
pengisap yang mampu menempel pada pohon berdaun lebar seperti pohon
palem ini berkerabat dekat dengan Myzopoda aurita yang hidup di daerah
lembab. Ilmuwan terkejut dengan kemampuan hewan ini karena ia mampu
hidup di daerah kering seperti benua Afrika. Padahal, wilayah hutan
perawan di benua tersebut hanya tersisa delapan persen.





 





9. Mickey Mouse padang pasir





Tikus padang pasir 


Sejumlah
ahli biologi mengeluarkan rekaman video seekor hewan pengerat unik
bernama long-eared jerboa pada 2007. Hewan yang kerap disebut Mickey
Mouse padang pasir ini memiliki telinga yang lebih besar dari kepalanya
dan kaki yang mampu melompat seperti kanguru. The International Union
for Conservation of Nature kini menetapkan status terancam punah pada
hewan ini. Salah ancaman nyata atas long-eared jerboa adalah kucing
lokal.

















10. Sincan?






Singa Macan






Crayon Sincan? Nohara Shinnosuke? Anda mungkin mengira nama tersebut
adalah nama salah satu tokoh kartun Jepang yang cukup terkenal. Namun
sincan di sini adalah singkatan dari singa-macan atau disebut juga
lion-tiger (ligers). Selama beberapa dekade silam, para ilmuwan biologi
kerap melakukan sejumlah perkawinan silang antarbinatang seperti sincan.
Pada 2004, hewan tersebut ikut tampil menemani aktor Jon Heder dalam
film berjudul Napoleon Dynamite. Selain sincan, terdapat beberapa hewan
persilangan lain seperti persilangan paus pembunuh-lumba-lumba dan
beruang grizzly-beruang kutub.(ANS)



sumber : 

http://multimediabersatu.wordpress.com/2011/04/02/10-hewan-langka-teraneh-di-dunia/



GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :



Loading



Logitech Keyboards

Jumat, 18 November 2011

KISAH SUKSES : KEGIGIHAN PELOPOR AYAM ORGANIK

Thursday, November 10th, 2011

oleh : Eddy Dwinanto Iskandar

Deraan krisis ekonomi justru menggiring sang arsitek banting setir menjadi pelopor bisnis ayam organik di Indonesia, tanpa dukungan modal raksasa.


Christopher Emille Jayanata sejatinya seorang arsitek lulusan Universitas Parahyangan, Bandung. Begitu pula ketika merintis jalan entrepreneurship di tahun kedua kuliah, ia bergerak di bidang arsitektur dengan mendirikan perusahaan kontraktor dan konsultan arsitektur lanskap PT Essi Cipta Lestari. Namun, perjalanan hidup akhirnya membawa Emil – sapaan akrabnya — menjadi pengusaha ayam organik bermerek Probio Chicken.

Perkenalan dengan bisnis unggas tersebut berawal dari persinggungannya dengan dunia tanaman. Tahun 2000, ayah dua anak kelahiran Bogor, 17 Oktober 1972, ini mulai merintis bisnis sampingan, pupuk cair. Deraan krisis ekonomi 1997 membuat sektor properti — yang menjadi andalan biro arsiteknya — limbung.
Berbekal kecintaannya pada tanaman yang diperoleh dari kedua orang tuanya yang lulusan Institut Pertanian Bogor, Emil mulai bergerak di industri agrokimia itu. Nasib pun membawanya pada perkenalan dengan I Putu Kompyang, seorang Ph.D. yang berstatus Ahli Peneliti Utama di Balai Penelitian Ciawi. “Dia mengembangkan probiotik untuk sapi,” ujarnya.


Probiotik yang sebenarnya merupakan mikroorganisme hidup yang disebut-sebut berefek baik jika dikonsumsi itu telah diuji oleh Kompiang. Dan memang, hasilnya ternyata bisa diaplikasikan tidak hanya untuk hewan, tetapi juga untuk tanaman. Penelitian Kompiang yang diuji lapangan di Dinas Pertanian Garut dan Laboratorium Agroindustri Bogor membuktikan probiotik mampu memperbaiki performa tumbuh tanaman padi dan tomat, serta hewan sapi, kambing, ikan dan ayam. 


Tanpa ba-bi-bu, Emil langsung menyambar peluang itu dan melabeli produknya Tumbuh di bawah payung PT Essicipta Lestari. Dari 2001 hingga 2004, dijualnya produk buatan Kompiang itu kepada para petani, petambak dan peternak di Bogor, Jawa Tengah dan Jawa Timur, sampai Lampung. Sambil jualan, Emil mengaplikasikan barang dagangannya agar konsumen percaya. “Saya terapkan juga di semua sektor pertanian. Di Wonosobo, Malang. Saya terapkan aqua culture di tambak udang dan ikan.”
Emil yakin lidahnya akan pegal-pegal jika mengomunikasikan produknya dengan sebutan probiotik kepada para petani dan pembudidaya. Maka, ia mencari gampangnya. Produknya yang diproduksi 5.000 liter per bulan di rumah Kompiang di Ciawi, Bogor, disebut vitamin untuk tanaman. Kata Emil, Tumbuh mampu mengurangi penggunaan pupuk hingga separuh dan menihilkan penggunaan antibiotik. Hasilnya, peningkatan produksi konsumennya yang telah diujicoba diklaim meningkat 30% dengan kualitas panenan yang lebih baik.

Sayang, manuver Emil membangkitkan macan tidur. Produsen pupuk dan antibiotik kegerahan melihat aksinya. Apalagi, hal itu berdampak pada menurunnya penjualan produk mereka. Para produsen pun membanting harga pupuk dengan cukup signifikan. Emil tersungkur. Maka, pada 2004, ia banting setir. Berbekal modal Rp 10 juta dan hasil ujicoba lapangan selama masa praproduksi ataupun ketika berjualan probiotik, ia memilih fokus di sektor perunggasan, tepatnya ayam, dengan merek Probio Food. Pikirannya simpel: di Jakarta saja warganya mengonsumsi ratusan ribu ekor ayam per hari, yang kini angkanya menurut Emil melonjak hingga 1,2 juta-1,3 juta ekor per hari. 

Untuk produksi, ia bekerja sama dengan Hendi Hermawan, sarjana lulusan IPB yang hingga kini masih menjadi mitranya dalam urusan pembudidayaan ayam. Emil fokus di pemasaran sekaligus sebagai pemegang merek. “Pak Hendi mantan profesional 13 tahun di Charoen Phokpand. Selain itu, ada Pak Rio Kunjung juga, yang dulu turut memiliki saham awal kami,” ujar Emil seraya menyebut pada 2007 Rio melepas sahamnya.
Hendi memproduksi ayam dengan nutrisi probiotik dan menggunakan sistem plasma dengan para peternak, di antaranya di Parung dan Cimanggu, Bogor. Hendi menjadikan rumahnya di Cimanggu sebagai rumah potong hewan berkapasitas 20-30 ekor ayam per hari dengan standar yang baik. “Organik itu tidak cuma di proses pembudidayaannya,” kata Emil. “Tapi juga pemotongannya harus bebas desinfektan, bebas kaporit, air difilter jernih, plus, kami juga pakai standar halal.” 

Urusan produksi beres, Emil lantas bergerilya di pasar Jakarta dengan hanya dibantu dua karyawan. Produknya kala itu dilabeli Probio Chicken, merek yang dipakainya hingga sekarang yang diambil dari potongan kata probiotik. Kebetulan ada temannya yang memiliki akses ke supermarket kelas atas Ranch Market di Pejaten, Pasar Minggu. “Saya pilih Ranch Market karena memang yang mampu membeli dengan harga ini hanya kalangan menengah-atas. Waktu itu, hanya bule yang membeli Probio Chicken,” tuturnya. Kala itu, ia bisa memasok hingga 300-400 ekor ayam negeri per bulan ke Ranch Market. Uji coba ini sukses, akhir 2004 jumlah pasokannya meningkat mencapai 500-600 potong. 

Namun, Emil mengaku, kala itu bisnisnya hanya mampu mendekati titik impas saja. “Ini produk masa depan. Tidak dipaksakan,” katanya. Prediksinya tepat. Penjualannya kian berkembang. Penyaluran ke Ranch Market selanjutnya tumbuh ke dua toko. Tahun 2007 jumlah ayam yang disalurkan Emil mencapai 800-1.000 potong per bulan.


Tahun 2007, Emil menuturkan, tren makanan sehat dimulai di Jakarta. Sayur organik mulai banyak bermunculan. Tahun itu juga ada Pameran Slow Food di Karawaci, Tangerang. Slow food merupakan konsep tandingan fast food. Dari pameran itu Emil mengetahui produknya ternyata diminati pula oleh para ibu yang anaknya menyandang autisme. Terbuka lagi satu potensi pemasaran.
Selain itu, sejak 2007 pemasarannya menjangkau sebagian gerai Hero, Carrefour, Sogo dan Hypermart. 

Probio Chicken yang kini dijual seharga Rp 45 ribu untuk konsumen akhir dan Rp 33 ribu-34 ribu untuk reseller diakuinya memakan biaya produksi yang besar. “Bahkan, untuk pemotongan pun memakan cost Rp 2.000-3.000. Belum lagi, sistem quality control yang kami terapkan dengan membuang ayam tidak layak menjadikan ongkos produksi kian membengkak,” kata Emil.
Dengan meningkatnya permintaan, jumlah peternak yang menjadi plasma otomatis berbiak. Awalnya hanya dua peternak, pada 2007 menjadi lima peternak, pada 2008 meningkat lagi menjadi 15 peternak, dan kini 60 peternak di Parung, Sukabumi, Cianjur, Bandung dan Lampung. 

Tahun 2007, investor baru bermunculan untuk memperkuat permodalan. Yakni, Janny Lim, Lim Tjun Ijoeng, Yuke dan Dadang. Emil pun melepas Probio Chicken dari Essicipta Lestari dan menjualnya ke PT Jesshly Mitra Probiotic Organic Indonesia. “Jesshly itu nama para pendiri. Setelah dipikir, nama perusahaan kepanjangan, diubah tahun 2008 jadi PT Pronic Indonesia, he-he-he,” ungkap Emil yang masih menjadi pemegang saham sekaligus Presiden Direktur PT Pronic Indonesia.


Permasalahan lain muncul seiring dengan membengkaknya produksi. Bahkan, akibat tak layak jual maupun salah penanganan, Emil pernah memakamkan massal 1.000 ekor ayamnya di kantor sebelumnya di Pos Pengumben, Jakarta Barat. “Itu benar-benar masa belajar kami. Dengan biaya belajar yang mahal pula,” ujar Emil di kantor barunya di Kebon Jeruk Baru, Jak-Bar, yang ditempatinya sejak April 2010.
Dengan pembenahan manajemen yang lebih fokus, pembagian kerja yang jelas dan pola pemasaran yang terarah, kini Emil merasa perusahaannya telah berada di jalur yang benar. “Kami set up divisi produksi, distribusi, pemasaran dan corporate secretary. Kami juga terapkan pembagian kerja yang pasti. Ada karyawan khusus gudang, karyawan pemasaran supermarket, pemasaran reseller, finance, dan sebagainya,” ujarnya. Total karyawan Pronic kini sekitar 40 orang. 

Untuk mengatasi persoalan produk tak terjual atau tak layak jual utuh, sejak 2009 Pronic mengolahnya menjadi nugget, chicken katsu dan karage. Kini penjualan produk olahan mencapai 200 pak seminggu dengan bobot seperempat kilogram per pak.
Selain itu, Pronic juga bekerja sama dengan perusahaan Green Line Care (GLC). “Mereka membuka jalur pemasaran khusus untuk produk hijau,” ujar Emil.
Bimantoro Abimanyu, Direktur Operasional GLC, memaparkan, perusahaannya mulai memasarkan Probio Chicken pada 2009. Targetnya adalah jaringan GLC di industri hotel, restoran dan kafe (horeka) serta 10 ribu alumni pelatihan kewirausahaan GLC di seantero Nusantara. Hingga kini, sekitar 25% produksi ayam Pronic diserap GLC. “Kami punya captive market industri horeka di Bali yang menyerap sampai 20% produksi Probio Chicken,” ungkap Bimantoro yang juga menjadi reseller pribadi Probio Chicken di perumahannya di Vila Cinere Mas dan mampu menjual 90 ekor ayam per minggu. 

Selain lewat GLC, pasar dikembangkan dengan mengusung konsep reseller. Namun, Emil menolak sistem waralaba. “Mahal jadinya, kasihan pembeli franchise,” ujarnya. Dengan konsep reseller, pembeli bisa membeli produk Pronic saja atau sekalian dilengkapi dengan pernak-perniknya seperti banner, brosur, seragam dan freezer.
Nunky Koestoer, salah satu reseller Probio Chicken sejak tiga bulan lalu, mengaku tertarik memasarkan setelah membaca di media massa. Hingga kini, Nunky bisa memasarkan 50 ekor ayam Probio per minggu dari rumahnya di kawasan Bintaro Sektor 3, Jakarta Selatan. “Saya yakin bisa menjual karena benar-benar ayam sehat, tanpa antibiotik, tanpa kolesterol,” ujar pensiunan pegawai pemasaran pakan ternak di PT Charoen Phokpand Indonesia Tbk. itu. Nunky juga konsumen rutin produk Pronic. Dia bersama istri dan keempat anaknya mengonsumsi total dua ekor Probio Chicken setiap hari.
Nunky awalnya kesulitan memasarkan Probio Chicken. Dia memulainya dengan hanya 10 ekor per minggu. Akan tetapi, kegigihan Nunky menelepon kenalan dan teman menghasilkan peningkatan bisnis yang cukup signifikan dalam waktu tiga bulan.
Nunky bukan satu-satunya reseller Probio Chicken. Berkat pelebaran bisnis itu, kini Pronic sudah memiliki sekitar 30 reseller. Katering pun sudah ada yang menggunakan Probio Chicken, yakni My Meal Catering di Gading Serpong. Ada pula resto yang menggunakannya, yaitu Healthy Choice dan Stevan Shop di Serpong, Tangerang Selatan. Tak ketinggalan, ada sekolah internasional yang menjadi pelanggannya seperti sekolah Prancis Lychee International Francois di Cipete, Jak-Sel.


Kini, total penyaluran ayam Probio mencapai 12 ribu ekor per bulan dan menjangkau wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Lampung dan Balikpapan. Rumah potongnya di Cimanggu pun kini berkapasitas 1.000 potong per hari. Meski demikian, Emil, yang perusahaan arsitekturnya kembali moncer dengan 60 pegawai dan jumlah proyek mencapai 600 buah, hingga kini belum beriklan. Ia lebih banyak bergerak melalui jalur kehumasan dan memasarkan melalui komunitas di Komunitas Organik Indonesia yang terdiri dari 8.000 anggota lepas dan 40 pebisnis.
Andre Vincent Wenas, pengamat dan praktisi bisnis, memaparkan bahwa bisnis Emil berpeluang sangat besar di tengah tumbuhnya kesadaran hidup sehat. Bahkan, Andre mengaku kini keluarganya telah memakai beras merah dan sayur organik. “Orang yang mampu secara ekonomis akan menjadikan hidup sehat sebagai prioritas dan mereka tidak akan berpikir panjang.”
Menurut Andre, pemasaran produk Emil harus disertai chanelling dan penjelasan yang tepat agar terjadi referral. “Dia bisa bekerja sama dengan komunitas yang akan memberikan referral ke lingkungannya. Selain itu, dia bisa membuat komunitas sendiri atau mendompleng komunitas yang sudah ada. Dia juga bisa membangun brand ambassador berpengaruh,” Andre memberi saran.
Emil tak berniat menghentikan langkahnya di kawasan Indonesia saja. “Target kami, 2012 ke Singapura,” ujarnya optimistis.
BOKS

 
Tonggak Sukses Christopher Emille Jayanata
  1. Meyakini visinya

  2. Giat mencari lahan bisnis baru kala krisis

  3. Gigih mencari alternatif pemanfaatan produk

  4. Fokus membesarkan merek

  5. Tidak mengincar untung di awal berbisnis

  6. Bersedia merestrukturisasi perusahaan saat kesulitan manajemen

  7. Tak segan berbagi rezeki dengan mencari investor dan reseller untuk mendukung bisnisnya

  8. Terus berekspansi



Eddy Dwinanto Iskandar
Riset: Siti Sumariyati


GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :

Loading
Logitech Keyboards