Tampilkan postingan dengan label Transaksi Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transaksi Online. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2012

TIPS AMAN TRANSAKSI ATAU BELANJA ONLINE

"Bang Toyib, Bang Toyib mengapa barangku tak datang datang, pelanggan pelanggan sudah lama menunggu..."
Itulah sebuah nyanyian transaksi online sebagian orang.


Maraknya penipuan yang terjadi dalam transaksi online menggugah saya untuk berbagi tips dan cara aman bertransaksi online. Transaksi online bertujuan untuk memudahkan kita mendapatkan barang dengan harga yang paling murah dan tidak banyak mengeluarkan waktu kita yang sangat berharga (time is money). Namun, beberapa oknum penjual palsu atau lebih pantas disebut penipu memanfaatkan keadaan tersebut untuk meraup keuntungan dari calon pembeli online. Media transaksi online secara umum dibagi menjadi tiga bagian yaitu melalui website/toko online (domain blogspot, wordpress, .com, .net, etc.) forum (kaskus, ngobrolaja, emailgroups, etc.) dan jejaring sosial (facebook, twitter, friendster, myspace, dll.). Namun ketiga jenis media tersebut hampir memiliki analisa yang sama untuk mengamankan transaksi online anda.


Berikut adalah beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam transaksi online :
1. Berdasarkan urutan tingkat keamanan transaksi online sebagai berikut :
* transaksi melalui website/toko online pribadi, wajib bagi anda untuk mengecek apakah website/toko online tersebut sudah lama beroperasi? Jika website/toko online masih berumur kurang dari satu tahun maka anda harus lebih berhati-hati walaupun bertransaksi di kategori ini memiliki tingkat yang paling aman. Untuk mengecek umur website/toko online anda dapat menggunakan whois.domaintools.com


* transaksi melalui jejaring sosial, wajib bagi anda meneliti akun tersebut sudah berapa lama usia akun tersebut, jenis akun, jumlah pertemanan, update status, komentar status, dll. 
Berikut tips saya untuk jejaring sosial :
- bertransaksilah dengan akun yang sudah lama beroperasi
- bertransaksilah dengan akun yang sudah memiliki user name (mis: www.facebook.com/majubersamasergai)
- bertransaksilah dengan akun yang memiliki pertemanan sebanyak mungkin
- bertransaksilah dengan akun yang senantiasa mengupdate status produk, foto/video karya sendiri (bukan copy paste dari internet), menjawab komentar pelanggan (dan tidak menghapus komentar buruk dari pelanggan namun dengan menjawab kesalahpahaman tersebut)
- bertransaksilah dengan akun pribadi yang memiliki komentar persahabatan/bahasa gaul/bahasa keluarga kandung dan komentar yang positif.
- lebih aman lagi bertransaksi dengan akun yang sudah memiliki halaman bisnis di jejaring sosial dengan jumlah penggemar (fans page) yang banyak (mis: www.facebook.com/TokoMajuBersama)


* transaksi melalui forum dan termasuk melalui pasang iklan, merupakan salah satu transaksi online dengan tingkat keamanan yang paling membahayakan. Namun, tidak semua penjual online di bagian ini adalah penjual palsu/penipu.


Ketiga jenis media tersebut tentu saja memiliki alamat rumah/toko. Apabila calon penjual menjawab : "saya hanya berdagang online" hentikan komunikasi dan tinggalkan. Karena siapapun yang berbisnis online pasti memiliki kantor operasional tetap, entah itu hanya berukuran 2X2 meter Nos Problemo!!! Yang jelas calon penjual memiliki alamat lengkap. Buat apa alamat tersebut? Anda dapat melakukan verifikasi alamat calon penjual dengan mengirimkan surat via jasa kurir (POS/TIKI/JNE, dll.) dan minta calon penjual memverifikasi isi surat anda melalui sms (mis: anda mengirimkan surat kepada calon penjual dengan isi : mohon verifikasi isi surat ini via SMS ke nomor hp saya : "maju bersama poultry shop Pancen OK!). Apabila tidak ada balasan, berarti alamat tersebut adalah palsu atau menggunakan alamat orang lain yang bukan nama calon penjual anda. Lebih sempurna lagi apabila anda menuliskan pada amplop : "rahasia dan pribadi - mohon untuk tidak memberikan apabila nama dan alamat penerima tidak sesuai" dan tentunya surat tersebut akan kembali kepada Anda.



Setelah menganalisa ketiga media transaksi online tersebut anda pun harus melakukan pengecekan lanjutan (advance analysis) sebelum melakukan transfer dana. Dan kita kita semua harus mengucapkan terima kasih kepada google.com dan mesin pencari (search engine) lainnya. Lakukan pengecekan melalui search engine dengan menambahkan kata penipu/menipu untuk mengetahui siapa calon penjual anda sebagai berikut :
1. Search nama usaha (mis: maju bersama poultry shop penipu)
2. Search nama pemilik usaha (mis: parsaoran siburian penipu)
3. Search nomor rekening (mis: BCA 0884750268 atau 088.4750.268 penipu)
4. Search nomor telepon/hp (mis: 085257090372 penipu)
5. Search alamat website/toko online (mis: www.majubersamaps.com penipu)
6. Search user name akun jejaring sosial pribadi/halaman bisnis (mis: www.facebook.com/tokomajubersama penipu)
7. Search informasi lain (lokasi usaha, jenis barang, dll.) yang diberikan calon penjual anda (mis: Jl. Sudirman 242 Simpang Bedagai Sei Rampah Sumatera Utara penipu atau Penipuan Jual DOC Ayam Kampung Asli Serdang Bedagai, dan lain-lain).


Apabila anda telah melakukan langkah-langkah tersebut maka anda akan menemukan 2 alternatif yaitu anda akan menemukan keluhan atau penipuan dari pelanggan atau calon penjual anda bersih dari kata-kata penipuan dihasil pencarian anda. Apabila anda menemukan kata menipu silahkan buka tautan hasil pencarian anda, bisa jadi hanya kesalahpahaman dan sudah diselesaikan oleh kedua belah pihak. Namun apabila anda tidak menemukan kata-kata keluhan atau penipuan dari calon penjual anda, maka anda jangan senang dulu! Bisa jadi dia baru membuat website/akun jejaring sosial/iklan tersebut dengan umur yang masih muda atau baru dipasang/dibuat. 


Nah sekarang andapun sudah memiliki gambaran mengenai cara menganalisa transaksi online, tiba saatnya untuk mentransfer dana. Berikut adalah urutan cara pembayaran yang paling aman hingga beresiko :
1. COD (Cash On Delivery), barang tiba di rumah anda, langsung dibayar (ada barang ada uang)! Namun transaksi jenis ini hanya memungkinkan apabila jarak antara calon penjual dan calon pembeli tidak terlalu jauh. Dan beberapa usaha/toko online terkadang tidak melayani COD walaupun jarak anda berdekatan.


2. REKBER (Rekening Bersama), pembayaran ini merupakan salah satu cara paling aman untuk bertransaksi online dengan menggunakan jasa pihak ketiga. Beberapa toko online seperti multiply.com, tokopedia.com dan juga jasa rekber seperti bukalapak.com (dan masih banyak lagi jasa rekber) telah memberikan fasilitas untuk keamanan transaksi walaupun ada biaya tambahan untuk menggunakan jasa tersebut. Berikut cara kerjanya : kedua belah pihak sepakat menggunakan rekber, calon pembeli mentransfer uang ke pihak ketiga, calon penjual mengirimkan barang, pembeli mengkonfirmasi kepada pihak ketiga bahwa barang telah diterima, pihak ketiga mentransfer uang kepada penjual.
Namun, beberapa calon penjual tidak mau menyepakati penggunaan jasa ini karena akan mengganggu cashflow usaha. Dan terkadang beberapa calon penjual hanya memanfaatkan teknologi informasi yang ia miliki untuk penjualan online (mis: pembeli ingin membeli jaring pukat harimau sebanyak 1 ton = senilai Rp. 40jutaan, tentu saja maju bersama poultry shop akan menolak pembayaran ini karena akan mematikan aliran cashflow/modal berjalan dalam jangka waktu tertentu hingga diterimanya barang oleh calon pembeli, dan juga beberapa produk yang dimiliki hanya merupakan etalase/pajangan toko untuk availability product atau stok barang dengan jumlah minimum namun memiliki jaringan informasi barang dari distributor/agen)


3. WESEL POS, Cara pembayaran kuno ini telah ada sejak lama namun cukup ampuh untuk mengurangi tingkat penipuan transaksi online. Karena dalam pencairan dana lewat wesel pos maka calon penjual akan diminta untuk menunjukkan KTP Asli dan Fotocopy KTP agar dapat mencairkan dana yang anda kirimkan. Apabila anda masih juga tertipu dengan pembayaran jenis ini jangan salahkan Kantor Pos tapi salahkanlah Dispenduk/Catatan Sipil mengapa mengeluarkan KTP Palsu!


4. REKENING BANK, Ini merupakan cara umum dan mayoritas dilakukan dalam transaksi online. Namun mayoritas calon pembeli yang melakukan jenis pembayaran inilah yang banyak mengalami penipuan! "Uang ditransfer Barang tak datang-datang." Memang agak susah untuk melaporkan penipuan jenis ini ke bank untuk mengembalikan atau memblokir rekening "oknum penjual nakal" tersebut. Paling tidak harus banyak orang atau massal baru akan mendapatkan tanggapan setelah anda melaporkan kepada pihak yang berwajib. Namun saran saya sebaiknya melaporkan kepada pihak berwajib (tentunya tanpa mengeluarkan uang, entah diproses atau tidak terserah, dan semoga diproses). Dengan pelaporan ini, maka anda turut mengurangi penipuan transaksi online.


Apabila anda masih tertipu, jangan berdiam diri! Lakukan sesuatu untuk mencegah agar orang lain tidak tertipu seperti yang anda alami dengan mempublikasikannya di forum atau jejaring sosial. Tentunya dengan melampirkan bukti-bukti dan juga identitas anda dan yakinlah teman-teman yang lain akan memforward (melanjutkan/membagikan) berita anda kepada yang lain karena disertai bukti dan identitas anda. Saya sendiri tidak akan memforward berita tersebut apabila tidak disertai bukti dan identitas korban karena ini sama saja dengan fitnah (lebih kejam dari pembunuhan! Ya, pembunuhan nafkah atau usaha orang lain).


Demikian tulisan dan tips-tips transaksi online saya, semoga dengan adanya tulisan ini semakin memberikan kepercayaan bagi setiap orang untuk melakukan transaksi online tanpa ragu.


Apabila anda membutuhkan jasa saya untuk "menerawang" transaksi online anda apakah aman atau tidak, atau bahkan melakukan survey langsung ke lapangan dengan biaya ekonomis untuk wilayah pulau jawa dan bali silahkan menghubungi saya via wall halaman facebook MBTechnologies for you!


Dan saya mengharapkan komentar dari rekan-rekan sekalian untuk perbaikan tulisan atau tips transaksi online ini di halaman bisnis facebook MBTechnologies for you! Dan saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya apabila rekan-rekan mau membagikan artikel ini melalui website/blog/jejaring sosial/dll. dengan mencantumkan sumber artikel :

http://www.majubersamaps.com/2012/02/tips-aman-transaksi-atau-belanja-online.html


Salam Sukses,


Parsaoran Siburian
Founder of Maju Bersama Poultry Shop Online Indonesia
Sei Rampah, Serdang Bedagai, Sumatera Utara


Minggu, 01 Januari 2012

Hati-hati terhadap penipuan dengan mengatasnamakan central unggas farm

021-xxxxxx : "Selamat sore.. Saya mau tanya. Central unggas farm punya marketing tdk? Kalo boleh tau siapa aja nama2nya? Thanks"



C U F : "Gak ada pak"



021-xxxxxx : "Ada yg namanya ibu novi tdk?"



C U F : " Tidak ada pak, kami tidak jual telur ke luar kota, mohon hati-hati jika ada yang menggunakan nama farm kami."



021-xxxxxx : "Terima kasih byk. Pantas waktu kami minta surat perjanjian kerja, tdk ada respon lg. Berarti unggas farm tdk melayani pengiriman ke jkt?.Terima kasih"



C U F : " Tidak pak, terima kasih juga sudah konfirmasi ke kami"



Diatas adalah contoh konfirmasi pada kami tentang adanya usaha penipuan yang menggunakan nama central unggas farm. Bagaimanapun dengan semakin dikenalnya central unggas farm tentu saja akan semakin banyak orang yang berusaha mengambil keuntungan dengan memanfaatkan nama central unggas farm tersebut. Sebaiknya anda berhati-hati dan tidak ada salahnya juga mengkonfirmasikan kebenarannya kepada kami jika ada pihak-pihak yang mengatasnamakan central unggas farm.

Sampai saat ini kami hanya menggunakan dua nomor untuk sms center, yaitu :

  1. 085 859 162 337

  2. 085 755 064 745

Demikian juga untuk sms server informasi harga telur terkini, saat ini nomor resmi dari server kami adalah:

  1. 085 749 499 150

  2. 081 933 305 599

  3. 085 334 058 266

Dan sampai saat ini kami juga belum pernah memberikan ijin ke pihak manapun untuk me re-publikasi atau mem- broadcast informasi perkembangan harga telur terkini dari server kami.



SMS Info Central Unggas adalah media informasi yang independen dan bekerja secara profesional yang tidak berorientasi mencari keuntungan dari sebuah proses jual beli telur. Saat ini dengan selalu bertambahnya member sms info setiap hari maka sms info central unggas akan terus berkembang menjadi media informasi perkembangan harga telur nasional yang terpercaya.



Dengan meratanya member sms info dari berbagai daerah di indonesia , perkembangan informasi dari sms server diakui atau tidak diakui akan sangat cepat direspon oleh peternak maupun pedagang yang menggunakan acuan standar dari sms info central unggas.



Disinilah perlunya anda selalu mengikuti update informasi harga telur terkini langsung dari sms server central unggas yang sudah terbukti menjadi acuan standar bagi kebanyakan pedagang maupun peternak dari berbagai daerah di indonesia ini , sehingga sebagai pelaku bisnis di bidang perteluran ini anda tidak akan ketinggalan perkembangan harga telur yang sedang dan akan terjadi.

sumber: http://centralunggas.blogspot.com/2011/12/hati-hati-terhadap-penipuan-dengan.html#ixzz1iEFLiJDk


1 Dari 5 Pengguna Internet, Korban Penipuan

Penipuan umumnya terjadi dalam transaksi jual-beli iPad, iPhone, Blackberry, dan laptop.


VIVAnews - Anda perlu berhati-hati saat melakukan transaksi online karena menurut hasil survey sebuah situs e-commerce bukalapak.com, 21 persen pengguna pernah mengalami penipuan online dan selebihnya mengaku belum pernah mengalaminya.



Dari temuan tersebut, terungkap bahwa satu dari lima orang pengguna internet pernah menjadi korban penipuan online.



"Penipuan online kini semakin meningkat seiring meledaknya media sosial. Mereka sangat rapi dan terkoordinasi," kata Achmad Zaky, Director Bukalapak.com, dalam diskusi penipuan online di Jakarta, 14 Desember 2011.



Zaky menambahkan, penipu online juga semakin canggih dengan modus membeli domain khusus serta mempunyai jaringan. Data survey juga menyebutkan bahwa dari korban yang ditipu melalui forum mencapai 46%, Facebook 24%, SMS 14%, dan melalui web 16%.



Adapun untuk umpannya, sebagian besar penipuan merupakan transaksi barang elektronik dan perangkat mobile yang masih menjadi tren seperti iPad, iPhone, Blackberry, dan laptop.



Menurut Zaky, meningkatnya penipuan online ini mengikuti booming sosial media, dan sayangnya konsumen yang ingin bertransaksi kurang aware soal keamanan saat bertransaksi. Celah ini dimanfaatkan oleh para penipu online dengan tawaran harga barang yang miring dari pasaran.



Survey yang dilakukan oleh bukalapak.com dilakukan pada bulan November 2011 dengan metode random sampling kepada 1.000 responden pengguna internet secara proporsional di seluruh Indonesia.

Anda Ditipu Online, Lakukan Langkah Ini

VIVAnews - Meski penipuan jual beli online sudah sebagian terkuak, namun penindakan oknum terhadap tindakan tersebut banyak yang belum sampai ke ranah hukum. Ini disebabkan para korban penipuan online enggan melaporkan kepada penegak hukum, sedangkan pasal penipuan merupakan delik aduan.



"Kebanyakan mereka malu menjadi korban, dan saat melapor tidak disertai dengan bukti yang kuat," ujar Director Bukalapak.com, Achmad Zaky, dalam diskusi "Penipuan Online" di Jakarta, Rabu, 14 Desember 2011.



Berdasarkan aduan korban, ia pernah melaporkan ke kepolisian. Namun, upayanya terkendala pada bukti sehingga proses hukum tidak berjalan. Untuk itu, calon pembeli online perlu ditekankan untuk merekam data detail semua transaksi online yang dilakukan.



"Dari mulai pertama kontak, harus direkam. Kebanyakan pembeli kurang aware dengan rekam data ini," jelas pegiat ICT Watch, Arif Taufik.



Ironisnya, dari sisi regulasi, UU ITE sudah mengakomodasi soal transaksi online. Arif menyebutkan dalam Bab 5 pasal 17 sampai 22, namun orang belum banyak yang tahu soal itu.



Upaya lain yang bisa ditempuh untuk memperkuat verifikasi rekening maupun website yang diduga melakukan penipuan adalah dengan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dan Kementerian Komumikasi dan Informatika. "Itu juga akan kami lakukan," tuturnya.



Zaky berpesan agar pengguna internet tidak tergiur dengan iming-iming cepat mendapatkan uang dalam waktu singkat maupun tergiur dengan barang yang harganya sangat miring. Lebih baik lanjutnya, beli barang kepada orang yang sudah kenal rekam jejaknya.



"Pelaku penipuan online ada di mana-mana dengan berbagai modus. Bahkan ada yang menggunakan hipnotis," pesannya. (eh) 

Hati-Hati Diduga Penipuan Online di Bidang Peternakan Unggas

FORWARD BERITA INI VIA FACEBOOK, TWEETER, DAN SOCIAL MEDIA LAIN !!
SEGERA ! SEBELUM KORBANNYA BERTAMBAH BANYAK !!!


Penipuan online, banyak terjadi dan diberitakan. Begitulah salah satu risiko transaksi di dunia internet. Uang ditransfer, eh barang tidak dikirim-kirim atau memang itikad tidak dikirim. Jika begitu itu ya namanya bisa saja memang penipuan.


Tak luput juga di bidang peternakan. Karena itu penting juga langkah-langkah antisipasi dan hati-hati sebelum bertransaksi. Mengenai ini sudah banyak artikel-artikel yang membahasnya.
Nah, kali ini ada kiriman komentar yang dikirim oleh Sdr. Angki (dulu saya sudah biasa bersapa dengan beliau sejak dari blog lama). Komentar tersebut merupakan warning agar hati-hati dengan adanya penipuan online di bidang peternakan unggas. 


Komentar tersebut saya unggah di artikel, namun saya tambah dengan kata DIDUGA. Sebab informasi yang bersifat merambah ranah hukum perlu kehati-hatian dalam penulisan, agar tidak merupakan penghakiman atau bahkan pencemaran nama baik sebelum ada bukti-bukti, saksi, atau apapun itu setelah proses hukum.
Sedangkan komentar dari Sdr. Angki ini pun merupakan informasi agar berhati-hati. Menurut saya bukan merupakan penghakiman. Atau mungkin juga sudah banyak informasi yang masuk dari peternak-peternak pemesan yang bisa jadi benar sudah mentransfer dana, tapi barang belum dikirim. 


Seyogyanyalah jika tidak berhasil upaya damai, layak untuk menjadi pelaporan atas tindak pidana. Kan ini negara hukum. Siapa lagi yang percaya pada penegak hukum jika bukan rakyat hukum yang harus memberi kepercayaan.
Silahkan disimak: 


Baca Status dari Facebook Ankstars Quail Farm (Angki)
PERHATIAN BUAT PETERNAK Penipuan berkedok peternakan bebek / bebek farm (oppie_emolovers@yahoo.com) No rek yang digunakan bri 089401022255537 an rudi rosadi Hp yang digunakan 08997941352 089656316909 Like · Comment · Unfollow post · Share · 21 December at 16:57
Ankstars Quail Farm Buat yang sudah tertipu coba hub dengan pemilik rekening yang bersangkutan rudi rosadi di 089656097702 atau 089656097703 24 December at 09:24 · Like Ankstars Quail Farm Menurut keterangan pemilik rekening (rudi rosadi), rekening dan atm yang bersangkutan digunakan oleh saudara tirinya yang bernama NOVIE RACHMAYANTI untuk transaksi penipuan ini tanpa diketahui yang bersangkutan. (APA BISA DIPERCAYA??? / ANEH) 24 December at 09:32 · Like
Ankstars Quail Farm SEMOGA BAPAK RUDI ROSADI DAPAT MEMBANTU MENGEMBALIKAN UANG YANG SUDAH DI TRANSFER DARI TEMAN-TEMAN SESAMA PETERNAK LAIN YANG SUDAH DITIPU OLEH OKNUM (NOVIE RACHMAYANTI, menurut pengakuan yang bersangkutan) KE REK RUDI ROSADI BAIK ITU UNTUK PEMBELIAN MESIN TETAS, DOD, DOQ, ATAU ITEM PERTERNAKAN LAINNYA.