Tampilkan postingan dengan label Beternak Bebek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beternak Bebek. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Mei 2012

Ade Suhidin Profit Sharing dari Kandang Bebek










Ade Suhidin lebih suka disebut peternak. Walaupun, lulusan ALA Berkley, Los Angeles, AS ini konglomerat dan pebisnis ulung. Ia adalah direktur utama PT Adess Sumberhidup Dinamika (Addfarm), perusahaan peternakan bebek yang beroperasi dengan sistem bagi hasil (profit sharing).

Saat ini Ade mempunyai mitra investor sebanyak 3.000 orang. Modal yang berhasil dihimpun dari mereka mencapai miliaran rupiah. Bisa jadi karena janji keuntungan hingga 44 persen per tahun, Addfarm tak sepi dari investor baru.

''Bahkan, kami sempat mempunyai investor hingga 8.000 orang. Tapi, yang aktif kini tinggal 3.000 orang saja,'' ujarnya kepada Republika, di sela-sela acara family gathering Addfarm, beberapa waktu lalu di Cirebon. ''Saya tak tahu persis mengapa mereka menarik diri, tapi saya juga optimis sistem yang kami kembangkan ini akan menarik lebih banyak investor lagi.''

Berawal dari modal Rp 200 juta saat mendirikan perusahaan peternakan itu pada 1995, kini aset yang dimiliki lelaki tinggi besar (38) asli Cirebon itu telah berkembang hingga Rp 140 miliar. Dalam dua tahun terakhir Addfarm membukukan keuntungan Rp 40 miliar. Usahanya pun tak lagi mengandalkan produk bebek semata. Ade kini juga mulai merambah perhotelan, pariwisata, dan penerbitan.

Tak lama lagi, jika programnya lancar, penikmat lagu-lagu God Bless itu akan mempunyai perusahaan asuransi sendiri, dan bahkan bank sendiri. ''Sementara ini masih berupa wacana. Namun, kami serius untuk merealisasikannya. Bukan apa-apa, asuransi dan bank sangat penting untuk mendukung usaha ternak bebek,'' lanjutnya.

''Kedua bidang itu selama ini kelihatannya belum sepenuhnya percaya kepada kami. Karena itu kami merasa perlu memiliki sendiri,'' imbuh suami Rina Damayanti itu. ''Asuransi penting untuk mengantisipasi risiko usaha.''

Ade mengaku dapat seperti sekarang tanpa bantuan dana dari bank. Dulu ia sempat meminjam degan syarat macam-macam dan sulit. ''Akhirnya saya berpikir bagaimana caranya mengembangkan usah tanpa bantuan dana bank,'' kenangnya.

Menurutnya, kemitraan dan niat baik berbagi keuntungan dengan orang lain menjadi kunci sukses. Berbagi keuntungan bukan hanya dilakukannya dengan para pemilik uang, namun juga dengan orang-orang kecil di sekitarnya. Kemudian muncullah konsep bisnis profit sharing ternak bebek itu.

Dalam bisnis ini Ade bermitra dengan para peternak sungguhan. Merekalah yang angon (menggembala) bebek milik para investor yang rata-rata orang kota. Ade mengaku ingin membantu mengentaskan kemiskinan di daerah kelahirannya. ''Kini para peternak bisa meraih pendapatan lumayan setiap bulannya. Desa-desa pun terbebas dari tawuran antarkampung karena pemudanya tidak lagi menganggur,'' imbuhnya.

Selama tujuh tahun Ade membangun ''kerajaan bebeknya.'' Ia mempuyai resep tersendiri mewujudkan usahanya itu. ''Yang mungkin membedakan saya dengan orang lain adalah cara memandang suatu hambatan. Saya selalu melihatnya sebagai suatu tantangan yang tetap harus ditaklukkan.''

Rabu, 28 Desember 2011

FAKTOR KEBERHASILAN USAHA DAN BERBAGAI PENYAKIT ITIK





Permasalahan yang dihadapi dalam beternak itik antara lain:



1. Pemeliharaan masih tradisional

Pemeliharaan secara tradisional memerlukan lahan yang luas, itik yang diumbar (diangon) berpotensi mengganggu tanaman pertanian yang baru ditanam, membutuhkan tenaga kerja untuk pengembalaan, serta tingginya risiko itik terkontaminasi pestisida.



2. Sulitnya mencari bibit unggul

Pemilihan bibit yang unggul akan menghasilkan telurl yang baik dalam jumlah yang banyak. Dengan itik pejantan yang unggul satu ekor itik betina dapat bertelur antara 250 sampai 300 butir telur per tahun



3. pengetahuan peternak masih rendah.

Masih rendahnya pengetahuan peternak, sehingga mereka hanya mengenal pemeliharaan itik menggunakan cara tradisional



4. Mahalnya biaya pakan.

Bahan pakan untuk itik sangat sangat tergantung musim, ditambah dengan pemberian pakan kepada itik yang harus intensif sehingga biaya untuk pakan itik cukup mahal



5. Penyakit.

Penyakit itik pada dasarnya terbagi dua yaitu : Penyakit tidak menular dan Penyakit menular

 
1. Penyakit Tidak Menular diantaranya adalah:

Strees (Cekaman)

Penyakit ini biasanya disebabkan oleh ; kebisingan, kurang kebebasan bermain dekat air, berpindah tempat, pertukaran pakan dan lain – lain.

.

Kekurangan (defisiensi) Vitamin A

Itik akan tampak selalu mengantuk, kondisi kaki lemah, mata tertimbun lendir warna putih dan mudah terkena infeksi.


DAPATKAN BUKU-BUKU PETERNAKAN ITIK
KLIK GAMBAR UNTUK PESAN VIA FACEBOOK
PESAN VIA SMS 0852.57090.372 (Judul/Kategori - Kabupaten/Propinsi


Brooder Pneumonia
Umumnya menyerang anak itik yang masih memiliki bulu-bulu halus. Penyakit ini disebabkan oleh karena kotak atau pelingkar triplek terlalu padat, lampu pemanas untuk induk buatan kurang panas sehingga anak itik kedinginanan merasa pengap.
Tanda-tanda anak itik terserang penyakit ini adalah pembengkakan di kepala, pernafasan terlihat sulit dan mata selalu mengeluarkan air.

Rickets Duck
Kekurangan vitamin D yang disertai kekurangan mineral Calsium dan Fosfor menimbulkan penyakit tulang yang menyebabkan kelumpuhan pada itik. Itik yang terserang penyakit ini mengalami penyimpangan dan kelainan pada persendian kakinya.

Antibiotika Dermatitis
Penyakit ini terjadi pada itik karena penggunaan obat-obatan yang mengandung antibiotika secara berlebihan. Akibatnya kulit itik menjadi kering, bulu rontok dan mudah patah, itik selalu gelisa karena gatal-gatal pada kulitnya.

Mycosis
Penyakit “Mycosis” pada itik terjadi karena itik secara sengaja atau tak sengaja mengkonsumsi pakan yang sudah basi atau jamur yang tumbuh di lantai (litter) kandang itik.
Itik yang keracunan jamur terlihat lesu, nafsu makan berkurang dan dalam beberapa hari berat badan merosot tajam.

Botulism (Limberneck)
Terjadi karena itik makan bangkai. Misalnya pemberian makanan daging bekicot yang sudah layu. Bangkai yang sudah berulat mengandung kuman yang berbahaya yaitu “Clastrididium Botulinium”. Kuman tersebut memproduksi racun.
Tanda – tanda itik yang terserang penyakit ini adalah leher itik seperti tidak bertulang, tidak tegak atau lunglai setelah itik memakan bangkai 1 – 3 hari. Beberapa jam kemudian setelah leher lunglai mengakibatkan kematian.

Keracunan Garam
Penyakit keracunan garam umumnya terjdi bila air itik atau air kolam mengandung kadar garam yang tinggi, juga bila bahan baku pakan tertentu berkadar garam tinggi. Keracunan garam pada itik lebih sering terjdi di lokasi peternakan dekat pantai / tambak yang airnya tercemar garam.
Ternak itik tidak begitu tahan terhadap garam yang berlebihan, konsentrasi 2% saja dalam ransum (pakan) atau 4.000 ppm dalam air minum dapat menimbulkan kematian.


2. Penyakit Menular diantaranya adalah:
Fowl Cholera (kolera itik)

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri “Pasteurella Avicia”. Kandang yang basah serta lembab mempercepat penularan.

Gejala penyakit ini adalah : sesak nafas, pial bengkak, dan panas, jalan sempoyongan. Itik yang terserang penyakit kolera yang akut akan meratap dan mengeluarkan suara yang nyaring dan keluar dari kelompoknya.



Fowl Pox (Cacar)

Penyakit cacar ini menyerang itik semua umur yang disebabkan oleh virus. Tanda-tanda penyakit ini adalah dengan munculnya benjolan-benjolan pada bagian badan itik yang tidak tertutup bulu sepertikaki dan kepala. Penyakit cacar basah menyerang rongga mulut dalam bentuk “diptherie” dan kematian terjadi karena itik kesulitan makan dan minum.



White Eye (Mata Memutih)

Penyakit yang diduga disebabkan oleh virus ini menyerang itik segala umur dan yang paling peka adalah itik umur kurang dari 2 bulan. Biasanya itik yang kurang vitamin A mudah terserang penyakit ini. Kandang yang lembab dan lantai (litter) yang basah juga memudahkan itik terserang penyakit ini.

Tanda-tanda anak itik yang terserang penyakit ini adalah : cairan putih bening keluar dari mata dan paruh, kotoran yang bening dalam beberapa jam berubah menjadi kekuning-kuningan, itik sulit bernafas, lemah dan akhirnya lumpuh. Bila sampai kejang-kejang, kematian tak bisa dihindari.



Coccidiosis

Penyakit berak darah yang menyerang itik. Gejala itik yang diserang penyakit ini adalah kurang nafsu makan, berat badan menurun drastis dan akhirnya lumpuh. Penularan melalui kotoran itik yang membawa coccidia dan terjadi relatif cepat pada itik segala umur, tetapi yang banyak terserang adalah pada anak itik.



Coryza

Disebut juga penyakit pilek menular. Penyebabnya adalah semacam microorganisme. Penyakit ini biasanya terjadi pada awal pergantian musim. Penularannya sangat cepat, melalui kontak langsung antara itik yang sakit dengan itik yang sehat.

Tanda-tanda itik yang terserang penyakit pilek menular ini adalah keluarnya kotoran cair kental dari mata. Jadi penyakit ini mirip dengan penyakit White Eye. Anak itik berumur 1 minggu sampai 2 bulan merupkan yang paling sering menderita. Akan tetapi itik dewasa pun dapat pula terserang wabah penyakit Coryza ini.



Salmonellosis

Menyerang itik segala umur dan dapat menyebabkan angka kematian sampai 50%. Penyebabnya adalah kuman “Salmonella Anatis”, melalui perantaraan lalat atau makanan atau minuman yang tercemar kuman tersebut.

Tanda-tanda itik yang terserang penyakit ini adalah : keluarnya kotoran dari mata dan hidung dan menceret. Itik yang bisa sembuh sendiri cukup berbahaya cukup berbahaya sebagai sumber penyakit, maka sebaiknya disingkirkan saja.



Sinusitis

Menyerang itik dewasa sehingga menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Penyakit ini dikarenakan tata laksana pemeliharaan yang buruk, kekurangan mineral dalam pakannya dan tidak tersedianya kolam untuk bermain. Akibatnya itik menjadi renta mendapat infeksi sekunder.

Tanda-tanda itik yang terserang penyakit ini adalah : terjadi pembengkakan sinus, dari lubang hidung keluar cairan jernih, sekresi mata menjadi berbuih, sinus yang membengkak menimbulkan benjolan di bawah dan di depan mata.



Aflatoksikosis

Umumnya disebabkan oleh “Aflatoksin” yang dihasilkan oleh “Asperqillus Flavus”. Aflatoksin menyerang hati, sehingga itik yang terserang penyakit ini hatinya membesar.

Tanda-tanda itik yang terserang penyakit ini adalah : kondisi sangat lemah, terjadi pendarahan di bawah kulit kaki dan jari, terhuyung-huyung, akhirnya mati dalam posisi terlentang. Anak itik lebih muda terserang penyakit ini dibanding itik dewasa.


Eniza Saleh: http://library.usu.ac.id


GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :

Loading

Senin, 19 Desember 2011

KANDANG ITIK DALAM BETERNAK BEBEK SECARA INTENSIF



DAPATKAN BUKU-BUKU PETERNAKAN BEBEK
KLIK GAMBAR UNTUK PEMESANAN VIA FB
ATAU SMS 0852.57090.372 (Judul Buku, Kabupaten Propinsi)


"Panduan Beternak Itik Secara Intensif"


Sarana utama budidaya Itik / Bebek petelur berupa kandang. Kandang ren dirasakan cocok dan banyak dipakai dalam budidaya Itik / Bebek semi intensif. Dengan kandang ren pemeliharaan Itik / Bebek dapat dilakukan secara massal (koloni). Di dalam kandang ren Itik / Bebek masih leluasa bergerak ke sana-ke mari, sehingga lebih sehat. Sebelum membangun kandang pilihlah lokasi yang cocok, antara lain jauh dari kegaduhan yang disebabkan oleh berbagai aktivitas manusia. Walaupun diperbolehkan terlindung pepohonan, sebaiknya kandang Itik / Bebek cukup terkena sinar matahari.



Kandang Itik / Bebek



Kandang ren terbagi dua ruangan utama; ruang istirahat (bertelur) dan pelataran tempat bermain (playangan). Ruang istirahat berupa ruangan beratap seperti rumah joglo, berlantai tanah yang dilapis alas (litter). Di tempat itulah Itik / Bebek beristirahat pada malam hari, dan bertelur pada dini hari. Lebar ruang istirahat disesuaikan dengan kapasitas Itik / Bebek yang akan dipelihara. Idealnya 4 ekor Itik / Bebek menempati ruang 1m2. Jadi bila ingin memelihara 600 ekor Itik / Bebek petelur misalnya, diperlukan area kurang lebih 150 m2. Lahan seluas itu dibagi dua, separuh untuk kandang tertutup dan selebihnya untuk pelataran. Misalkan kandang dibuat 25m x 6m, berarti satu sekat ruang istirahat dan pelataran masing-masing luasnya 3m x 5m. Jumlah ruangan 5 unit, setiap unit dihuni 120 ekor Itik / Bebek.
Itik / Bebek yang bisa beristirahat tenang produktivitasnya tinggi. Oleh karena itu ruangan dibuat senyaman mungkin. Hindari atap bocor apabila hujan. Pilihan bahan Baku atap antara lain genteng, asbes, plastik, ataupun rumbia. Yang disebut terakhir disukai peternak, selain harganya murah dan dapat menahan panas. Rangka dan penyangga terbuat dari kayu atau bambu. Agar peternak mudah masuk ke kandang, tinggi atap 2,5m-3m dari lantai.



Bagian belakang dan samping kiri-kanan kandang ditutup tembok atau bilik bambu. Adanya dinding belakang dan samping, selain mencegah Itik / Bebek keluar kandang juga demi keamanan. Untuk menjamin lancarnya sirkulasi udara, antara ruang istirahat dan pelataran dibuat terbuka.  Hal ini penting karena dalam ruangan tertutup gas yang timbul akibat timbunan kotoran seperti NO2, SO2, CO, CO2, H2S mengganggu kesehatan Itik / Bebek. Pembatas ruangan hanya berupa sekat/pagar bambu atau kayu setinggi 50cm-60cm.



Lantai kandang yang empuk dan kering merangsang Itik / Bebek bertelur. Alas lantai berupa jerami, sekam, serbuk gergaji, atau rumput kering. Bahan lain, asalkan empuk, tidak mudah padat, kering, agak lembap, hangat, bersih, dan dapat mencegah telur tidak pecah.



Ada yang menyukai dasar lantai disemen (plester). Namun, sebagian besar setuju apabila lantainya tanah saja. Alasannya kotoran bebek yang cair bisa meresap, karena tidak mungkin setiap hari membersihkan kandang dengan mengobrak-abrik alasnya. Untuk mempertahankan kondisi kandang tetap baik, tanah diberi kapur sebelum diberi alas. Tujuannya, untuk mencegah penyakit dan mengurangi bau karena kotoran Itik / Bebek.



Dengan perlakuan ini kandang bisa dibersihkan total setelah 2 tahun. Cara lain mengantisipasi serangan penyakit adalah dengan menyemprot tanah dengan larutan formalin 5%.


KANDANG ITIK (81), kandang bebek yang baik (15), kandang bebek intensif (13), peternakan bebek petelur (11), cara beternak bebek kering (8), budidaya itik kandang (8), gambar kandang bebek (7), kandang peternakan bebek (6), budi daya bebek (6), alas kandang terhadap itik (6), gambar bebek petelur kandang (5), pengertian itik (5), kandang tertutup (5), cara menggali peluang usaha disekolah (5), Cara beternak itik dan kandang (5), alas kandang itik (5), unggas petelur (4), ternak bebek petelur kering (4), foto kandang itik petelur (4), cara membuat kandang bebek (4), lantai kandang bebek (4), budidaya itik mojosari (4), kotoran bebek (4), contoh kandang ternak itik bertelor (3), beda itik dengan bebek (3), Budidaya itik di lahan kerimg (3), beternak bebek kering (3), gambar kandang berternak itik (3), gambar kandang bebek kering (3), teknik membuat kandang bebek (3), itik kering (3), Kandang bebek petelur intensif (3), kayu kandang lembu (3), lantai kantai itik mojosari (3), kandangitik (3), kandang itik/bebek (3), Bebek kering (3), bahan baku pembuatan kandang itik (3), Kapasitas kandang bebek petelur (3), tip sirkulasi udara dalam kandang (3), cara menghilangkan bau kotoran itik (2), peternakan bebek petelur kering (2), PEMBERSIHAN KANDANG ITIK (2), pemaliharaan bebek dalam kandang (2), kiat ternak itik (2), cara menghilangkan bau bebek (2), Kandang Itik Sistem (2), potho&cara beternak itik/bebek (2), cara mengatasi agar kotoran bebek itik tidak bau (2), cara membuat kandang yang bagus (2), kandang itik yang sehat (2), peternakan bebek intensif (2), kandang utk bebek petelur (2), kandang pembibitan itik pertelur (2), kondisi kandang bebek (2), padat kandang itik (2), contoh gambar kandang bebek (2), kandang semi intensif pemeliharaan itik (2), MENGATASI BAU DI KANDANG ITIK (2), gambar untuk kandang bebek intensip (2), MENGHILANGKAN BAU KANDANG (2), menghilangkan bau kandang bebek (2), menghilangkan bau kotoran bebek (2), menghilangkan bau pada kandang bebek (2), lantai kandang itik (2), Mengurangi bau bebek (2), lantai kandang bebek petelur (2), membuat kandang peternakan bebek yang benar (2), modal usaha pembesaran bebek itik (2), sistem kandang untuk bebek petelur (2), Denah kandang bebek kering (2), kandang ternak itik bertelor (2), obat untuk bau bebek petelur (2), kandang entok ideal (2), itik mojosari (2), Bebek sistem kering (2), alas kandang untuk bebek (2), budidaya yang tidak bau (2), alas kandang bebek (2), atap kandang bebek (2), BUDIDAYA ITIK PETELOR NON KANDANG (2), agar menthok sehat (2), kandang itik bebek (2), beternak itik kandang (2), budidaya intensif (2), ukuran kandang itik (2), BETERNAK ITIK PETELUR DG SISTIM ITENSIF (2), budidaya bebek kering (2), teknik merawat bebek semi intensif (2), bambu yang bagus untuk kandang (2), sistem kandang (2), Budidaya itik kering (2), makanan bebek terbuat dari organik (1), lokasi kandang itik yang cocok (1), ternak itik sistem kering (1), tips kandang bebek (1), Lantai kandang ren (1), lantai kandang itik diberi kapur (1), tips agar kandang itik tidak berbau (1), malam pembersih bulu bebek (1), membangun kandang bebek telur (1), mengatasi bau kotoran budidaya entok (1), Mengatasi bau kandang itik petelur (1), mengatasi bau kandang itik (1), mengatasi bau kandang bebek (1), ternak bebek sistem kandang (1), ternak bebek sistem kering (1), membuat itik bertelur besar (1), Mengatasi bau bebek (1), mempertahankan bebek bertelur (1), ternak itek (1), ternak itik kandang (1), mencegah kandang itik bau (1), membuat kandang itik yang benar (1), membersihkan kandang bebek (1), Ternak bebek petelur kandang kering (1), tips menghilangkan bau kandang itik (1), kandangitik mojosari (1), untuk apa kotoran bebek (1), www cara ternak bebek tetap bertelur dan tahan lama comm (1), kandang yang ideal buat bebek/itik (1), KANDANG UNTUK ITIK (1), kandang tertutup untuk bebek petelur (1), www foto kandang bebek petelur yg baik (1), www gmbr bebek dlm kandang (1), yang di hindari beternak itik petelur (1), kandang ternak itik kering (1), kandang ternak bebek yang murah (1), kandang ternak bebek petelur 2011 (1), kandng itik (1), unit itik (1), kapasitas kandang itik petelor (1), tips menghilangkan bau kotoran bebek (1), lahan untuk beternak itik petelur (1), kpasitas kandang itik (1), TIP MENGHILANGKAN BAU DI KANDANG BEBEK (1), kotoran bebek yang sehat (1), ukuran kandang ren itik petelur (1), konstruksi kandang bebek / itik (1), kimia penghilang bulu bebek (1), ukuran kandang untuk budidaya bebek (1), kesehatan kandang itik (1), ukuran tempat bertelur entok (1), kapasitas kandang untuk kandang bebek (1), memlihara bebek di tanah (1), rancangan kandang itik (1), tehnik beternak itek petelur (1), PENCEGAH BAU KOTORAN AYAM (1), penanganan pasca panen kandang itik (1), penanganan bau pada kandang bebek (1), pemeliharaan bebek secara kandang (1), pembuatan kandang ternak bebek (1), pembuatan kandang pada ternak itik (1), pembuatan kandang bebek mojosari (1), pembuatan kandang bebek (1), tehnis kandang bebek petelur (1), pasca membersihkan kandang itik (1), Pagar kandang bebek (1), pagar bambu bebek (1), pengertian intensif adalah (1), tanah yang cocok untuk itik (1), pengertian intensif dan bunga (1), pohon penetral bau karena ternak bebek atau ikan (1), sistem kandang ren (1), sistem kandang ren pada itik besarta gambar kandang (1), model lantai kandang bebek (1), sistem perkandangan bebek (1), peternak belut intensif (1), PERKANDANGAN YG IDEAL UNTUK TERNAK ITIK POLA INTENSIF (1), sistem perkandangan untuk ternak itik dengan sistem ren (1), penyebab ITIK TIDAK mau bertelur (1), penyebab bau pada kandang itik (1), sistem-kandang-bebek (1), penghilang bulu itik (1), standar kandang berternak bebek (1), obat untuk mengurangi bau peternakan (1), obat untuk menghilangkan bau kotoran ternak (1), model kandang entok (1), model kandang bebek peternakan (1), tempat bebk bertlor (1), Tempat bertelur bebek (1), tempat bertelurnya bebek (1), menghilangkan bau ternak itik (1), tempat bertlor bebek (1), tempat yang cocok untuk bebek (1), Menghilangkan bau kotoran di peternakan itik (1), tempat yang disukai itik bertelur (1), Tempat yg bagus untuk beternak bebek petelur (1), ternak bebek kandang kering (1), mengatasi bebek yang tidak bisa bertelur (1), pembesaran bebek pecah telor (1), model kandang itik dengan alas (1), model kandhang itik bebek (1), teknik budidaya itik petelur sistem kandang (1), teknik ternak itik petelur dan menampilkan gambar itik petelur (1), yang disukai bebek petelur (1), obat penghilang bau ternak bebek (1), obat penghilang bau kotoran kandang (1), Obat penghilang bau kandang itik (1), obat organik bebek petelur (1), obat menghilangkan bau kotoran itik apa (1), obat bau kotoran ternak (1), obat apa untuk mencegah supaya kandang tidak bau (1), model-model kandang itik (1), model sekat ruangan dengan bambu (1), teknis budidaya bebek petelur (1), mengatasi bau ternak bebek (1), Cara Ternak itik di dalam kandang (1), cara membuat kandang dari bambu (1), cara membuat kandang bebk petelur (1), cara membuat daur ulang kotoran itik (1), cara membuat bebek bertelur lebih besar (1), cara hilangkan bau terna bebek (1), cara budidaya itik agar tidak bau (1), cara budidaya bebek petelor kandang (1), cara budi daya bebek petelur dengan sistem kandang (1), cara bikin kandang bebek petelur (1), cara bikin kandang bebek kering (1), cara beternak itik bertelur (1), cara beternak bebek petelur dan ikan (1), cara berternak bebek dan pembuatan kandangnya (1), cara atasi bau kandang bebek (1), cara alami menghilangkan bau pada kandang itik (1), cara agar entok tetap sehat (1), cara agar bebek tidak berbau (1), cara membuat kandang itik intensif (1), Cara membuat kotoran bebek tidak berbau (1), cara ternak itek petelor (1), cara tanggulangi bau kotoran itik (1), cara praktis pembuatan kandang itik (1), cara penanggulangan kotoran pada usaha peternakan bebek (1), cara mnghindsari bau kandang bebek (1), cara merawat kandang bebek (1), cara menhilangkan bau ternak bebek (1), cara mengurangi bau pada ternak bebek (1), cara mengurangi bau kotora itik (1), Cara menghilangkan bau pada kotoran bebek (1), Cara menghilangkan bau pada kandang (1), cara menghilangkan bau kotoran bebek (1), cara menghilagkan bau pada ternak bebek (1), cara mengatasi kandang bebek agar tidak bau (1), cara mengatasi bau kandang bebek (1), cara mengatasi bau bebek (1), cara membuat tempat bertelur itik (1), budidaya itik lahan kering (1), budidaya ikan dan bebek dalam satu lahan (1), bau kotoran itik (1), bau kandang bebek (1), bau bebek (1), bambu sebagai lantai kandang (1), bahan untuk menghilangkan bau bebek dalam kandang (1), bagaimana ternak itik model kering (1), bagaimana cara menghilangkan bau kotoran bebek (1), bagaimana cara menghilangkan bau kotoran (1), artikel budidaya itik (1), apa yang dimaksud sirkulasi terbuka dan sirkulasi tertutup terhadap budidaya ikan (1), apa budidaya intensif (1), alas lantai bebek petelur (1), alas kandang bebek petelur (1), agar supaya tidak bau alas kandang bebek sebaiknya (1), agar kotoran ternak tidak bau (1), agar kotoran bebek tidak bau (1), Agar itik sehat (1), bebek itensif (1), bebek petelur kandang (1), budidaya ikan dalam kurungan (1), budidaya bebek sistem kering (1), budidaya bebek petelur kandang (1), budi daya peternakan bebek (1), budi daya bebek kandang (1), Bikin kandang bebek petelur (1), biaya pembuatan kandang itik petelur (1), beternak itik sistim kering (1), BETERNAK ITIK DG POLA KANDANG KERING (1), beternak entok agar tidak bau (1), beternak bebek telur kandang (1), beter itik lahan kering (1), berternak bebek yang tidak bau (1), berter beek secara intensif (1), berapa lama istirahat bertelur pada bebek (1), Bebek sistim kandang (1), bebek petelur kering (1), agar bebek betelur besar (1), cara ternak itik kandang (1), kandang semi intensif itik petelur (1), kandang intensif (1), kandang ideal enthok (1), kandang ideal buat itik petelur (1), kandang beternak itik (1), KANDANG BEBEK YANG SEHAT (1), kandang bebek tidak bau (1), kandang bebek petelur kering (1), kandang bebek organik (1), kandang bebek kering sistem ren (1), Kandang Bebek kering (1), kandang bebek ekor (1), kandang bebek dari bambu (1), kandang bebek bau (1), kandang bambu bebek (1), kandang bagus itik petelor (1), KANDAND BEBEK YANG IDIAL (1), kandag bebek (1), biaya pembuatan kandang tertutup bebek petelur (1), kandang itik dan kapasitasnya (1), kandang sehat (1), Kandang ren untuk bebek (1), kandang ren itik (1), kandang peternak bebek (1), kandang lantai bebek (1), kandang kandang bebek (1), kandang ititk (1), kandang itiksistim kering (1), kandang itik yg ideal (1), kandang itik yang baik (1), KANDANG ITIK UNTUK PEMELIHARAAN INTENSIF (1), kandang itik tertutup (1), kandang itik mojosari (1), kandang itik kandang ren (1), kandang itik ideal (1), KANDANG ITIK DG POLA KANDANG KERING (1), kandang itik dengan sistem ren (1), jumlah bebek yang sesuai dengan ukuran kandang (1), jenis kandang untuk itik petelur (1), gambar bambu pembatas ruangan (1), foto-foto tempat peternakan itik (1), foto kandang itik bebek (1), Foto kandang bebek ideal (1), foto kandang bebek beralas jerami dan sekam (1), FOTO KANDANG BEBEK (1), foto ka ndang bebek petelur (1), foto itik pertelur (1), foto bebek di dalam kandang (1), fhoto kandang itik (1), entok bertelur (1), dinding kandang itik (1), design kandang bebek berlantai (1), desain kandang ternak itik (1), contoh kandang bebek kering (1), ciri kandang untuk berternak bebek (1), cegah bau kandang (1), Gambar Bebek Petelur (1), GAMBAR DAN CARA PEMBUATAN KANDANG ITIK PETELUR (1), itik sistem intensif (1), itik sehat (1), Itik petelor kandang (1), itik pertelur (1), isi bebek 1 kandang (1), hilangkan bau kotoran kandang (1), hal hal penyebab bebek petelur bisa bertelur (1), genteng dengan asbes lebih dingin mana? (1), gambar-kandang-bebek-sistem-intensif (1), Gambar Peternakan Bebek (1), gambar pembuatan kandang bebek mojosari (1), gambar kandang ren (1), GAMBAR KANDANG kering ITIK PETELUR (1), gambar kandang itik (1), gambar kandang dan itik yang bagus (1), gambar kandang bebek petelur sistem Ren (1), gambar gambar kandang bebek (1), caramembuat kandang bebek (1)


GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :

Loading

Kamis, 15 Desember 2011

PELUANG USAHA PENGGEMUKAN ITIK (BEBEK) JANTAN





Itik merupakan salah satu usaha agribisnis yang sangat menjanjikan saat ini dan mempunyai prospek pasar yang sangat menjanjikan bagi petan, seiring dengan masyarakat mulai menggemari daging itik, menu daging itik telah disediakan di warung tenda dan rumah makan sehingga permintaan daging itik terus meningkat. Kondisi ini sangat mendukung sesuai dengan potensi wilayah di Sumatera Selatan sebagian besar lahan rawa pasang surut dan lebak, komoditas utama tanaman padi dan komoditas pendampinganya itik. Penetasan telur itik dihasilkan itik jantan dan betina, harga anak itik jantan biasanya lebih murah dan belum banyak dimanfaatkan. petani memelihara itik untuk menghasilkan telur.
TOKO BUKU PETERNAKAN ONLINE :
DAPATKAN BUKU-BUKU BUDIDAYA PETERNAKAN BEBEK
KLIK GAMBAR UNTUK PEMESANAN atau 
SMS 0852.57090.372
 

Penggemukan Itik Jantan

Sistem pemeliharaan secara intensif ternak itik dikandangkan dan diberi pakan sesuai kebutuhan gizi yang diperlukan. Lama penggemukan 3 bulan mulai dari anak itik umur sehari sampai itik sudah tumbuh bulu secara lengkap dengan berat badan mencapai 1,6 kg (sesuai permintaan pasar). Beberapa hal yang perlu dilakukan dalam penggemukkan itik jantan :
 

1. Pemanasan

Itik yang baru menetas belum mempunyai bulu yang sempurna, belum dapat mengatur suhu tubuhnya, perlu dibantu dengan memberikan pemanasan.

Pemanasan dapat dilakukan dengan lampu minyak tanah/listrik yang diletakan dalam  kandang indukan hingga anak itik merasa hangat

Besarnya panas dari cuaca dan lamanya pemanasan tergantung dari cuaca setempat, biasanyapemberian pemanasan 2-3 minggu dengan suhu berkissar 30-32º C pada minggu kedua,  seterusnya suhu semakin menurun seiring bertambahnya bulu.

Cara untuk mengetahui apakah panas sudah cukup atau tidak adalah dengan melihat tingkah laku itik. Bila itik menyebar menjauh dari sumber panas berarti terlalu panas. Bila itik mengumpul dekat sumber panas, berarti masih terlalu dingin. Bila itik menyebar dengan baik, berarti panas sudah cukup.

 

2. Luas kandang

Bila luas kandang tidak mencukupi, maka kandang akan becek dan mungkin anak itik akan saling menginjak-injak ukuran luas kandang yang perlu disediakan :

    Umur 0 – 4 minggu, ukuran kandang untuk 100 ekor adalah 4 m2

    Umur 4 -8 minggu, ukuran kandang untuk 100 ekor adalah 9 m2

    Umur lebih dari 8 minggu untuk 100 ekor adalah 16 m2 Pemberian alas kandang dari sekam kering atau serbuk gergaji akan sangat membantu mempertahankan kekeringan kandang.

 

3. Pakan Itik

Biaya pakan merupakan biaya terbesar dalam usaha penggemukan yaitu mencapai 51,6% dari total biaya produksi. Pembelian pakan harus diusahakan seefisien mungkin tetapi memenuhi gizi dan jumlah pakan yang dibutuhkan ternak itik Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian pakan itik :

 

a. Bahan pakan

Penggunaan bahan pakan lokal yang murah dan bermutu baik sangat disarankan agar usaha beternak

itik dapat menguntungkan

b. Kebutuhan gizi

Untuk dapat hidup dan bertumbuh baik, itik memerlukan zat gizi air,protein,energi,mineral dan vitamin.

Kebutuhan zat gizi untuk itik jantan energi 2700 Kkal/kg dan protein 17%

Untuk kebutuhan vitamin, disarankan agar mengikuti kebutuhan vitamin pada sayuran ras



c. Pakan penggemukan itik jantan

Itik umur 1 hr - 1 minggu :
Diberi pakan pabrikan (Poor)untuk ayam pedaging DOC dan khusus anak itik umur 1 hari air minumnya diberi gula (air gula) sampai terasa manis jambu



Itik umur 1 – 2 minggu : 
ramuan pakan 50% poor + 50% dedak padi 
Itik Umur 3 minggu - 3 bulan (panen) : 
Ramuan pakan 10% jagung giling + 50% dedak padi + 10% menir/gabah +25% keong mas/limbah ikan asin/limbah udang/ikan rucah-rucah/konsentrat + 5% daun kangkung/ganggeng/daun pepaya, dll ditambah dengan vitamin (premik untuk ayam pedaging)sesuai dosis.



d. Cara Pemberian pakan

Dapat dilakukan dalam bentuk kering atau yang sudah dibasahi Pemberian pakan dalam bentuk kering dapat merugikan karena banyak tumpah. Pemberian pakan basah bertujuan untuk mengurangi pakan tumpah cepat basi dan berjamur. 

 

4. Pencegahan penyakit

Pencegahan penyakit harus dilakukan sedini mungkin dengan cara menjaga kebersihan lingkungandan kandang serta mencegah masuknya binatang lain kedalam lokasi peternakan. Apabila terjadi penyakit yang dianggap menular segera laporkan kepada ahli atau dinas peternakan.

Kandang yang habis dikosongkan harus dilakukan pembersihan.

 

(Y.Suci Pramudyati, Susilawati)
sumber :
http://epetani.deptan.go.id/budidaya/penggemukan-itik-jantan-1828 


GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :

Loading
Logitech Keyboards

Senin, 12 Desember 2011

TIPS DAN CARA MENGATASI PENYAKIT BEBEK



DAPATKAN MAJALAH PETERNAKAN DISINI


Penyakit bebek tidak serumit penyakit ayam. Paling sering bebek kena penyakit lumpuh, bisa diatasi dengan pemberian minyak goreng atau es batu.

Selama ini bebek dikenal sebagai ternak yang memiliki daya tahan tinggi terhadap serangan penyakit baik oleh bakteri maupun virus. Seperti dituturkan Santoso, peternak bebek dari Depok Jawa Barat, bebeknya jarang terserang penyakit. Kalaupun ada, penyakitnya tidak berat seperti di ayam. Tak heran jika Santoso bertahan berternak bebek dari 2003 sampai sekarang.



Pendapat yang sama juga datang dari kalangan industri. Menurut Technical Support Medion Drh Christina Lilis L, penyakit bebek tidak serumit penyakit ayam, terutama jika dibandingkan dengan penyakit yang biasa menyerang ayam komersial. Hal ini karena bebek memiliki daya tahantubuh  yang lebih tinggi dibandingkan ayam.

Lilis mencontohkan pada kasus Avian Influenza (AI) dan Newcastle Disease (ND), bebek bertindak sebagai hewan reservoir (tempat berkembang) virus AI dan ND. Artinya bebek bisa tahan terhadap virus AI dan ND tanpa menyebabkan sakit tetapi justru ia membawa dan menyebarkan virus AI dan ND kemana-mana.



DAPATKAN BUKU-BUKU PETERNAKAN BEBEK


PESAN ONLINE, KLIK GAMBAR BERIKUT :


Penyakit Lumpuh

Meski bebek jarang terserang penyakit yang berat seperti ayam, menurut Santoso ada satu penyakit yang kerap menjadi kendala di peternakan bebek yaitu penyakit lumpuh. Biasanya penyakit lumpuh disebabkan oleh faktor tertentu seperti bebek yang diberi pakan busuk atau diberi pakan yang sudah berjamur.





Senada, praktisi bebek Dani Garnida mengutarakan bebek yang diangon biasanya akan sering timbul penyakit lumpuh. Akibat memakan bangkai atau belatung atau juga keracunan jamur (alfatoksin pada makanan).



Lilis pun membenarkan bahwa di lapangan kasus penyakit lumpuh akibat penyakit botulismusinfeksioleh bakteri Clostridium botulinum—karenabebek sering memakan bangkai memang sering terjadi. Dampak yang ditimbulkan biasanya berupa penurunan produksi telur dan penurunan berat badan bahkan kematian. “Kalau sudah begini gejala yang paling sering terlihat leher bebek yang lunglai seperti tidak bertulang, tidak tegap setelah memakan bangkai yang sudah 1-3 hari. Beberapa jam kemudian leher lunglai ini akan berujung pada kematian,” kata Lilis.



Jika sudah terserang penyakit lumpuh, Santoso hanya memberikan minyak goreng dan es batu yang dicekokkan ke dalam mulut bebek. Menurutnya minyak goreng dan es batu cukup ampuh untuk menanggulangi masalah lumpuh yang diderita oleh bebek. Takaran yang biasanya diberikan (minumkan) Santoso yaitu es batu sebanyak 3 – 4 bulatan kemudian baru dikasih 3 – 5 cc minyak goreng. “Maka yang lumpuh itu langsung sembuh dan bangun,”ujarnya.



Tentang hal ini, Lilis memberikan analisanya. Pemberian minyak goreng akan membuat bebek merasa haus dan merangsang untuk minum sebanyak-banyaknya. “Jika bebek banyak minum, maka kadar air di dalam tubuh bebek, khususnya di dalam darah akan meningkat dan konsentrasi racun di dalam darah akan lebih encer dan daya kerjanya berkurang. Dengan demikian angka kematian diharapkan dapat diminimalkan,”jelasnya.



Pemberian es batu, lanjut Lilis, juga dimaksudkan untuk memberi asupan air dengan porsi yang banyak dalam waktu cepat ke dalam tubuh bebek sehingga proses yang terjadi kurang lebih sama dengan pemberian minyak goreng. Namun hal ini belum pernah dibuktikan melalui penelitian lebih lanjut. Ditambahkan Dani, penyakit lumpuh juga bisa diantisipasi dengan pemberian air kelapa muda (dengan) atau air susu skim.



Selengkapnya baca di Majalah Trobos edisi Oktober 2011.

PESAN MAJALAH TROBOS DISINI
  

 



GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :

Loading
Logitech Keyboards

Jumat, 02 Desember 2011

JENIS DAN MODEL KANDANG ITIK

DAPATKAN BUKU-BUKU TERNAK BEBEK
atau VIA SMS : 0852.57090.372



Fungsi kandang adalah untuk melindungi ternak itik dari pengaruh buruk iklim, seperti hujan, panas matahari ataupun gangguan lainya. Kandang yang nyaman dan memenuhi syarat perkandangan akan memberikan dampak positif karena ternak menjadi senang dan tidak stres.



Type Kandang Itik




























 Kandang Box







Kandang Indukan






Induk Buatan




Kandang Box Bentuk Panggung


   Kandang Ren


Kandang Ren




 Kandang Postal




Kandang Postal




Kandang Isolasi




Kandang Postal




Kandang Batere




GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :

Loading
Logitech Keyboards

Sabtu, 26 November 2011

TIPS DAN CARA AGAR ANAK ITIK TUMBUH MERATA









DAPATKAN BUKU-BUKU PETERNAKAN ITIK ! KLIK DISINI:











Salah satu tujuan dalam beternak itik adalah untuk menghasilkan itik
potong dengan kriteria berat potong tertentu pada saat umur tertentu
pula. Pasokan itik potong selama ini bisa berasal dari dua sumber yaitu
itik jantan umur muda dan itik petelur yang sudah afkir. Yang akan kita
bicarakan sekarang adalah cara beternak itik jantan sehingga bisa
dicapai berat potong yang seragam pada saat umur panen. Mengapa? Karena
dengan memperhatikan berat/bentuk keseragaman itik akan menjadi ‘mudah’
baik dari segi manajemen pemeliharaan pemasaran dan yang lainnya.


Berikut petunjuk praktis (tips) untuk menghasilkan itik potong yang seragam :








Membeli DOD yang seragam





Menghasilkan itik potong yang seragam bermula dari sini, sehingga
apabila memungkinkan belilah DOD yang berat/bentuk badannya seragam.
Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan menjalin kerjasama
dengan produsen DOD yang terpercaya. Apabila anda membeli DOD dari
tempat lain dan terpau jarank yang cukup jauh maka hal yang perlu
diperhatikan adalah penangan DOD itik tersebut baik ketika akan dikirim,
dalam proses pengiriman dan ketika awal kedatangan di kandang anda.
Produsen bibit biasanya memberikan tambahan kecambah dalam bok sebagai
ganti minum selama perjalanan. Kita ketahui kecambah adalah sayuran yang
banyak mengandung air dan tidak mengandung pestisida sehingga aman
dikonsumsi anak itik. Segera setelah DOD sampai di kandang, DOD diberi
minuman yang berenergi tinggi dan berelektrolit. Pemberian minum yang
dilakukan dengan segera bertujuan untuk mengganti cairan tubuh yang
hilang, sehingga kehilangan berat badan dapat dicegah. Pemberian minuman
berelektrolit dilakukan untuk mengganti elektrolit yang hilang,
sedangkan minuman berenergi yang diberikan sebagai sumber tenaga baru.
Jika hal ini dilakukan, maka kehilangan berat badan dapat dicegah dan
DOD akan mempunyai kesehatan yang normal kembali. Ibarat jika kita
bertamu ke keluarga yang jauh, ketika baru datang di tempat tujuan dan
disajikan minuman yang berelektolit (sengaja tidak menyebut merk karena
tidak ada unsur promosi) atau minuman berenergi (minuman yang
manis-manis/berkadar gula tinggi) akan terasa hilang yang namanya
dehidrasi, capek, dan yang lainnya. DOD yang terlambat penanganan ketika
datang dapat terlihat dari ketidakseragaman berat nantinya.








Pilih jenis kelamin jantan





Secara umum dan sudah terbukti baik secara teori maupun praktek bahwa
laju pertumbuhan itik jantan lebih cepat dari pada itik betina sehingga
berat badan akhir pada umur pemeliharaan itik jantan dan betina tentu
berbeda. Oleh karenanya, memelihara DOD untuk tujuan potong sebaiknya di
pilih satu jenis kelamin saja yaitu jantan saja untuk mencapai
keseragaman hasil akhir. Hal ini tidaklah sulit karena produsen DOD itik
telah menjual itik secara terpisah antara jantan dan betina.
Pemeliharaan itik jenis jantan saja juga menguntungkan karena harga DOD
itik jantan jauh lebih murah daripada DOD itik betina.








Perhatikan jumlah tempat pakan dan minum





Tidak bisa dipungkiri bahwa jumlah tempat pakan dan minum adalah
salah satu faktor pendukung yang memberikan andil cukup besar dalam
menghasilkan itik potong yang seragam. Jumlah tempat pakan dan tempat
air minum yang terlalu sedikit akan membuat itik saling berebutan
(bersaing) dalam memperoleh pakan dan minum. Ternak yang dominan akan
dengan mudah mendapatkan jatan pakan/minum sedang ternak yang kalah akan
kesulitan dalam mendapatkan jatah pakan/minum. Sehingga jumlah tempat
pakan dan minum yang sedikit akan membuat pertumbuhan itik tidak merata
sehingga secara otomatis menyebabkan ketidakseragaman berat akhir.
Biasanya peternak memberi tempat pakan sebanyak 3-4 buah untuk 50 ekor.
Begitu juga kebutuhan tempat minum tidak jauh beda dengan jumlah
kebutuhan tempat pakan








Perhatikan kepadatan kandang





Kepadatan kandang juga dapat mempengaruhi keseragaman berat badan.
Kandang yang terlalu padat menyebabkan itik tidak mendapatkan pakan dan
minum secara serentak. Kepadatan kandang yang terlalu tinggi dapat
memunculkan stress dan akibat lainnya. Selain itu, kepadatan kandang
yang terlalu tinggi dapat juga menciptakan prilaku dominasi pada
sekelompok itik. Berdasarkan referensi yang ada kepadatan kandang 10-15
ekor/m2 untuk itik umur 5-6 minggu dianggap masih cukup baik.








Bentuk pakan





Mengapa kami tidak berbicara masalah kualitas dan kuantitas pakan?
Jawabannya adalah kami yakin anda sudah paham dan mengetahui akan hal
ini akan tetapi keseragaman bentuk pakan mungkin sering terlupakan oleh
peternak. Perlu anda ketahui bahwa pakan yang tercampur secara tidak
merata dapat menyebabkan ketidakseragaman berat akhir itik potong. Hal
ini disebabkan itik tidak menerima zat gizi secara optimal karena pakan
yang tercampur tidak merata. Ada itik yang kelebihan dalam menerima zat
gizi dan ada pula itik yang kekurangan dalam mendapatkan zat gizi.
Karena dalam pencampuran pakan tersebut mungkin ada bagian pakan yang
kaya akan zat gizi (bisa karena bentuk butiran yang agak besar atau bisa
juga karena memang terdapat dominasi bahan pakan yang kaya zat gizi
tertentu). Untuk menghindari hal ini, maka tidak ada jalan lain kecuali
melakukan pencampuran bahan pakan secara merata. Sebagai gambaran
dinding tembok rumah kita, ada bagian yang mudah kita tancapkan paku dan
ada pula bagian yang susah untuk kita tancapkan paku. Mengapa karena
campuran bahan pembuat (luluh) didnding tida tercampur secara merata.








Abnormalitas dan penyakit





Abnomalitas bibit bisa disebabkan oleh kelainan metabolik seperti
defisiensi atau kelebihan zat gizi, abnormalitas bentuk tubuh dan
infeksi penyakit. Kelainan metabolisme dapat mempengaruhi tingkat
efisiensi dalam penggunaan pakan sehingga berpengaruh pula pada laju
pertumbuhan. Abnormalitas seperti itik yang mengalami kelainan kaki
(pengkor) menyebabkan ia sulit untuk mendapatkan pakan dan minum. Hal
ini menyebabkan itik yang bersangkutan bisa mengalami kekurangan zat
gizi, sehingga pertumbuhan terhambat. Kemudian itik yang terkena infeksi
penyakit secara umum dapatkan mengakibatkan nafsu makannya menurun
sehingga jelas akan berpengaruh pada pertumbuhan. Kalau terjadi hal
demikian maka langkah yang kita tempuh adalah  variasi cara
memperlakukan individu ternak seperti pemisahan ternak yang mengalami
ganguan abnormalitas atau penyakit pada kandang tersendiri (kandang
isolasi/karantina). Kita pantau/monitor para pegawai kandang terhadap
variasi cara ini agar kelak tujuan kita untuk mendapatkan itik potong
yang seragam dapat tercapai.








Pencahayaan





Pernah melihat tayangan buah raksasa pada televisi atau media
informasi lainnya? Ternyata buah raksasa yang dihasilkan salah satu
kuncinya adalah perpaduan dalam hal pencahayaan.  Ternak yang
mendapatkan tingkat pencahayaan yang berbeda (alami atau buatan) akan
berbeda pula tingkat pertumbuhannya.  Tingkat pencahayaan yang berbeda
akan berpengaruh pada stimulasi pada glandula pituitari
sehingga dapat menyebabkan sebagian ternak mencapai dewasa kelamin lebih
awal/lambat. Untuk mengatasi apabila pencahayaan kurang (kondisi cuaca
mendung/sering hujan) maka dapat dilakukan penambahan cahaya secara
buatan.








Suhu kandang





Sudah menjadi rahasia umum bahwa suhu lingkungan dapat mempengaruhi
pertumbuhan ternak. Pada saat anak itik masih umur DOD maka anak itik
masih memerlukan panas tambahan sehingga pemberian suhu pemanas buatan
yang tepat akan mampu menciptakan suhu kandang yang ideal. Sebagai
contoh anak itik yang mendapat panas berlebihan (suhu terlalu tinggi),
nafsu makan akan menjadi menurun sedangkan nafsu minum akan semakin
meningkat begitu pula sebaliknya. Demikian pula masalah letak posisi
kandang, bagian kandang yang terkena sinar matahari akan lebih kering
sehingga bagian tersebut tidak terlalu lembab.





Kesimpulan dari uraian di atas adalah mencari jalan keluar dari
hal-hal yang dapat menyebabkan ketidakseragaman itik pada saat umr
potong. Sebagian besar penyebab ketidakseragaman berat badan pada itik
potong dapat diatasi oleh peternak karena sebagian besar penyebab
tersebut berasal dari faktor manajemen pemeliharaan. Kalau hal-hal di
atas terabaikan dapat menyebabkan ketidakseragaman dalam hal pertumbuhan
itik potong yang pada akhirnya akan mengurangi keuntungan atau bahkan
bisa menjadi salah satu sebab kerugian usaha. Semoga bermanfaat* (SPt)





Anda dapat mengcopy isi artikel ini sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumbernya : www.sentralternak.com





GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :



Loading



Logitech Keyboards

Selasa, 22 November 2011

PERLUKAH BETERNAK ITIK MODEL ANGON? INI PETERNAK ATAU PENGEMBARA?



DAPATKAN BUKU CARA BETERNAK BEBEK DISINI:

TOKO BUKU ONLINE Maju Bersama

PESAN VIA SMS : 0852.57090.372


Kalau kita melintas suatu daerah yang terdapat hamparan persawahan dan usai dipanen padinya, biasanya kita melihat tenda-tenda berdiri di tengah sawah. Tenda-tenda tersebut bukanlah tenda milik anak pramuka atau tim SAR, melainkan tenda milik peternak itik yang sedang menggembalakan itiknya di tengah areal pesawahan yang dikenal dengan model angon. Pemeliharaan model angon bisa di bagi menjadi 2 yaitu, model angon musiman yaitu periode angon ditentukan oleh ketersediaan pakan yang ada. Setelah ketersedian pakan di suatu tempat habis maka itik akan dipindahkan ke tempat lain yang ketersediaan pakannya masih melimpah. Siang dan malam itik berada di sekitar kemah yang didirikan oleh peternak.  dan yang ke dua yaitu model angon harian yaitu periode angon pada waktu siang hari saja, sedang di waktu sore itik sudah dikandangkan kembali di rumah peternak. 


Beragam alasan yang akan kita peroleh kalau kita bertanya kepada pemiliknya akan manfaat yang diperoleh kalau kita menerapkan model angon. Padahal tidak tanggung-tanggung pengorbanan yang dikeluarkan oleh si empunya itik terutama untuk model angon musiman diantaranya mesti tidur di sawah siang dan malam untuk menjaga itiknya agar tidak bercampur dengan itik peternak lainnya dan agar itiknya tidak dicuri orang lain. Akan tetapi hal itu tidaklah menjadi beban karena memang itu sudah menjadi profesinya. Kalaupun kita berusaha untuk memberi wacana model beternak itik di kandang (intensif) tidak akan banyak memberi arti bagi mereka. Berikut beberapa alasan mengapa orang memelihara itiknya dengan cara di angon :


Alasan pertama yaitu mereka ada yang ingin menghasilkan telur itik alami. Memang benar telur yang dihasilkan dari model angon bisa dikatakan 100% alami (bahasa kerennya organic). Itik tidak tersentuh bahan kimia sedikitpun, baik untuk pakan atau zat aditifnya. Telur yang dihasilkan murni berasal dari bahan pakan yang diperoleh di sekitar persawahan usai panen seperti rontokan padi, katak-katak kecil, cacing, belalang dan lain sebagainya.
Alasan ke dua yaitu kualitas telur yang dihasilkan lebih bagus dari pada hasil pemeliharaan di kandang. Coba anda bandingkan kualitas kuning telur dan bau amisnya antara telur yang dihasilkan dari pemeliharaan model angon dengan telur yang dihasilkan dari pemeliharaan di kandang. Telur itik hasil angon juga aman untuk orang yang mengalami penyakit tertentu seperti penderita alergi dan yang lainnya. Untuk telur tetas juga tak kalah baiknya, karena di alam bebas terutama di rawa-rawa, kubangan air, sungai-sungai kecil merupakan media kawin yang baik bagi itik.


Alasan ke tiga yaitu itik-itik yang ada sedang mengalami masa rontok bulu (tidak berproduksi). Pada saat itik mengalami rontok bulu bisa dibilang produksi telurnya bisa sampai 0%, artinya kalau kita menerapkan model pemeliharaan di kandang, biaya pakan yang dikeluarkan tiap harinya tentu bisa dihitung sedangkan pendapatan saat itu Rp 0,-. Sehingga salah satu cara yang bisa ditempuh agar beban usaha tidak terlalu tinggi adalah itik digembalakan secara angon baik secara musiman atau harian.
Alasan ke empat yaitu biaya pakan tinggi atau harga pakan mengalami kenaikan. Ini adalah alasan dari peternak yang bisa dibilang kurang memperhitungkan manajemen usaha yang diterapkan. Memang, kalau kita beternak itik petelur dengan tingkat produktifitas telur hanya 50-60% per hari maka bisa dibilang usaha yang sedang kita jalankan hanya balik modal saja alias pendapatan hari itu hanya cukup untuk membeli pakan saja akhirnya peternak mencoba model angon. Kalau lah memilih model angon dengan dengan kualitas itik yang sedang bertelur ‘sama’ maka hasilnya tentu tidak jauh berbeda.


Alasan ke  lima yaitu dari segi harga telur, pada umumnya harga telur hasil angon lebih tinggi daripada telur dari itik yang dikandangkan. Meskipun hanya beda Rp 100-200/butir, akan tetapi kalau setiap hari kita bisa panen telur 150 butir tentu bukan selisih yang sedikit. Harga yang lebih tinggi sudah dimaklumi oleh konsumen pasalnya kualitas telur yang lebih bagus. Akan tetapi bagi yang akan memulai cara ini (angon) anda harus memperhitungkan juga waktu yang telah anda luangkan (24 jam di sawah) dengan selisih keuntungan yang akan diperoleh.


Alasan ke enam yaitu karena hoby. Nah yang ini tidak bisa dijadikan ukuran karena hoby setiap orang tentu berbeda-beda. Ada yang melakukannya karena tiap hari bisa ketemu temannya yang seprofesi, atau karena stasus yang punya itik ‘duda’ sehingga tidak ada tanggungan di rumah atau juga ingin ganti suasana baru dengan tidur di sawah dan beragam alasan lainnya.


Setelah anda sedikit punya wacana beternak itik secara angon, maka kesimpulannya ada pada diri kita masing-masing. Mana yang terbaik bagi kita tentu kita sendirilah yang mengetahuinya dan memutuskan hal itu. Semoga bermanfaat* (SPt).
Anda dapat mengcopy isi artikel ini sebagian atau seluruhnya dengan menyebutkan sumbernya : www.sentralternak.com




GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :

Loading
Logitech Keyboards

Rabu, 24 Agustus 2011

Cara Supaya Bibit Bebek (Meri) Bertahan Hidup

Petunjuk pemeliharaan ini ditujukan untuk DOD umur 1 s.d. 20 hari. Anak bebek (meri), pada hakekatnya bisa bertahan hidup tanpa makanan sampai umur 1 – 3 hari karena masih memiliki kandungan makanan pada tubuhnya. Akan tetapi mereka tetap harus dipelihara secara seksama dan hati-hati. Berikut ini beberapa petunjuk praktis pemeliharaan anak bebek:


1. Siapkan kandang untuk anak bebek. Usahakan kandang telah bersih dari segala macam hal yang dapat mengancam kehidupan anak bebek. Kandang harus dapat menghangatkan anak bebek, berikan lampu untuk penghangat dan usahakan dinding kandang tertutup sehingga tidak ada angin dari luar yang masuk ke dalam kandang.



2. Apabila bibit bebek (meri) didatangkan dari tempat jauh, setalah tiba ditempat jangan langsung diberi makan terlebih dahulu, berilah minuman berupa air gula jawa, hal ini berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh meri. Setelah satu jam baru diberi makan berupa konsentrat seperti BR1 dan 511.



3. Pada umur 1 – 20 hari pertumbuhan anak bebek sangatlah cepat, jadi jangan lupa beri vitamin pada asupan makanan atau minuman, vitamin bisa berupa cairan seperti NASA POC atau berupa bubuk seperti Vitachick.



4. Sesuaikan suhu kandang dengan pertumbuhan anak bebek, penggunaan lampu dapat dihilangkan apabila sudah tidak diperlukan lagi.

Usahakan kondisi kadang selalu bersih, kandang yang kotor akan mendatangkan penyakit yang dapat membunuh anak bebek, buatlah lantai kandang yang berlubang (kawat ram atau bambu) sehingga kotoran bebek bisa langsung jatuh, pastikan lubang yang ada tidak membuat kaki bebek terjepit.

Itulah sedikit tips yang bisa saya berikan, mudah-mudahan dapat berguna untuk anda semua.



Salam,



Bersama Kita Maju ! Maju Bersama :

Parsaoran Siburian, S.T.



GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :

Loading


Logitech Keyboards